Liverpool Melorot, Siklus Empat Tahunan seperti Man City?

Gary Neville menilai Liverpool mengalami sindrom empat tahunan. Sindrom serupa yang dialami Manchester City musim lalu.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Selasa, 09 Februari 2021
Liverpool Melorot, Siklus Empat Tahunan seperti Man City?
Jurgen Klopp (twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Liverpool tengah dalam grafik menurun belakangan ini. The Reds, sang juara bertahan, bahkan kini tertinggal 10 poin dari puncak klasemen Premier League.

Performa Liverpool musim dinilai jauh berbeda dibandingkan tiga musim sebelumnya yang terus menanjak hingga akhirnya menjadi juara Premier League musim lalu.

Eks Manchester United Gary Neville menilai Liverpool mengalami sindrom empat tahunan. Sindrom serupa yang dialami Manchester City musim lalu.

Baca Juga:

Liverpool 1-4 Manchester City: The Citizens Catatkan 10 Kemenangan Beruntun

Sempat Frustrasi di Liverpool, Klopp Diyakini Bisa Pergi ke Bayern

Terdesak Situasi, PSG Kirim Kabar Baik untuk Madrid dan Liverpool

Neville menyebut performa asuhan Jurgen Klopp musim ini jauh di bawah apa yang mereka tunjukkan dalam tiga tahun sebelumnya. Mereka seperti kehabisan tenaga dan mental.

"Liverpool saat ini tidak seperti tim yang benar-benar luar biasa selama tiga tahun kemarin. Saya perhartikan Manchester City tahun lalu ketika mereka juga mendapatkan performa buruk setelah menjalani tiga tahun performa yang luar biasa, dan saya melihatnya pada Liverpool tahun ini," kata Neville dikutip dari Sky Sports.

"Anda tidak bisa setiap tahun, terutama selama empat tahun, dengan para pemain ini, pemain yang sama. Pada suatu titik akan ada penurunan. Kita melihat penurunan yang mengkhawatirkan karena mereka sangat luar biasa musim sebelumnya."

Faktor kelelahan mental dan fisik itu terlukis jelas dalam permainan pasukan Klopp. Jika tiga musim kemarin bermain dengan aliran bola yang sangat cepat, kini Mohamed Salah dan kawan-kawan terlihat lebih lambat. Selain itu hantaman cedera memperburuk kondisi tersebut.

"Mereka melakukan lebih banyak operan musim ini dan tidak cepat mengarahkan bola ke depan. Orang akan mengatakan hal itu karena keberadaan Thiago, tapi bukan hanya dia, saya pikir secara umum para pemain bermain dengan mencari aman," kata Neville.

"Liverpool selama tiga tahun terakhir sangat memukau dan mereka bermain dengan risiko. Saat ini tidak ada umpan-umpan langsung. Mereka tidak mau mengambil risiko. Para pemain tidak banyak berlari."

Dalam tiga tahun terakhir Liverpool memang luar biasa. Pada musim 2017-18 mereka berhasil melaju ke final Liga Champions sebelum kalah dari Real Madrid. Kegagalan yang dibayar lunas tahun berikutnya. Tak hanya itu, Livepool juga menempel ketat Manchester City di Liga Inggris.

Musim lalu, mereka berhasil mengakhiri puasa gelar juara Liga Inggris sekaligus menghentikan dominasi Manchester City.

Liverpool Premier League Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dengan spesialis sepak bola dunia. Pengalaman lebih dari sepuluh tahun di berbagai media di Indonesia. Saat ini menulis untuk BolaSkor.com.
Show More

Berita Terkait

Piala Dunia
Aljazair vs Austria: 'Disgrace of Gijon' Bayangi Laga Penentu Sarat Dilema
Pertandingan terakhir Grup J Piala Dunia 2026 antara Aljazair dan Austria di Kansas City Stadium, Minggu (28/6) pagi WIB, menjadi salah satu laga yang paling menarik perhatian. Ada potensi sepak bola gajah?
Yusuf Abdillah - Jumat, 26 Juni 2026
Aljazair vs Austria: 'Disgrace of Gijon' Bayangi Laga Penentu Sarat Dilema
Piala Dunia
Presiden Ekuador Tetapkan Hari Libur Nasional usai La Tri Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Keberhasilan timnas Ekuador melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 disambut dengan sukacita di seluruh negeri.
Yusuf Abdillah - Jumat, 26 Juni 2026
Presiden Ekuador Tetapkan Hari Libur Nasional usai La Tri Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi
Prediksi dan Statistik Uruguay vs Spanyol: Misi La Roja, Juara Grup atau Lawan Messi di 32 Besar
Berikut prediksi Uruguay vs Spanyol di Grup H Piala Dunia 2026 lengkap dengan kabar tim, statistik, head to head, susunan pemain, dan prediksi skor.
Yusuf Abdillah - Jumat, 26 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Uruguay vs Spanyol: Misi La Roja, Juara Grup atau Lawan Messi di 32 Besar
Liga Indonesia
PFA Cari Bakat 2026 Sukses Digelar, Ribuan Anak Papua Tunjukkan Bakat Sepak Bola
Kegiatan yang menyasar bakat-bakat muda pesepakbola Papua telah berlangsung di 21 titik lokasi yang tersebar di berbagai wilayah di Tanah Papua, mulai dari pesisir hingga pegunungan.
Tengku Sufiyanto - Jumat, 26 Juni 2026
PFA Cari Bakat 2026 Sukses Digelar, Ribuan Anak Papua Tunjukkan Bakat Sepak Bola
Prediksi
Prediksi dan Statistik Selandia Baru vs Belgia: Pertaruhan The Red Devils
Prediksi Selandia Baru vs Belgia pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026. Laga ini jadi pertaruhan bagi Skuad Red Devils yang belum pernah meraih kemenangan.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Selandia Baru vs Belgia: Pertaruhan The Red Devils
Prediksi
Prediksi dan Statistik Cape Verde vs Arab Saudi: Menang atau Pulang!
Prediksi skor pertandingan krusial Cape Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026 lengkap dengan statistik, kabar tim, dan perkiraani susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Jumat, 26 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Cape Verde vs Arab Saudi: Menang atau Pulang!
Piala Dunia
Jepang Tidak Takut Lawan Brasil di 32 Besar, Moriyasu Ingatkan Hasil Pertemuan Terakhir
Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, menegaskan timnya tidak gentar menghadapi Brasil pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Jumat, 26 Juni 2026
Jepang Tidak Takut Lawan Brasil di 32 Besar, Moriyasu Ingatkan Hasil Pertemuan Terakhir
Liga Indonesia
Rumor Pemain Baru Persija: Dua Bek Eropa dan Eks Timnas Korsel Merapat
Persija dikabarkan berhasil mendatangkan Kerim Memija. Selain itu, ada dua pemain yang disebut merapat, termasuk winger timnas Korsel di Piala Dunia 2022.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Rumor Pemain Baru Persija: Dua Bek Eropa dan Eks Timnas Korsel Merapat
Klasemen
Klasemen Akhir Grup D Piala Dunia 2026: Australia Dampingi Amerika Serikat ke 32 Besar, Turki Juru Kunci
Amerika Serikat tetap memuncaki klasemen Grup D, meskipun kalah oleh Turki di laga terakhir. Bagaimana dengan Australia dan Paraguay?
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup D Piala Dunia 2026: Australia Dampingi Amerika Serikat ke 32 Besar, Turki Juru Kunci
Hasil akhir
Hasil Laga Terakhir Grup D Piala Dunia 2026: Turki Pecundangi Amerika Serikat, Australia Segel Tempat di 32 Besar
Amerika Serikat menutup kiprahnya di fase grup Piala Dunia 2026 dengan kekalahan dari Turki. Sementara itu, Australia merebut tiket 32 besar usai imbang lawan Paraguay.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Hasil Laga Terakhir Grup D Piala Dunia 2026: Turki Pecundangi Amerika Serikat, Australia Segel Tempat di 32 Besar
Bagikan