Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Lakoni 200 Laga bersama Real Madrid, Zinedine Zidane Ungguli Sederet Pelatih Besar

Zidane lebih baik dari sejumlah pelatih bernama besar seperti Jose Mourinho hingga Carlo Ancelotti.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Senin, 15 Juni 2020
Lakoni 200 Laga bersama Real Madrid, Zinedine Zidane Ungguli Sederet Pelatih Besar
Zinedine Zidane (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Duel Real Madrid kontra Eibar di Stadion Alfredo Di Stefano, Senin (15/6) dini hari wib, punya makna istimewa bagi Zinedine Zidane. Pertandingan itu merupakan laga ke-200 Zizou sebagai pelatih Los Blancos.

Para pemain Madrid menyempurnakan momen istimewa Zidane tersebut dengan kemenangan. Tak tanggung-tanggung, Eibar dihajar dengan skor 3-1 pada laga perdana kedua tim di masa pandemi virus corona.

Tambahan tiga poin membuat Madrid menjaga jarak dengan sang pemuncak klasemen, Barcelona. Kedua tim masih terpisah dua poin dengan sepuluh laga tersisa.

Baca Juga:

5 Fakta Mengesankan Usai Real Madrid Menggulung Eibar: Sergio Ramos Paling Produktif

Real Madrid Menang 3-1, Zinedine Zidane Soroti Satu Kelemahan

Manchester United dan Real Madrid Bersaing Dapatkan Wonderkid Berusia 16 Tahun

Zinedine Zidane saat memberi instruksi kepada para pemain Real Madrid

Dari 200 laga, Zidane berhasil meraih 132 kemenangan, 26 kali kekalahan, dan 42 kali imbang. Ia membukukannya selama dua periode melatih yaitu 2016-2018 dan 2019 sampai saat ini.

Apa yang dilakukan Zidane bukan prestasi biasa. Tak mudah menangani klub sebesar Madrid dalam waktu lama.

Zidane menjadi pelatih ketiga yang bisa menangani Madrid sampai 200 laga. Ia hanya kalah dari Vicente Del Bosque (246 laga) dan Miguel Munoz (605 laga).

Seperti diketahui, Madrid merupakan salah satu klub raksasa bukan hanya di Spanyol tapi juga di Eropa. Tekanan menangani tim ini akan sangat berbeda dengan tim-tim lainnya.

Catatan tersebut juga membuat Zidane lebih baik dari para pelatih elite Eropa yang pernah menangani Madrid. Beberapa di antaranya adalah Jose Mourinho, Rafael Benitez, Carlo Ancelotti, Fabio Capello, hingga Jupp Heyenckes.

Mourinho yang terbilang sukses bersama Porto, Chelsea, dan Inter Milan hanya mampu memimpin Madrid dalam 178 laga. Hal itu dilakukan pada periode 2010 hingga 2013.

Carlo Ancelotti yang sukses mempersembahkan La Decima (trofi Liga Champions kesepuluh) hanya pernah memimpin Madrid sebanyak 119 laga. Sementara nama-nama lain bahkan tak mampu menembus angka 100.

Padahal secara pengalaman, Zidane masih relatif baru menekuni dunia kepelatihan. Pelatih berusia 47 tahun itu juga dianggap belum memiliki filosofi permainan yang jelas seperti halnya Pep Guardiola atau Mourinho.

Meski begitu, Zidane punya sebuah keahlian yang tak dimiliki para pelatih bernama besat tersebut. Ia mampu mengendalikan para pemain bintang Madrid menjadi satu kesatuan yang solid.

Kesulitan mengendalikan para pemain bintang merupakan salah satu penyebab utama kegagalan pelatih saat menangani Madrid. Namun Zidane mampu mengatasinya.

Hal itu bisa dibuktikan dengan tiga gelar Liga Champions yang diraih secara berturut-turut. Madrid menjadi satu-satunya klub di era modern yang mampu melakukannya.

Zinedine Zidane Real Madrid Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Liga Indonesia
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Persija Jakarta resmi merekrut gelandang Jepang Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan kontrak dua tahun. Eks Daegu FC itu diproyeksikan memperkuat lini tengah Macan Kemayoran di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Italia
Anan Khalaili Gagal Berlabuh, Inter Milan Ditawarkan 20 Bek Kanan
Inter Milan dikabarkan ditawari 20 bek kanan setelah gagal merekrut Anan Khalaili. Simak daftar pemain yang masuk radar Nerazzurri, termasuk Djed Spence, Guela Doue, dan Julian Ryerson.
Johan Kristiandi - Selasa, 14 Juli 2026
Anan Khalaili Gagal Berlabuh, Inter Milan Ditawarkan 20 Bek Kanan
Piala Dunia
Harga Tiket Inggris vs Argentina Melambung, Jauh Lebih Mahal daripada Prancis Lawan Spanyol
Harga tiket laga semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina dua kali lipat lebih mahal dibandingkan Prancis dan Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Harga Tiket Inggris vs Argentina Melambung, Jauh Lebih Mahal daripada Prancis Lawan Spanyol
Piala Dunia
Argentina Minta Pakai Jersey Tandang saat Lawan Inggris, Apa Alasannya?
Argentina dikabarkan mengajukan permintaan khusus kepada FIFA menjelang semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris. Apa alasannya?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Argentina Minta Pakai Jersey Tandang saat Lawan Inggris, Apa Alasannya?
Jadwal
Link Streaming Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol
Dapatkan link live streaming Prancis vs Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal kickoff 02.00 WIB, prediksi susunan pemain, dan informasi lengkap pertandingan.
Johan Kristiandi - Selasa, 14 Juli 2026
Link Streaming Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol
Bagikan