Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Lomba GP Austria Penuh Drama, Jawaban atas Kritik F1 Membosankan

Max Verstappen dan Charles Leclerc finis posisi 1-2 di Sirkuit Red Bull Ring.
Hendry WibowoHendry Wibowo - Rabu, 03 Juli 2019
Lomba GP Austria Penuh Drama, Jawaban atas Kritik F1 Membosankan
Podium GP Austria (Twitter/F1)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Anggapan lomba Formula 1 (F1) berjalan membosankan sudah lama muncul. Terbaru hal ini kembali naik ke permukaan setelah Lewis Hamilton menang lomba putaran delapan musim 2019 di Sirkuit Paul Ricard, Prancis, 23 Juni, tanpa perlawanan.

Namun lomba putaran kesembilan di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, akhir pekan lalu, situasi berubah 180 derajat. Lomba berjalan penuh drama. Puncaknya pembalap Red Bull, Max Verstappen dan pembalap Ferrari, Charles Leclerc finis 1-2.

Baca Juga:

F1 GP Austria: Verstappen Putus Dominasi Mercedes

Penampilan Apik Sean Masih Belum Cukup Hasilkan Poin

Menariknya duo Mercedes: Valtteri Bottas dan Lewis Hamilton hanya menempati urutan tiga dan lima. Praktis GP Austria merupakan kali pertama lomba F1 tidak dimenangkan pembalap Mercedes sejak GP Meksiko 2018.

Hamilton pun mengaku kecewa lantaran gagal meraih hasil kompetitif di GP Austria. Namun ia menyebut fakta lomba di Red Bull Ring berjalan penuh drama merupakan jawaban atas kritik jalannya lomba F1 membosankan selama ini.

"Anda menginginkan lomba yang menarik dan kalian mendapatkannya hari ini (lomba GP Austria). Saya pikir lomba di Austria merupakan bukti Anda tidak boleh melakukan penilaian hanya setelah satu lomba," kata Hamilton.

"Satu lomba tidak berlangsung baik dan Anda langsung beranggapan 'lomba berjalan membosankan'. Kemudian lomba berikutnya menarik, Anda bilang 'oh, lombanya sangat bagus'. Kemudian saat lomba berikutnya membosankan lagi, penilaian Anda langsung berubah," lanjutnya.

Untuk diketahui, musim lalu, dari total 21 lomba, 10 lomba di antaranya dimenangkan pembalap non Mercedes. Rinciannya Sebastian Vettel (Ferrari) lima kali, Daniel Ricciardo (Red Bull) dua kali, Verstappen (Red Bull) dua kali, dan Kimi Raikkonen (Ferrari) sekali.*

Lewis hamilton Formula 1 2019 Breaking News MERCEDES Max Verstappen

Hendry Wibowo

Motorsports Enthusiast and Giallorossi Fan
Show More

Berita Terkait

Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Bagikan