Lima Eks Perserang Dijatuhi Hukuman karena Percobaan Suap

Frengky AruanFrengky Aruan - Rabu, 03 November 2021
Lima Eks Perserang Dijatuhi Hukuman karena Percobaan Suap
Komite Disiplin PSSI. (PSSI)

BolaSkor.com - Ketua Komite Disiplin PSSI, Erwin TPL Tobing menjelaskan bahwa kelima eks Perserang Serang dijatuhi hukuman dalam kasus percobaan suap. Mengingat kelima pemain tidak memenuhi permintaan dari pihak luar untuk kalah 0-2 di babak pertama.

Hal ini seperti disampaikan dalam konferensi pers terkait putusan sidang yang telah dilakukan hingga Rabu (3/11) dini hari WIB. Ia juga menerangkan kronologi dari awal hingga munculnya dugaan match fixing.

Menurutnya, Eka Dwi Susanto yang sebelumnya membela Perserang mendapat tawaran dengan iming-iming Rp150 juta. Namun tidak jelas siapa yang menghubungi lantaran dengan private number.

"Kita desak tetap dikatakan tidak tahu namanya dan nomornya. 'Ia tahu nomor saya dan menawarkan apakah bisa mengatur agar Perserang melawan Rans Cilegon bisa kalah 0-2 di babak pertama'," terang Erwin TPL Tobing.

Baca Juga:

6 Pemain Termasuk Lima Eks Perserang Dihukum 1-5 Tahun

Banur Heran Rans Cilegon Terseret Dugaan Pengaturan Skor di Liga 2

Penelpon juga menawarkan agar Perserang kalah 0-2 di babak pertama saat berhadapan dengan Persekat tegal. "Saudara Eka mengajak beberapa teman, menawarkan dan menceritakan. Ada lima anggota klub Perserang yang mengetahui rencana ini, dari saudara Eka."

Dalam kasus percobaan suap ini, Komdis PSSI menilai ada sikap aktif dan pasif dari kelima pemain: Eka Dwi Susanto, Fandy Edy, Ivan Julyandhy, Ade Ivan Hafilah, Aray Suhendri.

"Aktif karena menanggapi dan mengajak yang lain. Yang pasif karena satu kamar diam dan mengatakan 'terserah saja', tetapi tahu dan tidak melapor ke pelatih dan asisten pelatih sampai pertandingan."

"Kelimanya mengakui tidak menerima transfer, pemberian uang. Permintaan itu tidak dipenuhi, kenapa? Karena mereka masih ragu siapa yang menelepon. Mereka juga mengatakan 'apakah dengan lima pemain bisa membuat kekalahan 0-2'. Memang ada pikiran bagaimana menambah orang lagi, tapi tidak bisa dan tidak mau. Tapi kesepakatan mereka sudah ada, bertemu di mes dalam satu kamar membicarakan hal ini. Dan sepakat untuk diam kalau ada yang bertanya."

Komdis tetap menganggap kelima pemain melakukan perbuatan tercela, memalukan, dan merusak sepak bola Indonesia. "Walau tidak terlaksana, setelah kami teliti, paling tidak kepada semua mereka, kami ambil tindakan dalam kasus percobaan suap."

Erwin TPL Tobing juga menjelaskan bahwa Putut Wijanarko yang sebelumnya menjadi pelatih Perserang tidak terlibat. "Ia tidak pernah dihubungi dan diajak, tetapi diberitahu."

"Karena sudah menjelang pertandingan demi keutuhan, ia akhirnya tidak memainkan kelima pemain saat menghadapi Badak Lampung. Tapi Eka terpaksa dimainkan karena tidak ada yang bermain bisa mengimbangi posisinya."

Selain lima eks Perserang, Komdis juga menghukum satu pemain lain yakni Muhammad Diksi Hendika. Ia dikenakan sanksi 12 bulan larangan beraktivitas, denda sebesar 10 juta, dan 12 bulan larangan masuk area stadion. Ia disebut mencoba bertaruh dengan temannya dan menghubungi kiper Yogi Triana.

PT LIB PT Liga Indonesia Baru Perserang Serang Liga 2 Pssi Komdis pssi
Ditulis Oleh

Frengky Aruan

Posts

15.464

Berita Terkait

Liga Indonesia
Tujuan Utama Nusantara United Jalin Kerja Sama dengan Klub Tertua Asia Tenggara
Nusantara United FC resmi bermitra dengan klub tertua di Asia Tenggara, Balestier Khalsa FC.
Tengku Sufiyanto - Jumat, 14 Juni 2024
Tujuan Utama Nusantara United Jalin Kerja Sama dengan Klub Tertua Asia Tenggara
Timnas
Erick Thohir Gelar Pertemuan dengan Shin Tae-yong, Apa yang Dibahas?
Keduanya membahas persiapan Timnas Indonesia menghadapi Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Rizqi Ariandi - Kamis, 13 Juni 2024
Erick Thohir Gelar Pertemuan dengan Shin Tae-yong, Apa yang Dibahas?
Timnas
Erick Thohir Belum Berhitung Peluang Timnas Indonesia di Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026
Ketua Umum PSSI itu menunggu hasil drawing pada 27 Juni 2024.
Rizqi Ariandi - Kamis, 13 Juni 2024
Erick Thohir Belum Berhitung Peluang Timnas Indonesia di Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas
Timnas Indonesia Lolos Babak Tiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Erick Thohir Minta Penyesuaian Jadwal Liga 1
Erick Thohir menyebut PT LIB menyanggupi.
Rizqi Ariandi - Kamis, 13 Juni 2024
Timnas Indonesia Lolos Babak Tiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Erick Thohir Minta Penyesuaian Jadwal Liga 1
Liga Indonesia
PSSI dan Kemendagri Lakukan Kerja Sama, APBD Bantu Diadakannya Liga Amatir
APBD untuk kompetisi amatir bukan untuk klub.
Tengku Sufiyanto - Rabu, 12 Juni 2024
PSSI dan Kemendagri Lakukan Kerja Sama, APBD Bantu Diadakannya Liga Amatir
Liga Indonesia
Kongres PSSI 2024: Dorong Diadakannya Liga 4 dan Liga 1 Putri
PSSI juga mendorong Asosiasi Provinsi (Asprov) untuk menggelar liga-liga amatir.
Tengku Sufiyanto - Rabu, 12 Juni 2024
Kongres PSSI 2024: Dorong Diadakannya Liga 4 dan Liga 1 Putri
Timnas
Erick Thohir Tidur Nyenyak Usai Timnas Indonesia Lolos ke Putaran Tiga Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia lolos setelah menjadi runner-up Grup F.
Rizqi Ariandi - Rabu, 12 Juni 2024
Erick Thohir Tidur Nyenyak Usai Timnas Indonesia Lolos ke Putaran Tiga Kualifikasi Piala Dunia 2026
Liga Indonesia
Erick Thohir Sarankan PT LIB Tinjau Ulang Rencana Penggunaan 8 Pemain Asing di Liga 1 Musim Depan
Kebijakan ini belum disahkan dalam Kongres Tahunan PSSI di Jakarta, Senin (10/6)
Rizqi Ariandi - Selasa, 11 Juni 2024
Erick Thohir Sarankan PT LIB Tinjau Ulang Rencana Penggunaan 8 Pemain Asing di Liga 1 Musim Depan
Analisis
Persaingan Tiga Klub Penegak Hukum di Liga 2 Musim Depan
Ketiga tim yang dimaksud adalah Bhayangkara FC, Persikabo 1973, dan Adhyaksa Farmel FC.
Rizqi Ariandi - Minggu, 09 Juni 2024
Persaingan Tiga Klub Penegak Hukum di Liga 2 Musim Depan
Liga Indonesia
Adhyaksa Farmel Juara Liga 3 2023/2024, PSSI Berkomitmen Tingkatkan Kualitas di Musim Depan
Kepastian ini didapat usai Farmel FC mengalahkan Persibo Bojonegoro dengan skor 3-2 lewat perpanjangan waktu.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 08 Juni 2024
Adhyaksa Farmel Juara Liga 3 2023/2024, PSSI Berkomitmen Tingkatkan Kualitas di Musim Depan
Bagikan