Manchester City Buat Kesalahan Lepas Cole Palmer ke Chelsea

Arief HadiArief Hadi - Minggu, 14 Januari 2024
Manchester City Buat Kesalahan Lepas Cole Palmer ke Chelsea
Cole Palmer (Twitter)

BolaSkor.com - Chelsea sudah melakukan banyak pembelanjaan pemain di era Todd Boehly. Uang yang dikeluarkan sudah mencapai satu miliar poundsterling dan di satu sisi berbeda, The Blues juga merombak skuad dengan menjual pemain.

Banyak pemain yang direkrut dan hanya beberapa nama yang diingat fans saat ini, atau yang berkontribusi besar pada awal era Chelsea di bawah arahan Mauricio Pochettino. Satu nama di antaranya adalah Cole Palmer.

Pemain berusia 21 tahun direkrut dari tim rival, Manchester City, sebesar 47 juta euro. Tak butuh waktu lama bagi produk akademi Man City untuk bersinar di London.

Palmer sudah mencetak 11 gol, memberikan tujuh assists, dari total 25 pertandingan di seluruh kompetisi. Terbaru, Palmer membawa Chelsea menang 1-0 atas Fulham dari golnya melalui penalti.

Baca Juga:

Jadon Sancho dan Tabiat Manchester United Meminjamkan Pemain Bermasalah

Chelsea 1-0 Fulham: Gol Penalti Palmer Bawa The Blues Raih Tiga Poin

Kesepakatan Tercapai, Berikut Detail Transfer Jadon Sancho ke Dortmund

Gol itu dari titik putih tetapi proses terciptanya penalti terjadi dari umpan cerdas Palmer kepada Raheem Sterling - kemudian Sterling dijatuhkan di kotak penalti.

Menilik usia Palmer serta talenta yang dimilikinya, Man City arahan Pep Guardiola dinilai membuat kesalahan melepasnya ke Chelsea. Palmer bukan sekedar penyerang sayap atau gelandang serang berkaki kidal, tetapi ia juga punya visi bermain dan seyogyanya dapat jadi suksesor Kevin de Bruyne di Man City.

"Palmer memberikan umpan seperti De Bruyne, itu adalah umpan yang belum pernah kita lihat di pertandingan ini," papar pandit sepak bola, Martin Keown di TalkSPORT.

"Palmer melihat peluang ini di lapangan. Kita berbicara tentang visi permainan helikopter dari De Bruyne, dan saya pikir Palmer juga memilikinya."

"Saya pikir Palmer adalah satu-satunya pemain muda di sini yang melihat dirinya dengan ketenangan. Tidak pernah ada keraguan (mencetak gol penalti), dia sangat percaya diri di depan gawang."

"Ini adalah pertandingan di mana Chelsea benar-benar mendominasi tetapi belum menunjukkan ketenangan apa pun, namun ada banyak hal yang bisa dilihat dari Palmer di sana. Mereka harus memanggilnya Cold Palmer."

Statistik memperlihatkan area pergerakan Palmer, serta fakta ia ada di lima besar pemain U-21 di liga top Eropa dengan kontribusi gol terbanyak. Palmer punya 13 kontribusi gol, di bawah Jude Bellingham (15).

"Statistik Palmer sangat fenomenal - hanya ada Jude Bellingham yang mengunggulinya sebagai pemain U-21 di seluruh Eropa, itu luar biasa dan dia melakukannya tanpa kita sadari," tambah Keown.

"Dia sangat tenang. Saat Anda melihatnya mengambil penalti, Anda bisa melihatnya berkata, 'Fantastis, ini momen saya, berikan kami bola' - banyak pemain lain yang mengabaikan tanggung jawab itu."

"Apakah Anda akan mengatakan Pep melakukan kesalahan? Haruskah dia mengizinkannya datang ke sini, ke Chelsea?"

"Tetapi ada baiknya dia datang ke sini, karena jika dia tidak datang ke Chelsea, Anda akan bertanya-tanya di mana mereka akan berada musim ini, karena dia adalah pemain yang melakukan segalanya, melakukan segalanya, dan sebagai seorang pemuda yang bermain dengan arogan."

"Sebenarnya hanya Man City yang bisa membiarkan pemain sekaliber ini pergi dan meninggalkan klubnya dan itu tidak mempengaruhi penampilan mereka. Dia bisa menyelamatkan musim Chelsea tahun ini," urainya.

Chelsea Cole Palmer Premier League
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

12.548

Berita Terkait

Inggris
Manajemen Manchester United Geram Lihat Tingkah Laku Erik Ten Hag
Erik ten Hag membuat manajemen Manchester United geram karena membocorkan poin pembicaraan ke media.
Johan Kristiandi - Sabtu, 22 Juni 2024
Manajemen Manchester United Geram Lihat Tingkah Laku Erik Ten Hag
Jerman
Chelsea Mundur, Michael Olise Pilih Gabung Bayern Munchen
Michael Olise mendekat ke Bayern Munchen.
Arief Hadi - Sabtu, 22 Juni 2024
Chelsea Mundur, Michael Olise Pilih Gabung Bayern Munchen
Inggris
Sepakat dengan Chelsea, Aston Villa Tinggal Capai Kesepakatan dengan Ian Maatsen
Aston Villa bergerak cepat pada bursa transfer musim panas 2024.
Arief Hadi - Jumat, 21 Juni 2024
Sepakat dengan Chelsea, Aston Villa Tinggal Capai Kesepakatan dengan Ian Maatsen
Inggris
Rekap Transfer Premier League: Man United Kejar Kapten Meksiko, Chelsea Berburu Michael Olise
Rekap transfer Premier League hari ini yaitu Manchester United memburu kapten Meksiko, Edson Alvarez, sedangkan Chelsea serius mengejar Michael Olise.
Johan Kristiandi - Kamis, 20 Juni 2024
Rekap Transfer Premier League: Man United Kejar Kapten Meksiko, Chelsea Berburu Michael Olise
Jadwal
Jadwal Lengkap Premier League 2024-2025: Catatan Unik Manchester United
Berikut ini adalah jadwal lengkap Premier League 2024-2025 di mana Manchester United akan memulai kompetisi dengan status tuan rumah.
Johan Kristiandi - Selasa, 18 Juni 2024
Jadwal Lengkap Premier League 2024-2025: Catatan Unik Manchester United
Inggris
Tangani Brighton, Fabian Hurzeler Jadi Manajer Termuda dalam Sejarah Premier League
Brighton and Hove Albion resmi menunjuk Fabian Hurzeler sebagai manajer.
Yusuf Abdillah - Senin, 17 Juni 2024
Tangani Brighton, Fabian Hurzeler Jadi Manajer Termuda dalam Sejarah Premier League
Inggris
Blak-blakan, Erik Ten Hag Tidak Kecewa Manchester United Menghubungi Thomas Tuchel
Erik ten Hag berusaha tegar meskipun mengetahui Manchester United berbicara dengan Thomas Tuchel yang menjadi kandidat penggantinya.
Johan Kristiandi - Senin, 17 Juni 2024
Blak-blakan, Erik Ten Hag Tidak Kecewa Manchester United Menghubungi Thomas Tuchel
Inggris
Kabar Duka, Mantan Striker Arsenal dan Everton, Kevin Campbell Wafat di Usia 54 Tahun
Campbell wafat setelah lama menjalani perawatan di rumah sakit.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 15 Juni 2024
Kabar Duka, Mantan Striker Arsenal dan Everton, Kevin Campbell Wafat di Usia 54 Tahun
Inggris
Dipertahankan Manchester United, Erik Ten Hag Tetap di Ujung Tanduk
Bayang-bayang pemecatan tetap menghantui Erik ten Hag jika gagal meraih hasil positif di Manchester United.
Johan Kristiandi - Rabu, 12 Juni 2024
Dipertahankan Manchester United, Erik Ten Hag Tetap di Ujung Tanduk
Inggris
Alasan INEOS Memutuskan Erik Ten Hag Bertahan di Manchester United
Berikut ini adalah alasan kenapa INEOS memutuskan Erik ten Hag bertahan sebagai manajer Manchester United pada musim depan.
Johan Kristiandi - Rabu, 12 Juni 2024
Alasan INEOS Memutuskan Erik Ten Hag Bertahan di Manchester United
Bagikan