BolaSkor.com – Papua Football Academy (PFA) kembali menorehkan prestasi membanggakan.
Sebanyak lima siswa PFA Batch 3, yang merupakan pemain kelahiran 2011, mendapat panggilan untuk mengikuti seleksi bersama Tim Nasional Indonesia U-16 (Garuda United).
Adapun lima siswa Papua Football Academy yang mendapatkanpanggilan tersebut adalah Alfa Christiano Sawaki, Daniel Febrianto, Dicky Carthensz Marani, Jasshen Janneiro Sokoy, dan Lionel Messi Yunus Taime.
Baca Juga:
25 Talenta Muda Terpilih sebagai Papua Football Academy Batch 5
Kelima siswa tersebut akan mengikuti rangkaian seleksi dan pemusatan latihan yang berlangsung di Training Centre IKN, Ibu Kota Nusantara, Kalimantan, pada 21–27 Agustus 2026.
Pemanggilan ini merupakan bagian dari persiapan Garuda United dalam menghadapi sejumlah agenda kompetitif ke depan, termasuk kompetisi Elite Pro Academy U-18 musim 2026/27, serta rangkaian persiapan menuju AFC U-17 Asian Cup 2028 Qualifiers, AFC U-17 Asian Cup 2028, dan FIFA U-17 World Cup 2028.
Pemanggilan lima pemain ini menjadi sebuah kebanggaan bagi Papua Football Academy sekaligus menunjukkan keberlanjutanproses pembinaan yang dijalankan akademi dalammengembangkan talenta-talenta muda Papua.
Baca Juga:
PFA Cari Bakat 2026 Sukses Digelar, Ribuan Anak Papua Tunjukkan Bakat Sepak Bola
Direktur & Executive Vice President Sustainable Development PT Freeport Indonesia Claus Wamafma, mengatakan proses pembinaan talenta muda PFA terbukti memenuhi kriteria untukterpanggil mengikuti TC di Timnas Indonesia.
Ia berharap setiap tahun PFA tetap menjadi salah satu pool perekrutan pemain Timnas Indonesia, dan menjadi inspirasi bagi seluruhtalenta muda yang ada di Tanah Papua dan mengharumkan nama Indonesia dari timur.
“Kami yakin memasuki tahun kelima berdirinya PFA, akademiterus menunjukkan kiprahnya dalam mendidik & membina para talenta muda ini sehingga memenuhi kriteria seleksi timnas baikdari usia 16-18 tahun. Para talenta muda ini bukan hanya cakapsecara skill dan teknik namun dari sisi mindset & karaktermereka terus bertumbuh & berkembang hingga menjadi pribadiyang unggul,” kata Claus.
Rasa Bangga Hasil dari Proses Pembinaan
Adapun Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal,menyampaikan rasa bangganya atas kesempatan yang diberikankepada lima siswa PFA untuk mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-16.
Menurutnya, pemanggilan tersebut menjadi salah satu bentuk pengakuan terhadap potensi para pemain sekaligus hasildari proses pembinaan yang telah dijalankan PFA selama beberapa tahun terakhir.
“Saya bangga Timnas U-16 mengundang lima pemain PFA kelahiran 2011 untuk mengikuti seleksi. Tim scouting U-16 tentu memiliki keahlian dan kompetensi untuk melihat potensi pemain-pemain PFA. Ini juga menjadi bukti dari kerja keras dan efektivitas para pelatih serta staf PFA selama empat tahunterakhir,” ujar Wolfgang Pikal.
Komitmen PFA Terhadap Pembinaan Usia Muda
Papua Football Academy terus berkomitmen memberikan pembinaan sepak bola yang terstruktur, mulai daripengembangan kemampuan teknik, taktik, fisik, hingga pembentukan karakter dan pendidikan para siswa.
Kesempatan bergabung dalam seleksi Timnas Indonesia U-16 juga menjadi langkah penting bagi para pemain untuk mengukur kemampuan mereka di level yang lebih tinggi. Sekaligus mendapatkan pengalaman dalam lingkungan pembinaan Timnas Indonesia U-16.
PFA berharap kelima siswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya, menunjukkan kemampuan terbaik, serta membawa semangat dan kebanggaan Papua selama menjalani proses seleksi.
Pemanggilan ini sekaligus memperkuat komitmen Papua Football Academy untuk terus menjadi salah satu jalur pembinaan yang mampu melahirkan, dan menyalurkan talenta-talenta terbaik dari Tanah Papua untuk mendapatkan kesempatan membela Indonesia di level nasional maupun internasional.