Liverpool Kalah dari Leicester, Jurgen Klopp Tak Bisa Lagi Mengeluhkan Jadwal Padat

Alan Shearer menilai Jurgen Klopp tak bisa lagi mengeluhkan jadwal padat setelah kekalahan Liverpool dari Leicester City.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 29 Desember 2021
Liverpool Kalah dari Leicester, Jurgen Klopp Tak Bisa Lagi Mengeluhkan Jadwal Padat
Jurgen Klopp (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Laga Boxing Day (satu hari setelah Natal) Liverpool kontra Leeds United ditunda karena virus corona yang mewabah di skuad Leeds. Dalam situasi itu kondisi skuad The Reds seharusnya lebih bugar, tapi itu tak ditunjukkan kala melawan Leicester.

Bermain di King Power Stadium, Rabu (29/12) dini hari WIB, Liverpool secara mengejutkan dibuat mati kutu dan kalah 0-1 melawan Leicester dari gol Ademola Lookman, eks pemain Everton pada menit 59.

Liverpool mendominasi penguasaan bola sampai 64 persen dengan total 21 percobaan tendangan (empat tepat sasaran), bahkan mereka mendapatkan penalti yang gagal dikonversi jadi gol oleh Mohamed Salah. Tapi pada akhirnya tak dapat mencetak gol.

Uniknya, kondisi skuad Leicester tak ideal dengan banyaknya pemain absen di lini belakang dan beberapa hari sebelumnya bermain melawan Liverpool (Piala Liga) dan Manchester City (Premier League).

Baca Juga:

Jurgen Klopp Tak Pusingkan Jarak Liverpool dan Man City

5 Fakta Menarik Jelang Duel Leicester City Vs Liverpool

Leicester City 1-0 Liverpool: The Reds Terpeleset

Penalti Mo Salah digagalkan Kasper Schmeichel

Tak ayal kekalahan itu dimanfaatkan baik oleh pandit sepak bola Inggris, Alan Shearer untuk mengkritik Jurgen Klopp yang kerap mengeluhkan jadwal padat di Periode Sibuk bulan Desember. Klopp tak dapat lagi melihatnya sebagai alasan.

“Man City tak henti-hentinya dalam performa bagus mereka tetapi (Klopp) benar – itu bukan urusannya," tutur Shearer sebagaimana dilansir dari Dailymail.

"Apa yang akan menjadi perhatiannya adalah cara timnya bermain. Dia tidak benar-benar mendapat alasan bermain dua pertandingan dalam dua hari tetapi timnya datar, mereka tidak bermain bagus."

“Mereka masuk ke posisi yang baik tetapi bola terakhir mereka buruk. Ya, mereka gagal mengeksekusi penalti; ya, mereka melewatkan peluang dengan (Sadio) Mane."

"Tapi Liverpool yang sudah biasa kami tonton bermain dengan energi, bermain dengan dominan, menutup Anda dengan intensitas. Kami tidak benar-benar melihatnya," tambah dia.

Pandit lainnya, Thierry Henry bahkan sudah memprediksi adanya penurunan performa dari Liverpool saat laga melawan Newcastle United, Tottenham Hotspur, dan Leicester di Piala Liga.

“Sudah ada tanda-tanda (buruk) dalam pertandingan melawan Newcastle dan Piala (Liga) melawan Leicester," imbuh Henry.

“Ya, itu bukan susunan pemain yang sama – tetapi melawan Tottenham ada tanda-tanda bahwa mereka tidak dalam performa terbaik. Ada semacam atmosfer dan momentum yang aneh. Mereka baru saja lewat. Sebelum pertandingan itu, mereka membunuh tim-tim," pungkas dia.

Breaking News Premier League Liverpool Jurgen Klopp
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

16.387

Berita Terkait

Inggris
Manchester United 2-0 Tottenham: Kemenangan Pertama Sejak 2022, Bruno Fernandes Capai 200 Kontribusi Gol
Manchester United menjaga momentum di Premier League dengan kemenangan 2-0 atas Tottenham Hotspur di Old Trafford.
Arief Hadi - Minggu, 08 Februari 2026
Manchester United 2-0 Tottenham: Kemenangan Pertama Sejak 2022, Bruno Fernandes Capai 200 Kontribusi Gol
Prediksi
Prediksi dan Statistik Liverpool vs Manchester City: Duel Besar Beda Kepentingan
Prediksi dan statistik pekan 25 Premier League antara Liverpool vs Manchester City di Anfield.
Arief Hadi - Minggu, 08 Februari 2026
Prediksi dan Statistik Liverpool vs Manchester City: Duel Besar Beda Kepentingan
Hasil akhir
Hasil Premier League: Arsenal dan Chelsea Menang, Aston Villa Tertahan
Pimpinan klasemen sementara Arsenal memetik kemenangan 3-0 saat menjamu Sunderland di Stadion Emirates.
Yusuf Abdillah - Minggu, 08 Februari 2026
Hasil Premier League: Arsenal dan Chelsea Menang, Aston Villa Tertahan
Hasil akhir
Hasil Super League 2025/2026: Persebaya Bungkam Bali United, Borneo FC Tempel Persib
Persijap Jepara dan Persik Kediri sama-sama meriah kemenangan atas lawan-lawannya.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 07 Februari 2026
Hasil Super League 2025/2026: Persebaya Bungkam Bali United, Borneo FC Tempel Persib
Liga Indonesia
Bojan Hodak Nilai Seharusnya Persib Bisa Cetak Lebihdari Dua Gol Lawan Malut United
Persib Bandung menang 2-0 atas Malut United di Stadion GBLA, Jumat (6/2) malam.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 07 Februari 2026
Bojan Hodak Nilai Seharusnya Persib Bisa Cetak Lebihdari Dua Gol Lawan Malut United
Hasil akhir
Timnas Futsal Indonesia Raih Posisi Runner Up Piala Asia Futsal 2026 Usai Kalah dari Iran Lewat Adu Penalti
Timnas Futsal kalah adu penalti dari Iran dengan skor 5-4 (5-5), pada laga final yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2) malam WIB.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 07 Februari 2026
Timnas Futsal Indonesia Raih Posisi Runner Up Piala Asia Futsal 2026 Usai Kalah dari Iran Lewat Adu Penalti
Hasil akhir
Hasil Premier League: Bekuk Tottenham 2-0, Manchester United Catat Empat Kemenangan Beruntun
Manchester United memetik kemenangan 2-0 atas Tottenham Hotspur pada laga pekan ke-25 Premier League 2025-2026 di Stadion Old Traffrod.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
Hasil Premier League: Bekuk Tottenham 2-0, Manchester United Catat Empat Kemenangan Beruntun
Jadwal
Jadwal dan Link Streaming Arsenal vs Sunderland, Live Sebentar Lagi
Berikut adalah jadwal siaran langsung dan link streaming pertandingan Premier League antara Arsenal United melawan Sunderland.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
Jadwal dan Link Streaming Arsenal vs Sunderland, Live Sebentar Lagi
Spanyol
Lamine Yamal Klaim LaLiga sebagai Kompetisi yang Paling Sulit
Bintang Barcelona Lamine Yamal menyebut LaLiga sebagai kompetisi tersulit karena persaingan menjadi juara acap terjadi hingga pekan terakhir.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
Lamine Yamal Klaim LaLiga sebagai Kompetisi yang Paling Sulit
Ragam
Mengenang The Munich Air Disaster, Ketika Tragedi Meruntuhkan Dinding Rivalitas
6 Februari 1958 merupakan tanggal kelam dalam sejarah sepak bola dunia.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
Mengenang The Munich Air Disaster, Ketika Tragedi Meruntuhkan Dinding Rivalitas
Bagikan