Lewandowski dan Kane, Ketika Tombak Tajam Jadi Tumpul

Dalam laga Inggris melawan Kroasia, Harry Kane tercatat hanya melakukan 26 sentuhan,
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Selasa, 15 Juni 2021
Lewandowski dan Kane, Ketika Tombak Tajam Jadi Tumpul
Robert Lewandowski (twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Tidak ada yang menyangkal bahwa Harry Kane dan Robert Lewandowski merupakan dua striker terbaik di dunia saat ini. Total jika digabung, mereka mencetak 81 gol musim lalu untuk klub masing-masing.

Kane, kapten Inggris, memenangkan sepatu emas Premier League untuk kali ketiga bersama untuk Tottenham. Sedangkan Lewandowski memecahkan rekor Gerd Muller yang sudah bertahan 49 tahun untuk gol terbanyak dalam satu musim Bundesliga.

Tidak heran jika banyak yang mengharapkan keduanya melanjutkan ketajaman mereka yang luar biasa tersebut ke Piala Eropa 2020. Namun, pada penampilan pertama pada turnamen, performa keduanya jauh dari memuaskan.

Baca Juga:

Alasan Harry Kane Memble pada Duel Kontra Kroasia

Bintang Laga Inggris Vs Kroasia: Raheem Sterling Bikin Lawan Pening

Dulu Cuma Lihat di Televisi, Kini Ben Chilwell Hadapi Langsung Luka Modric

“Anda hampir tidak bisa mengatakan kalau Lewandowski bermain atau tidak,” kata komentator ITV Emma Hayes dikutip Eurosport.

Saat Polandia dikalahkan Slovakia, Lewandowski memang nyaris tidak terlihat. Dia hanya melakukan lima tembakan dalam 90 menit, tiga di antaranya diblok dan dua meleset dari target.

Perfoma minor Lewandowski tersebut terjadi 24 jam setelah Kane mempertontonkan salah satu penampilannya yang paling sunyi bersama timnas Inggris. Dalam laga melawan Kroasia, Kane cuma mendapatkan satu peluang. Dalam laga tersebut Kane tercatat hanya melakukan 26 sentuhan, paling sedikit di skuad Inggris.

Tentu saja, tidak bisa menarik kesimpulan hanya dari satu pertandingan. Lagipula, keduanya tidak diragukan lagi masih dalam kategori kelas dunia.

Bagi Kane, perbedaan dari klub dan timnas memang kentara. Dia bahkan baru membuat dua gol dalam 10 penampilan terakhirnya bersama The Three Lions sepanjang 12 bulan belakangan. Ini bertepatan dengan periode gemilangnya untuk Spurs.

Jauh dari sekadar pencetak gol, pemain berusia 27 tahun itu juga mencatatkan assist terbanyak di Premier League musim lalu dengan peran yang sedikit lebih ditarik ke dalam.

Sayangnya ini belum cukup diterjemahkan ke penampilannya untuk Inggris sejauh ini. Melawan Kroasia dia mencoba untuk turun lebih dalam, tetapi sering dijejali oleh rekan satu timnya di posisi itu. Ada yang menyebut Kane sudah terkuras bersama Spurs dengan padatnya jadwal pertandingan.

Masalah Lewandowski tak kalah membuat frustrasi.

“Anda harus memberikan pujian kepada Slovenia,” kata mantan gelandang Belanda Nigel De Jong di ITV. “Tiap kali bola datang ke Lewandowski, dia di kelilingi oleh tiga atau empat pemain.”

Di Bayern, Lewandowski di kelilingi pemain berkualitas lainnya. Kondisi yang membuat pekerjaan Lewandowski lebih mudah, terutama dalam menemukan ruang yang diperlukan dalam permainan tertentu. Tanpa dukungan dari rekan-rekan lainnya, Lewandowski terisolasi.

Bayangkan jika lawan-lawan Bayern memasang dua hingga empat pemain untuk mengawal Lewandowski. Pemain lain macam Leroy Sane, Serge Gnabry, Kingsley Coman, dan Thomas Muller akan bergerak leluasa.

Polandia sayangnya tidak memiliki banyak pemain yang bisa memberi ancaman yang konsisten. Alhasil lawan dapat fokus hampir sepenuhnya untuk mencegah Lewandowski menerima bola.

Pelatih Polandia Paulo Sousa mungkin harus memikirkan kembali pendekatan menyerangnya pada pertandingan mendatang, dengan bekerja lebih keras untuk meregangkan pertahanan lawan untuk membebaskan pemain bintangnya.

Satu hal yang pasti, kedua pemain tak diragukan lagi akan bisa keluar dari kesulitan. Hal ini jika melihat kualitas keduanya. Yang menjadi pertanyaan adalah secepat apa?

Simak Rangkuman keseruan Piala Eropa 2020 di sini

Piala Eropa 2020 Robert Lewandowski Harry Kane Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kronologi Meninggalnya Mbah Hosen pada Laga Madura United vs PSIM
Mbah Hosen, suporter ikonik Madura United, berpulang setelah menyaksikan kemenangan atas PSIM Yogyakarta. Simak kisah haru di balik kepergiannya.
Johan Kristiandi - Sabtu, 19 September 2026
Kronologi Meninggalnya Mbah Hosen pada Laga Madura United vs PSIM
Liga Indonesia
Tonton Persija vs Java United Gratis TV Nasional, Link Streaming di Sini!
Persija vs Java United, pekan ketiga Super League 2026/2027, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (19/9), pukul 19.00 WIB, Live Indosiar dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 19 September 2026
Tonton Persija vs Java United Gratis TV Nasional, Link Streaming di Sini!
Italia
Prediksi Skor AS Roma vs Inter Milan Versi Superkomputer: Berbagi Poin?
Prediksi AS Roma vs Inter Milan di Serie A 2026/2027 versi superkomputer Opta. Simak peluang menang Roma, Inter, dan hasil imbang.
Johan Kristiandi - Sabtu, 19 September 2026
Prediksi Skor AS Roma vs Inter Milan Versi Superkomputer: Berbagi Poin?
Liga Indonesia
Cara Menonton dan Link Streaming Persijap vs Persib, Live di Mana?
Persijap vs Persib, pekan ketiga Super League 2026/2027, di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu (20/9), pukul 19.00 WIB, Live Indosiar dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 19 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Persijap vs Persib, Live di Mana?
Liga Indonesia
Prediksi dan Link Streaming PSM vs Persita: Juku Eja Berburu Kemenangan Perdana
Prediksi PSM vs Persita di BRI Super League 2026/2027. Simak head to head, susunan pemain, prediksi skor, jadwal, dan link streaming PSM vs Persita.
Johan Kristiandi - Sabtu, 19 September 2026
Prediksi dan Link Streaming PSM vs Persita: Juku Eja Berburu Kemenangan Perdana
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Persebaya vs Garudayaksa: Santapan Empuk Bajul Ijo
Prediksi Persebaya vs Garudayaksa di BRI Super League 2026/2027. Simak head to head, susunan pemain, prediksi skor, dan link streaming.
Johan Kristiandi - Sabtu, 19 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Persebaya vs Garudayaksa: Santapan Empuk Bajul Ijo
Timnas
Tuntas di Level Asia, Timnas Minifootball Indonesia Alihkan Fokus ke Piala Dunia
Timnas Minifootball Indonesia lolos ke Piala Dunia Minifootball 2027 usai finish empat besar.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 19 September 2026
Tuntas di Level Asia, Timnas Minifootball Indonesia Alihkan Fokus ke Piala Dunia
Timnas
Daftar Lengkap Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026: Rizky Ridho Masih Ada, Beckham Putra Dicoret
PSSI merilis daftar 23 pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Rizky Ridho masuk skuad, sementara Beckham Putra dan Eliano Reijnders dicoret.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 18 September 2026
Daftar Lengkap Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026: Rizky Ridho Masih Ada, Beckham Putra Dicoret
Timnas
Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 dan Daftar Harganya
Simak cara beli tiket Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 melalui Kita Garuda, lengkap dengan harga tiket mulai Rp100 ribu dan jadwal pertandingannya.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 dan Daftar Harganya
Timnas
Jay Idzes Patah Hati Gagal Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Jay Idzes dipastikan absen di FIFA ASEAN Cup 2026 karena cedera paha. Kapten Timnas Indonesia itu mengaku patah hati dan tetap dukung perjuangan Garuda.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Jay Idzes Patah Hati Gagal Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Bagikan