Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
LaLiga

LaLiga Dorong Sepak Bola Indonesia Melek Perkembangan Teknologi Olahraga untuk Tingkatkan Kualitas Kompetisi

LaLiga selaku operator kompetisi sepak bola di Spanyol juga mulai memanfaatkan artificial intelligence atau AI untuk sepak bola.
Rizqi AriandiRizqi Ariandi - Rabu, 26 Februari 2025
LaLiga Dorong Sepak Bola Indonesia Melek Perkembangan Teknologi Olahraga untuk Tingkatkan Kualitas Kompetisi
LaLiga terus mendorong kemajuan dan pemanfaatan teknologi di sepak bola. (LaLiga)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Operator kompetisi Liga Spanyol, LaLiga, mendorong berbagai pemangku kepentingan sepak bola Indonesia untuk lebih melek dengan inovasi teknologi di dunia olahraga. Pemanfaatan teknologi, termasuk artificial intelligence (AI) dinilai akan membuat kompetisi jadi lebih mewah dan meningkatkan kualitas liga.

LaLiga saat ini tak hanya terkenal sebagai salah satu kompetisi terbaik di dunia. Kompetisi sepak bola di Spanyol itu dikenal menggunakan berbagai teknologi canggih yang sangat menarik.

Apa yang dilakukan LaLiga dinilai bisa diterapkan di negara lain, termasuk Indonesia. Lewat LaLiga Extra Time, mereka berbagi pengalaman terkait penggunaan dan pemanfaatan teknologi di sepak bola.

Mengusung topik Audiovisual Fraud dan Technology in Sport, LaLiga Extra Time menghadirkan Almudena Gómez (Representasi LaLiga di Indonesia), pemegang hak siar sepak bola nasional, perwakilan klub Liga Indonesia, serta legenda dan pelatih sepak bola nasional sebagai pembicara.

Baca Juga:

Bahas Ketatnya Persaingan Titel LaLiga, Carlo Ancelotti Berharap Real Madrid Tidak Terpeleset

Soal Kontroversi Wasit LaLiga, Real Madrid Disebut Tim yang Cengeng dan Banyak Mengeluh

Semifinal Copa del Rey: Lawan Atletico Madrid, Barcelona Belajar dari Kekalahan di LaLiga

LaLiga ExtraTime juga mengundang perwakilan dari klub sepak bola RCD Espanyol, Sevilla FC, dan Atlético de Madrid melalui rekaman video yang membahas tentang peran teknologi dalam perkembangan sepak bola modern.

Audiovisual Fraud jadi fokus topik pembicaraan LaLiga ExtraTime sebagai upaya mereka dalam membasmi siaran-siaran ilegal. Sementara untuk teknologi olahraga, LaLiga juga mendorong klub-klub untuk mulai menggunakan teknologi terbaru, seperti AI.

Almudena Gómez sebagai representasi Laliga di Indonesia, mengatakan Audiovisual Fraud dan Technology in Sport diperlukan dalam pengembangan sepak bola di Indonesia terutama dalam perlindungan hak cipta serta teknologi untuk daya saing dan sepak bola usia muda.

“Kami ingin menekankan pentingnya dua industri besar, teknologi dan sepak bola. Di Laliga, kami meyakini bahwa liga dan klub yang mendukung perubahan teknologi," katanya, Rabu (26/2).

"Serta mampu memahami peluang yang ada, baik dari sisi teknologi maupun perilaku pengguna, akan menjadi pemimpin dalam industri olahraga. Sebaliknya, jika tidak, kompetisi mereka akan tertinggal," tambah Almudena Gomez.

LaLiga sejauh ini telah mengoptimalkan penggunaan big data dan AI untuk meningkatkan efisiensi, mulai dari integrasi Microsoft Copilot, aplikasi perusahaan, hingga dasbor PowerBI, yang menghasilkan hasil maksimal. LaLiga juga menggunakan teknologi canggih seperti Tyche 3.0 untuk pemantauan pertandingan, serta Blackhole, Marauder, dan Lumière untuk melawan pembajakan ilegal.

Selain melawan pembajakan, LaLiga dalam industri penyiaran juga berfokus pada peningkatan kualitas siaran, seperti pengembangan kamera sinematik, FanCam, SkyCam, drone, dan kamera taktis untuk memberikan pengalaman menonton pertandingan sepak bola yang berbeda dibandingkan dengan kompetisi lainnya.

Perwakilan klub Atlético Madrid dan RCD Espanyol juga menekankan bahwa teknologi juga penting dalam olahraga, terutama dalam perkembangan atlet dan inovasi digital. Di Espanyol misalnya, ada tiga pilar strategis yang tak pernah ditinggalkan.

Pertama, RCD Espanyol berusaha meningkatkan kinerja tim dengan dukungan teknologi yang inovatif. Lalu kedua, memperkuat keterlibatan penggemar untuk terhubung langsung dengan klub.

"Ketiga, mengoptimalkan biaya internal melalui transformasi digital," ujar Rodrigo Manuelo selaku Chief Technology Officer RCD Espanyol.

"Dengan berinvestasi pada ekosistem digital yang berkualitas tinggi, termasuk platform OTT, kami terus membawa klub ini ke level selanjutnya,” tambahnya.

Selain Espanyol, Sevilla FC juga menggunakan AI untuk pencarian bakat. Bahkan, mereka memiliki alat scouting cerdas yang dikembangkan sendiri memanfaatkan teknik AI konvensional dan Gen AI, yakni Scout Advisor.

“Sevilla FC menggunakan data dan teknologi untuk mengoptimalkan pengambilan keputusan di berbagai aspek klub, mulai dari analisis taktis dan pemanduan pemain hingga strategi komersial dan keterlibatan penggemar," ucap Elias Zamora Sillero, Chief Data Officer Sevilla FC.

"Kami menggunakan AI dan machine learning untuk mengidentifikasi pemain potensial, menganalisis perilaku penggemar, serta mengoptimalkan harga dan distribusi tiket,” lanjutnya.

Kemajuan teknologi di sepak bola dinilai punya peran yang sangat penting. Hal ini disampaikan oleh pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto.

“Teknologi dalam industri sepak bola memiliki peran penting, terutama di tim nasional. Salah satu inovasi yang digunakan saat ini adalah GPS, yang memungkinkan pemantauan performa pemain secara mendetail," kata Nova.

"Dengan teknologi ini, tim dapat menganalisis berbagai aspek kinerja, termasuk jarak tempuh saat berlari. Data ini sangat berguna dalam menilai daya tahan dan kekuatan pemain secara lebih akurat,” ujar legenda Persib Bandung ini menambahkan.

Sementara itu, Direktur Olahraga PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Herawan, menyatakan bahwa teknologi tidak hanya dapat dimanfaatkan di area teknis pertandingan. Kehadiran teknologi bisa membuat klub dan penggemar jadi lebih dekat.

"Persib Bandung percaya bahwa fans, klub dan pemain tidak dapat dipisahkan. Memiliki jutaan fans, membutuhkan sebuah platform untuk dapat berkomunikasi dan berinteraksi, dan teknologi adalah jawabannya," terangnya.

"Memaksimalkan penggunaan teknologi dapat memastikan tidak adanya barrier atau penghalang di antara fans, club dan juga pemain," pungkas Adhitia.

LaLiga Breaking News

Rizqi Ariandi

Menjadi jurnalis sejak 2016. Berpengalaman di desk sepak bola nasional. Pernah meliput Asian Games 2018, Piala AFF, SEA Games 2023, Piala Dunia U-17 2023, Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala Asia Futsal 2026
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan