Liga 2 2018: Pelatih Persegres Layangkan Kritik Keras kepada Wasit usai Kalah dari Madura FC

Persegres Gresik United kalah 0-1 dari Madura FC.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Selasa, 10 Juli 2018
Liga 2 2018: Pelatih Persegres Layangkan Kritik Keras kepada Wasit usai Kalah dari Madura FC
Logo Liga 2. (LIB)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kekalahan memang begitu mengecewakan bagi setiap tim. Tak kecuali yang diderita Persegres Gresik United. Persegres kalah 0-1 dari tuan rumah Madura FC, pada laga lanjutan Liga 2 2018 wilayah timur di di Stadion Ahmad Yani Sumenep, Senin (9/7).

Tak hanya kalah, Persegres juga begitu kesal atas kepemimpinan wasit Ahmad Tuharea saat laga menghadapi Madura FC. Laga yang berlangsung di Stadion Ahmad Yani Sumenep itu memang berjalan keras sejak menit pertama.

Namun, permainan keras dengan kontak fisik tinggi itu masih berjalan wajar dan cukup sportif. Madura FC yang mengejar kemenangan, lalu menaikkan tensi dengan permainan keras bercampur cepat.

Hal ini pun menyebabkan tingkat kontak fisik di antara pemain semakin tinggi dan tercipta beberapa pelanggaran berat. Seperti saat salah satu pemain Persegres dilanggar secara keras di tulang keringnya, namun Ahmad Tuharea tidak menganggapnya sebagai pelanggaran.

"Mungkin dia (wasit) akan menganggap itu pelanggaran, kalau kaki pemain saya sudah patah," ucap pelatih Persegres, Puji Handoko.

"Saya tidak ingin dibela wasit, tapi kalau pertandingan berjalan fair play, jadi enak ditonton. Meski secara hasil kami kalah dan kecewa," tambahnya.

Sepanjang babak kedua, Puji Handoko memang begitu reaktif di bench pemain timnya. Asisten Hanafi di Liga 1 tahun lalu itu tidak bisa tenang, dan beberapa kali berteriak memprotes keputusan Ahmad Tuharea yang dinilai janggal.

"Sempat juga ada beberapa mis (komunikasi) dengan asisten wasitnya sendiri, saat dia tidak melihat tanda adanya offside dan melanjutkan pertandingan," keluh Puji. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)

Persegres Gresik United Madura FC Liga 2 Breaking News
Ditulis Oleh

Tengku Sufiyanto

The author is a senior sports journalist focused on football, with over 12 years of experience. Covered major international tournaments, including the AFC Asian Cup, the FIFA U-17 World Cup, the ASEAN Championship, and the Southeast Asian Games. Also been actively involved with the Football Journalists Association of Indonesia and the PSSI Pers, strengthening his network and expertise within the football industry. Among his most notable works are "Menjawab Keterkaitan PSIM dengan Keraton Yogyakarta" & "Persib Menghapus Hegemoni Belanda dari Kota Bandung"
Posts

18.372

Berita Terkait

Sosok
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Sebagai salah satu spesialis bola mati terbaik saat ini, pemain timnas Spanyol, Alejandro Grimaldo, mengasah kemampuannya di akademi terkenal Barcelona, La Masia.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Piala Dunia
Jerman Bidik Kemenangan Perdana di Laga Pembuka Piala Dunia setelah 12 Tahun
Bagi Jerman, pertandingan melawan Curacao menjadi kesempatan untuk mengakhiri catatan buruk yang menghantui mereka dalam dua edisi Piala Dunia sebelumnya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
Jerman Bidik Kemenangan Perdana di Laga Pembuka Piala Dunia setelah 12 Tahun
Ragam
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Dalam sejarah Piala Dunia, mencetak gol paling banyak tidak selalu berarti membawa pulang trofi.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Carlo Ancelotti Akui Brasil Masih Jauh dari Harapan
Brasil hanya bermain imbang 1-1 dengan Maroko pada laga pertama mereka di Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Carlo Ancelotti Akui Brasil Masih Jauh dari Harapan
Sosok
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Ayyoub Bouaddi merupakan kapten Timnas Prancis U-21 sebelum Piala Dunia 2026.
Tengku Sufiyanto - Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
FIFA Tetap Bayar Penuh Wasit Somalia yang Gagal Bertugas di Piala Dunia 2026
FIFA memastikan wasit asal Somalia, Omar Artan, tetap akan menerima bayaran penuh untuk Piala Dunia 2026 meski gagal bertugas.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
FIFA Tetap Bayar Penuh Wasit Somalia yang Gagal Bertugas di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Dembele Nilai Kritik terhadap Mbappe Sudah Keterlaluan
Ousmane Dembele memberikan pembelaan kepada kapten timnas Prancis, Kylian Mbappe, yang terus dihujani kritik.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Dembele Nilai Kritik terhadap Mbappe Sudah Keterlaluan
Bulu Tangkis
Hasil Australian Open 2026: Alwi Farhan Juara, Sabar/Reza dan Ana/Trias Runner-up
Alwi Farhan sukses menjuarai Australian Open 2026. Sementara itu, Sabar/Reza dan Ana/Trias bawa pulang medali perak.
BolaSkor - Minggu, 14 Juni 2026
Hasil Australian Open 2026: Alwi Farhan Juara, Sabar/Reza dan Ana/Trias Runner-up
Prediksi
Prediksi dan Statistik Swedia vs Tunisia: Bidik Start Sempurna
Prediksi skor, statistik, kabar tim, dan susunan pemain Swedia vs Tunisia pada laga Grup F Piala Dunia 2026 di Monterrey Stadium.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Swedia vs Tunisia: Bidik Start Sempurna
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Tony Popovic Beberkan Kunci Kemenangan Australia atas Turki
Pelatih timnas Australia, Tony Popovic, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya setelah meraih kemenangan 2-0 atas Turki dalam laga Grup D Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Tony Popovic Beberkan Kunci Kemenangan Australia atas Turki
Bagikan