Liga Champions: Juventus Tidak Targetkan Hasil Imbang di Markas PSV Eindhoven

Juventus akan bermain di markas PSV Eindhoven, Philips Stadion, pada leg dua play-off 16 besar Liga Champions.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 19 Februari 2025
Liga Champions: Juventus Tidak Targetkan Hasil Imbang di Markas PSV Eindhoven
Pelatih Juventus, Thiago Motta (UEFA)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Juventus akan menghadapi tantangan besar jelang leg dua play-off 16 besar Liga Champions. Il Bianconeri akan bermain di Philips Stadion, markas PSV Eindhoven, Kamis (20/02) pukul 03.00 dini hari WIB. Juventus unggul agregat gol 2-1.

Anak-anak asuh Thiago Motta unggul agregat gol, tetapi situasi itu membuat laga rumit karena Juventus akan menghadapi dilema untuk memburu hasil imbang atau kemenangan. Hasil imbang sudah cukup membawa Juventus ke-16 besar Liga Champions.

Motta menyadari tidak akan mudah bagi Juventus bermain di markas PSV dan meminta upaya maksimal dari timnya.

Baca Juga:

Liga Champions: Jamu Juventus di Philips Stadion, PSV Eindhoven Bakal Tampil Beda

Juventus Vs Inter: Babak Kedua Mengubah Segalanya

Penyebab Inter Kalah Lawan Juventus

Sesi latihan Juventus (@juventusfc)

"Sampai hari ini, di musim kami, besok adalah yang terpenting. Kami harus memainkan pertandingan yang tuntas; kami telah melihat bahwa mereka adalah tim dengan level tertinggi, jadi kami harus meningkatkan segalanya ke level maksimal dalam semua aspek permainan, termasuk fisik dan mental, untuk mengamankan kualifikasi ini ke babak 16 besar," terang Motta dikutip dari Football-Italia.

"Kami datang dari kemenangan penting (lawan Inter Milan di Serie A), dan kami siap untuk memainkan pertandingan hebat dan mencapai fase 16 Besar."

"Ini adalah tujuan tim. Ini adalah pertandingan terpenting musim kami. Kami tahu ini penting; kami telah mengambil langkah pertama yang penting, tetapi kami tahu itu tidak cukup," tambahnya.

Juventus Tak Bidik Hasil Imbang

Meski meraih hasil imbang menjadi 'hobi' Juventus musim ini yang telah 13 kali imbang dari 25 laga Serie A, Motta menegaskan timnya selalu mencari kemenangan dan tidak senang jika laga berakhir seri.

"Kami tahu hasil seri sudah cukup, meskipun kami sudah terlalu sering seri, dan kami tidak pernah puas dengan hasil seri tersebut. Saat kami seri, kami tidak puas; kami tidak pernah bermain untuk seri. Kami tidak tahu bagaimana melakukannya," tambah Motta.

"Manajemen dilakukan di menit-menit akhir; kami selalu memasuki lapangan untuk menang, dan besok akan sama saja, menggunakan kepala kami, untuk memahami dan menginterpretasikan momen-momen, bermain dengan sangat baik dalam fase penguasaan maupun saat tidak menguasai bola."

"Kami telah mencoba melakukan ini, dengan tekad dan keinginan untuk mengamankan jalan ke babak 16 besar. Namun, kami harus pantas mendapatkannya; tidak ada rahasia. Kami harus lebih unggul," pungkas Motta.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Juventus Liga Champions PSV Psv eindhoven Thiago motta
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.342

Berita Terkait

Italia
Masih Cari Kiper Baru, Juventus Alihkan Pandangan ke Emiliano Martinez
Juventus mulai mengalihkan fokus ke Emiliano Martinez setelah peluang merekrut Alisson Becker semakin menipis. Kiper Aston Villa itu kini menjadi kandidat utama untuk memperkuat Bianconeri musim depan.
Johan Kristiandi - Selasa, 09 Juni 2026
Masih Cari Kiper Baru, Juventus Alihkan Pandangan ke Emiliano Martinez
Italia
Cari Pengganti Dusan Vlahovic, Juventus Capai Kesepakatan dengan Alexander Sorloth
Juventus dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dengan Alexander Sorloth. Bianconeri kini fokus bernegosiasi dengan Atletico Madrid untuk menggantikan Dusan Vlahovic.
Johan Kristiandi - Minggu, 07 Juni 2026
Cari Pengganti Dusan Vlahovic, Juventus Capai Kesepakatan dengan Alexander Sorloth
Italia
Tinggalkan Juventus, Dusan Vlahovic Bisa Direkrut Gratis Klub-klub Peminat
Dusan Vlahovic dipastikan meninggalkan Juventus gratis akhir Juni 2026 setelah negosiasi gaji buntu. Chelsea era Xabi Alonso dikabarkan siap menampung.
Arief Hadi - Kamis, 04 Juni 2026
Tinggalkan Juventus, Dusan Vlahovic Bisa Direkrut Gratis Klub-klub Peminat
Feature
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Champions League musim depan berpotensi menghadirkan empat pemain yang berasal dari negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Siapa saja mereka?
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Liga Champions
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Pemain sayap Georgia milik Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Champions musim ini oleh panel juri UEFA.
Yusuf Abdillah - Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Liga Champions
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Gelandang PSG, Joao Neves, menyindir taktik bertahan Arsenal di Final Liga Champions 2026 yang dipertegas oleh rekor statistik penguasaan bola terendah.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Liga Champions
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Arsenal kembali gagal meraih trofi Eropa usai kalah dari PSG di final Liga Champions 2026. Simak daftar lima final Eropa terakhir yang berakhir dengan kekalahan The Gunners.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Ragam
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Arsenal gagal juara Liga Champions 2026 setelah kalah dari PSG lewat adu penalti. Simak 3 faktor utama yang membuat The Gunners harus pulang tanpa trofi.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Inggris
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Arsenal dikritik karena main bertahan dan andalkan set piece lawan PSG di final Liga Champions 2026. Eddi Brokoli pasang badan dan beri balasan menohok.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Liga Champions
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Pertarungan melawan PSG di final Liga Champions mengungkap area yang perlu dibenahi dan ditingkatkan Arsenal ke depannya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Bagikan