Man United 0-3 Tottenham: Qarabag Tampil Lebih Baik, Erik ten Hag Terlalu Banyak Bicara

Manchester United dibantai di Old Trafford.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 30 September 2024
Man United 0-3 Tottenham: Qarabag Tampil Lebih Baik, Erik ten Hag Terlalu Banyak Bicara
Manchester United kalah 0-3 lawan Tottenham Hotspur (Foto: BBC Sport)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Dua kali beruntun Manchester United dipermalukan saat bermain di Old Trafford pada ajang Premier League. Sempat kalah 0-3 lawan Liverpool, kali ini giliran Tottenham Hotspur yang melakukannya.

Pada pekan enam Premier League, Minggu (29/09) malam WIB, Red Devils kalah 0-3 lawan Tottenham melalui gol yang dicetak Brennan Johnson (3'), Dejan Kulusevski (47'), dan Dominic Solanke (77').

Tottenham dominan dengan 61 persen penguasaan bola serta memiliki 24 tendangan (10 tepat sasaran). Dominasi itu semakin besar setelah Man United bermain dengan 10 pemain paca Bruno Fernandes menerima kartu merah di menit 42.

Man United sudah menelan tiga kekalahan dari enam laga Premier League di awal musim, tekanan semakin mengarah kepada Erik ten Hag yang dikaitkan dengan rumor pemecatan.

Baca Juga:

Bruno Fernandes, Kapten Keempat Manchester United yang Menerima Kartu Merah di Old Trafford

Man United 0-3 Tottenham: Rumor Pemecatan Kian Kencang, Erik ten Hag Tak Khawatir

Hasil Premier League: Bruno Fernandes Kartu Merah, Manchester United Takluk 0-3 dari Tottenham

Erik ten Hag (Foto: The Busby Babe)

Pasalnya, Man United tidak tampil konsisten dan bagus serta memiliki identitas bermain di musim ketiga Ten Hag melatih. Terlebih, ia sudah mendapatkan dukungan dari INEOS dalam urusan merekrut pemain.

"Awal yang sangat buruk dari kami. Kartu merah mengubah segalanya karena skor masih 0-1 tapi kami tertinggal 10 (pemain) dan itu menyulitkan. Saya kira itu bukan kartu merah, tapi keputusan sudah diambil," kata Ten Hag kepada BBC Radio 5 Live.

"Selalu ada hari baru dan kami akan belajar darinya - para pemain saya memiliki karakter yang kuat dan kami akan bangkit kembali. Kami harus belajar dari ini dengan cepat."

Pandit sepak bola, Chris Sutton, langsung meresponsnya dengan ketus, menilai Ten Hag terlalu banyak berbicara dengan istilah diare verbal. Sutton bahkan menilai Qarabag, lawan Tottenham di Liga Europa, tampil lebih baik ketimbang Man United.

"Ten Hag mengalami diare verbal (terlalu banyak bicara). Saya tidak tahu pertandingan apa yang dia tonton. Putaran terakhir (pemain Man United memutari Old Trafford dan mengapresiasi kehadiran fans) adalah putaran bagi yang kalah," imbuh Sutton.

"Qarabag memberi Tottenham pertandingan yang lebih baik pada Kamis malam dibandingkan Manchester United hari ini. Itulah jenis performa yang membuat manajer dipecat."

Pandit lainnya, Gary Neville, juga menilai tekanan pemecatan Ten Hag semakin besar dan jika situasi tak segera membaik, isu itu bisa menjadi kenyataan.

"Tekanan akan semakin meningkat minggu ini – ini akan menjadi brutal. Ini adalah hari yang buruk bagi Ten Hag, sangat buruk. Ini adalah salah satu penampilan terburuk yang pernah saya lihat di bawah Ten Hag - dan itu menunjukkan sesuatu .Ini sangat buruk," imbuh Neville.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)



"Cerita besarnya adalah pada babak pertama – bukan tiba-tiba – namun mereka memilih untuk menampilkan performa terburuk mereka. Itu adalah performa yang memalukan dalam hal usaha dan kualitas, dan banyak pertanyaan yang harus dijawab dari grup itu di minggu depan."

"Saya sudah cukup sering berada di sini selama 10 hingga 12 tahun terakhir, jadi ketahuilah bahwa hasil seperti ini, ada sesuatu yang harus diselesaikan sekarang," urainya.

Premier League Manchester United Tottenham Tottenham Hotspur Erik ten Hag

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Terancam Sanski Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran Premier League. Chairman Khaldoon Al Mubarak buka suara dan bertekad buktikan kebenaran.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 26 September 2026
Terancam Sanski Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Inggris
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak potensi hukuman, dari pengurangan poin hingga pencabutan gelar.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Inggris
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran regulasi Premier League. Sanksi belum diputuskan dan City diperkirakan banding.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Inggris
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Eric Cantona mengkritik pandangan Sir Jim Ratcliffe soal imigrasi. Legenda Man United itu menilai sepak bola dibangun dari berbagai gelombang imigrasi.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Inggris
Dulu Barcelona Diejek, Sekarang Manchester United Jualan Rumput Stadion
Dulu Barcelona diejek karena menjual rumput Camp Nou, kini Manchester United melakukan hal serupa dengan potongan rumput Old Trafford.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Dulu Barcelona Diejek, Sekarang Manchester United Jualan Rumput Stadion
Inggris
Rumor Gabung Manchester United Tidak Penting untuk Full-back Newcastle United
Rumor Manchester United tidak memengaruhi Lewis Hall. Full-back Newcastle itu memilih bertahan dan meneken kontrak baru hingga 2031.
Arief Hadi - Rabu, 23 September 2026
Rumor Gabung Manchester United Tidak Penting untuk Full-back Newcastle United
Inggris
Kursi Manajer Manchester United Semakin Panas, Antonio Conte dan Julian Nagelsmann Jadi Kandidat
Manchester United mulai dikaitkan dengan Antonio Conte dan Julian Nagelsmann setelah Michael Carrick meraih hasil buruk. Siapa calon penggantinya?
Johan Kristiandi - Rabu, 23 September 2026
Kursi Manajer Manchester United Semakin Panas, Antonio Conte dan Julian Nagelsmann Jadi Kandidat
Inggris
Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal, Gajinya Jadi Sebegini
Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal dengan kenaikan gaji signifikan. Berapa gaji sang manajer? Simak nominal dan bonusnya.
Johan Kristiandi - Rabu, 23 September 2026
Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal, Gajinya Jadi Sebegini
Inggris
Meski Baru Menang 2 Kali, Manchester United Tak Bisa Diremehkan
Manchester United baru meraih dua kemenangan dari tujuh laga musim ini. Matheus Cunha meminta publik tetap tenang dan tidak meremehkan Setan Merah.
Arief Hadi - Selasa, 22 September 2026
Meski Baru Menang 2 Kali, Manchester United Tak Bisa Diremehkan
Inggris
5 Pemain Tinggalkan Skuad Inggris, Termasuk Duo Manchester United
Lima pemain Inggris mundur jelang Nations League, termasuk Marcus Rashford dan Kobbie Mainoo. Thomas Tuchel memanggil dua pemain sebagai pengganti.
Arief Hadi - Selasa, 22 September 2026
5 Pemain Tinggalkan Skuad Inggris, Termasuk Duo Manchester United
Bagikan