Liga Champions: Lupakan Kemenangan 3-1 di Turin, Juventus Waspadai PSV Eindhoven

Juventus akan menjamu PSV Eindhoven pada lanjutan laga Liga Champions.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 11 Februari 2025
Liga Champions: Lupakan Kemenangan 3-1 di Turin, Juventus Waspadai PSV Eindhoven
Sesi latihan Juventus (UEFA)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Juventus akan kembali bertemu dengan lawan yang dihadapi di fase liga Liga Champions, PSV Eindhoven. Pada leg satu play-off 16 besar yang akan dimainkan di Allianz Stadium, Rabu (12/02) pukul 03.00 dini hari WIB, Il Bianconeri membawa modal positif.

Juventus menang dua kali beruntun di Serie A kontra Empoli (4-1) dan Como (2-1) usai kalah dari Napoli (2-1) dan Benfica (0-2). Juventus juga punya modal bagus melawan PSV, karena sebelumnya menang 3-1 di Turin.

Kendati demikian, Thiago Motta tak ingin anak-anak asuhnya lengah dan meminta melupakan hasil tersebut. Dalam sepak bola, hasil akhir acapkali sulit diprediksi dan PSV bisa menyulitkan Juventus.

Baca Juga:

Menggila di Fiorentina, Juventus Tak Menyesal Lepas Moise Kean

Menang Dua Kali Beruntun di Serie A, Modal Bagus Juventus untuk Play-off Liga Champions

Bulan Madu Indah Randal Kolo Muani dengan Juventus

Thiago Motta (UEFA)

"Tantangan terbesarnya adalah terus berkembang. Kami memainkan pertandingan yang bagus melawan PSV, tapi banyak hal yang berubah di sana-sini," tegas Motta dikutip dari Football-Italia.

"Besok adalah cerita yang berbeda. Kami fokus melakukan tugas kami, melangkah ke lapangan dengan tekad, konsentrasi, menghadirkan intensitas dan kualitas untuk mengatasi lawan kami."

"Untuk menang, Anda harus lebih unggul, dan seringkali PSV lebih unggul. Pertandingan melawan Ajax berlangsung dengan kualitas dan intensitas tinggi. Mereka kalah 2-3 tapi mereka seharusnya bisa menang."

"Mereka memainkan sepak bola yang sangat bagus, dan kami sepenuhnya fokus pada pertandingan. Kita melihatnya di pertandingan terakhir, meski bukan contoh terbaik, namun ketahanan grup ini sudah berkembang pesat."

"Sepak bola adalah tentang mencari kesenangan dan emosi. Saya menyukai pekerjaan saya, apa yang saya lakukan, melihat tim bermain bagus, menyerang. Ini tentang menciptakan atmosfer sepak bola."

"Besok memiliki semua bahan yang tepat. Hari ini, saya sangat tenang. Kami tahu apa yang harus dihindari. Dan besok, kami harus bersaing di level tertinggi melawan lawan yang kuat. Kami bisa memainkan pertandingan hebat dan menang," imbuh Motta.

Motta juga tak beranggapan Juventus tim favorit atas PSV yang dilihatnya memiliki kesamaan dengan timnya.

"Tidak, menurut saya tidak (Juventus tim favorit). Bahkan jika saya memikirkannya, itu tidak masalah. Kita bisa berbicara sebelum pertandingan, tapi itu tidak berarti apa-apa. Yang penting adalah menit bermainnya," tambah Motta.

"PSV adalah tim muda, sama seperti kami. Mereka kuat dalam maju ke depan dan memberikan tekanan awal yang besar dengan keberanian."

"Kami memiliki beberapa momen yang sangat bagus di pertandingan sebelumnya. Kami tampil klinis namun kesulitan dengan operan bola, penguasaan bola, dan full-back mereka yang menyerang dari dalam," urainya.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Juventus Liga Champions PSV Psv eindhoven Thiago motta
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.261

Berita Terkait

Italia
Masih Cari Kiper Baru, Juventus Alihkan Pandangan ke Emiliano Martinez
Juventus mulai mengalihkan fokus ke Emiliano Martinez setelah peluang merekrut Alisson Becker semakin menipis. Kiper Aston Villa itu kini menjadi kandidat utama untuk memperkuat Bianconeri musim depan.
Johan Kristiandi - Selasa, 09 Juni 2026
Masih Cari Kiper Baru, Juventus Alihkan Pandangan ke Emiliano Martinez
Italia
Cari Pengganti Dusan Vlahovic, Juventus Capai Kesepakatan dengan Alexander Sorloth
Juventus dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dengan Alexander Sorloth. Bianconeri kini fokus bernegosiasi dengan Atletico Madrid untuk menggantikan Dusan Vlahovic.
Johan Kristiandi - Minggu, 07 Juni 2026
Cari Pengganti Dusan Vlahovic, Juventus Capai Kesepakatan dengan Alexander Sorloth
Italia
Tinggalkan Juventus, Dusan Vlahovic Bisa Direkrut Gratis Klub-klub Peminat
Dusan Vlahovic dipastikan meninggalkan Juventus gratis akhir Juni 2026 setelah negosiasi gaji buntu. Chelsea era Xabi Alonso dikabarkan siap menampung.
Arief Hadi - Kamis, 04 Juni 2026
Tinggalkan Juventus, Dusan Vlahovic Bisa Direkrut Gratis Klub-klub Peminat
Feature
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Champions League musim depan berpotensi menghadirkan empat pemain yang berasal dari negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Siapa saja mereka?
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Liga Champions
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Pemain sayap Georgia milik Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Champions musim ini oleh panel juri UEFA.
Yusuf Abdillah - Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Liga Champions
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Gelandang PSG, Joao Neves, menyindir taktik bertahan Arsenal di Final Liga Champions 2026 yang dipertegas oleh rekor statistik penguasaan bola terendah.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Liga Champions
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Arsenal kembali gagal meraih trofi Eropa usai kalah dari PSG di final Liga Champions 2026. Simak daftar lima final Eropa terakhir yang berakhir dengan kekalahan The Gunners.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Ragam
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Arsenal gagal juara Liga Champions 2026 setelah kalah dari PSG lewat adu penalti. Simak 3 faktor utama yang membuat The Gunners harus pulang tanpa trofi.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Inggris
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Arsenal dikritik karena main bertahan dan andalkan set piece lawan PSG di final Liga Champions 2026. Eddi Brokoli pasang badan dan beri balasan menohok.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Liga Champions
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Pertarungan melawan PSG di final Liga Champions mengungkap area yang perlu dibenahi dan ditingkatkan Arsenal ke depannya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Bagikan