Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Lepas Unek-unek, Gary Cahill Akui Tidak Punya Respek kepada Maurizio Sarri

Gary Cahill tak punya respek kepada Maurizio Sarri.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 06 Mei 2019
Lepas Unek-unek, Gary Cahill Akui Tidak Punya Respek kepada Maurizio Sarri
Gary Cahill (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Bek tengah berusia 33 tahun, Gary Cahill, akan menjalani musim terakhirnya bersama Chelsea. Tujuh tahun memperkuat The Blues, baru di musim ini Cahill mengakui tak memiliki respek kepada manajer yang melatihnya, Maurizio Sarri.

Mantan bek Bolton Wanderers sangat jarang bermain musim ini dan hanya diberi beberapa kesempatan mentas di Liga Europa serta Premier League. Cahill tidak habis pikir dengan cara Sarri memperlakukannya.

Cahill, yang sudah bermain untuk Chelsea sejak 2012, menilai ia harusnya mendapatkan respek lebih karena berstatus pemain senior dan kapten tim. Tanpa tedeng aling-aling, Cahill mengaku tak memiliki respek kepada Sarri.

Baca Juga:

Chelsea akan Kehilangan 50 Persen Kekuatan jika Lepas Eden Hazard ke Real Madrid

Chelsea 3-0 Watford: The Blues Naik ke Urutan Tiga Klasemen Premier League

Maurizio Sarri Butuh Dua Musim Lagi untuk Sukses di Chelsea

"Saya tahu bagaimana klub secara keseluruhan bekerja, saya punya hubungan baik dengan seluruh pemain dan staf, dan lagi seluruh hal tersebut tidak dianggap. Jika Anda tidak bermain sebagai pemain, pemain mana pun, untuk dua-empat laga, kemudian Anda tak diberi alasan untuk hal tersebut," ucap Cahill kepada Sky Sports.

"Tapi, jika Anda tidak bermain selama delapan atau sembilan laga, kemudian Anda harus menjelaskan situasi, apa yang sedang terjadi? Tapi manajer tidak melakukannya. Saya melihat beberapa situasi dengan pemain-pemain yang telah memenangi titel dengan Chelsea, tidak hanya diri saya sendiri, dan ini tidak benar."

Gary Cahill dan Maurizio Sarri

"Itu menjadikan saya semakin sulit untuk menghargai seseorang (Sarri) yang tidak menghargai apa yang telah diraih, beberapa di antara kami, dengan klub," tegas produk akademi Aston Villa itu.

Cahill akan pergi dengan status bebas transfer dan dia meninggalkan klub dengan kesedihan karena jarang bermain musim ini.

"Secara pribadi, musim ini sangat buruk bagi saya. Saya akan menghapuskan memori musim ini dari kenangan saya ketika pergi dari Chelsea. Sebab, kenangan terakhir saya di Chelsea adalah saat meraih gelar juara FA Cup di tahun 2018 lalu," imbuh Cahill.

"Sangat sulit untuk menerima ini. Saya telah bermain secara reguler selama enam musim sebelumnya, dan saya telah memenangkan segalanya bersama Chelsea, hanya menjadi penonton dari tribun adalah sesuatu yang tidak saya harapkan."

Lantas, bagaimana respons Sarri menanggapi komentar dari Cahill tersebut? Manajer asal Italia kalem menanggapinya dan melihat ucapan Cahill tidaklah penting.

"Saya tidak tahu bagaimana situasinya, maka dari itu saya ingin mengucapkan permohonan maaf. Namun, kritikan yang dilontarkan Cahill tidak penting bagi saya, sebab selama musim ini Cahill benar-benar sangat profesional," balas Sarri.

"Dia hanya bermain lima, enam atau tujuh pertandingan, tetapi dia benar-benar merupakan sosok penting di tempat latihan, dan saat berada di ruang ganti Chelsea."

Gary Cahill

Selama membela Chelsea, Cahill cukup beruntung merasakan dua titel Premier League, dua Piala FA, satu Piala Liga, Liga Champions, dan Liga Europa.

“Saya merasa senang dengan kesempatan untuk menyampaikan perpisahan kepada para pendukung. Momen bagi saya untuk turun sebelum akhir pertandingan adalah sesuatu yang luar biasa dan saya dapat mengucapkan terima kasih atas karier yang menurut saya luar biasa dengan tim ini,” pungkas Cahill.

Breaking News Chelsea Gary cahill Maurizio Sarri Premier League

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Liga Indonesia
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Persija Jakarta resmi merekrut gelandang Jepang Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan kontrak dua tahun. Eks Daegu FC itu diproyeksikan memperkuat lini tengah Macan Kemayoran di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Italia
Anan Khalaili Gagal Berlabuh, Inter Milan Ditawarkan 20 Bek Kanan
Inter Milan dikabarkan ditawari 20 bek kanan setelah gagal merekrut Anan Khalaili. Simak daftar pemain yang masuk radar Nerazzurri, termasuk Djed Spence, Guela Doue, dan Julian Ryerson.
Johan Kristiandi - Selasa, 14 Juli 2026
Anan Khalaili Gagal Berlabuh, Inter Milan Ditawarkan 20 Bek Kanan
Bagikan