Madura United Bertekad Patahkan Kutukan Putaran Kedua di Tengah Ancaman Eksodus Pemain
BolaSkor.com - Pelatih Madura United, Mauricio Souza bertekad mematahkan stigma negatif tentang timnya selepas jeda kompetisi. Klub berjuluk Laskar Sape Kerrap itu memang kerap kepayahan setelah memasuki putaran kedua.
Dalam beberapa tahun terakhir, Madura United memang seperti kehilangan bensin ketika memasuki paruh kedua. Hal yang sama sejatinya mulai terlihat menjelang akhir putaran pertama saat mereka mengalami rentetan hasil minor.
Dalam empat laga terakhir, mereka tak mampu meraup angka sempurna. Mirisnya, dua dari tiga kekalahan yang mereka alami di pertandingan-pertandingan tersebut, terjadi saat mereka berstatus tuan rumah.
Baca Juga:
Soal Nasib Levy Madinda dan Tyronne, Pelatih Persib Singgung Nilai yang Harus Dikeluarkan
Ketajamannya Munculkan Ekspektasi Tinggi Fans Persija, Gustavo Almeida Anggap Normal
"Kami harus hentikan cerita tentang itu. Saya tidak percaya dengan itu, bagaimana bisa di putaran kedua seluruh tim bisa jatuh. Kalau tim jatuh seperti itu, pasti ada penyebabnya dan kami harus tahu kenapa itu terjadi agar tidak bisa seperti itu," ungkapnya.
Untuk itu, jeda internasional November ini dimanfaatkan betul oleh Souza untuk memperbaiki kelemahan timnya. Pelatih berusia 49 tahun itu percaya telah menemukan musabab yang jadi masalah bertahun bagi Madura United.
"Kami selalu fokus dengan apa yang harus kami lakukan untuk tim ini agar bisa lebih baik. Saya tahu dimana kesalahan kami dan akan kami perbaiki. Latihan ini untuk lebih baik di dalam kompetisi ini," jelas Souza.
Dengan hasil-hasil yang buruk dalam beberapa laga terakhir, posisi Madura United terus melorot di papan klasemen. Bila sebelumnya berada di puncak, Fachruddin Aryanto dkk. harus rela turun ke posisi keenam dengan 31 poin.
"Di putaran pertama, kami berada di posisi yang mungkin tidak terbayangkan. Harus kami buktikan bila kami memang pantas. Kami akan berusaha dan yakin. Masa lalu enggak bisa kami kontrol, tapi sekarang yang harus kami kontrol," ucapnya.
"Kami harus menagih lebih ke pemain dan tidak boleh ada banyak kesalahan di pertandingan. Harus tetap kerja keras karena dengan kerja keras kami akan bisa mengatasi situasi sulit ini," sambung Souza tentang masalah timnya belakangan.
Tetapi persiapan mereka di putaran kedua ini sedikit lebih rumit dari sebelumnya. Kasus korupsi yang mendera presiden klub Madura United, Achsanul Qosasi sepertinya membuat eksodus pemain tak terhindarkan.
Francisco Rivera sempat dikabarkan bakal gabung ke Persis Solo menyusul pelatih Leonardo Medina yang sudah lama dikenal. Sekarang giliran Fachruddin Wahyudi Aryanto dan Koko Ari Araya yang dirumorkan akan menyebrang ke klub tetangga, Persebaya Surabaya. (Laporan Kontributor Arjuna Pratama/Madura)
Frengky Aruan
15.464
Berita Terkait
Bikin Madura United Mati Kutu, Persija Awali Putaran Kedua dengan Meyakinkan
Penilaian Mauricio Souza soal Debut Alaeddine dan Fajar bersama Persija Jakarta
Hasil Super League 2025/2026: Persija Jakarta Kalahkan Madura United 2-0 di GBK
Link Streaming Persija Jakarta vs Madura United di Super League 2025/2026, 23 Januari 2026
Persija Krisis Pemain Utama, Mauricio Souza Percaya dengan Pengganti
Fajar Bisa Main Lawan Madura United, Alaeddine dan Paulo Ricardo Belum Pasti
Van Basty Sousa Susul Hanif, Persija Sisakan Pemain Muda Lawan Madura United
Persebaya Surabaya Sempat Kaget Taktik Bertahan Madura United
Hasil Super League 2025/2026: Persebaya Menang Tipis dari Madura United, Borneo FC ke Puncak Klasemen
Unggul Statistik, Persebaya Tak Boleh Lengah Lawan Madura United