Liverpool Dapat Ulangi Malam Keajaiban Istanbul di Liga Champions

Rafael Benitez dukung Liverpool ulangi kembali malam keajaiban Istanbul di Liga Champions.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 21 Maret 2021
Liverpool Dapat Ulangi Malam Keajaiban Istanbul di Liga Champions
Liverpool (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Mantan manajer Liverpool Rafael Benitez mendukung penuh The Reds untuk mengulangi malam keajaiban Istanbul di Liga Champions musim ini. Benitez adalah manajer yang membawa Liverpool juara Liga Champions pada musim 2004-2005.

Situasinya saat itu dengan saat ini tak jauh berbeda. Meski skuad berbeda, namun perjalanan tim sama yakni kesulitan bermain di liga tapi melaju jauh di Liga Champions.

Musim ini Jordan Henderson dkk sudah mencapai perempat final dan akan menantang raja Eropa yang mengalahkan mereka di final 2018, Real Madrid. Sementara di liga Liverpool keluar dari empat besar.

Begitu juga pada Liverpool musim 2004-2005. Kala itu mereka kesulitan masuk empat besar dan bertanding melawan tim-tim hebat sebelum ke final Liga Champions untuk melawan AC Milan.

Baca Juga:

Real Madrid Vs Liverpool, Duel Dua Klub Bersejarah Eropa

Steven Gerrard Punya Alasan Kuat Tolak Gantikan Klopp di Liverpool

Liverpool Jumpa Real Madrid, Jurgen Klopp Bahagia

Liverpool ketika menjadi juara Liga Champions 2005

Saat bertanding melawan Il Rossoneri Liverpool tertinggal 0-3 di paruh pertama dan menyamakannya di babak kedua menjadi 3-3, lalu memenangi drama adu penalti di Istanbul. Hingga kini momen itu dikenang sebagai malam keajaiban Istanbul.

"Tentunya. Liverpool memiliki potensi dan manajer, itu (juara Liga Champions 2020-2021) bukan masalah," tutur Rafael Benitez kepada Daily Mail.

"Orang-orang membicarakan Istanbul seperti kami beruntung. Tapi kami tidak beruntung memenangkan Liga Champions karena kami bermain melawan Juventus (di perempat final), itu adalah tim teratas dan mereka bermain 5-3-2."

"Secara taktis kami harus beradaptasi dengan lawan yang sangat sulit dan kemudian, karena kami melakukannya dengan baik, kepercayaan diri tumbuh dan berkembang."

"Dan kami melawan Chelsea, saat ini mungkin tim terbaik di Eropa - pastinya di Inggris - (tetapi) tim kami memiliki kepercayaan diri yang begitu besar sehingga secara taktis kami bisa mengaturnya. Kami adalah tim dengan keyakinan."

"Saya pikir Liverpool bisa melakukan hal yang sama dan jelas pergi ke final. AC Milan adalah tim yang hebat tetapi tim itu tumbuh dalam kepercayaan diri karena, dalam kompetisi sistem gugur ini, kami bisa melakukannya," tegas Benitez.

Rafael Benitez (60 tahun) tak lagi melatih klub atau timnas saat ini setelah terakhir membesut Dalian Professional pada 2021. Pasca melatih Liverpool hingga 2010 Benitez sempat membesut Inter Milan, Chelsea, Napoli, Real Madrid, dan Newcastle United.

Breaking News Liverpool Liga Champions Rafael Benitez Jurgen Klopp

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
Water Break PSSI Pers: BTN Optimistis Timnas Indonesia Raih Gelar ASEAN Hyundai Cup 2026
BTN membeberkan persiapan Timnas Indonesia menuju ASEAN Hyundai Cup 2026. John Herdman menargetkan Skuad Garuda meraih gelar AFF pertama sepanjang sejarah.
Rizqi Ariandi - Jumat, 03 Juli 2026
Water Break PSSI Pers: BTN Optimistis Timnas Indonesia Raih Gelar ASEAN Hyundai Cup 2026
Piala Dunia
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Lamine Yamal kembali menegaskan ambisi besarnya di Piala Dunia 2026, yakni membawa Spanyol meraih gelar juara.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Julian Nagelsmann resmi mundur dari timnas Jerman usai Piala Dunia 2026. DFB langsung bergerak mendekati Jurgen Klopp sebagai calon pelatih baru. (157 karakter)
Arief Hadi - Jumat, 03 Juli 2026
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Antusiasme publik begitu tinggi hingga jersey tim nasional Norwegia menjadi barang langka menjelang duel seru melawan Brasil di babak 16 besar.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Piala Dunia
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Dari total delapan gol yang telah dicetak Albiceleste sejauh ini, enam di antaranya lahir dari sang kapten Lionel Messi.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Piala Dunia
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, mengaku memahami fungsi VAR, tetapi menilai teknologi tersebut telah mengurangi emosi dan spontanitas yang menjadi bagian penting dari sepak bola.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Piala Dunia
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Prediksi Australia vs Mesir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Football Meets Data memberi Mesir peluang menang 42 persen, sementara Australia tetap berpeluang membuat kejutan.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Piala Dunia
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Pelatih Cape Verde, Bubista, percaya diri timnya mampu memberi kejutan saat menghadapi Argentina di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Simak komentar lengkap dan peluang Cape Verde lolos ke 16 besar.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Timnas Swiss memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Aljazair dengan skor meyakinkan 2-0.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Piala Dunia
Siap Bermimpi Lebih Besar, Cape Verde: Insya Allah Bisa Singkirkan Argentina
Setelah mencatat sejarah dengan lolos ke fase gugur pada penampilan perdana mereka di Piala Dunia, Cape Verde kini bersiap menghadapi tantangan terbesar melawan juara bertahan Argentina.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Siap Bermimpi Lebih Besar, Cape Verde: Insya Allah Bisa Singkirkan Argentina
Bagikan