Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kontribusi Pemain J League Bawa Australia ke Qatar, Wakil Asia Jadi 6 di Piala Dunia 2022

Asia pun punya 6 wakil di Piala Dunia 2022.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Kamis, 30 Juni 2022
Kontribusi Pemain J League Bawa Australia ke Qatar, Wakil Asia Jadi 6 di Piala Dunia 2022
Mitchell Duke. (J League)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Timnas Australia menjadi negara ke enam yang bakal berlaga di Piala Dunia 2022 Qatar. Australia menang adu penalti atas Peru dengan skor 6-5 (0-0), dalam laga play-off interkontinental Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Ahmad bin Ali, Al Rayyan, Qatar, 13 Juni 2022 lalu.

Ini memang bukan kali pertama Australia lolos ke Piala Dunia, tetapi lolosnya Socceroos membuat sejarah tersendiri bagi persepak bolaan Asia.

Piala Dunia 2022 akan jadi kali pertama Asia mengirimkan enam wakil dalam perhelatan empat tahunan tersebut, dengan Australia jadi wakil keenam. Mereka menyusul lima negara lain yang sudah terlebih dahulu lolos yaitu Qatar (tuan rumah), Iran, Korea Selatan, Jepang, dan Arab Saudi.

Baca Juga:

Melihat Hasil Paruh Musim J1 League 2022: Yokohama F Marinos Berjaya, Anomali Vissel Kobe

Melihat 21 Pemain J League di Piala Asia U-23 2022

Ada peran khusus J League dalam upaya Australia menjadi satu dari enam wakil Asia tersebut. Ada dua pemain Liga Jepang yang dibawa pelatih Graham Arnold dalam skuatnya yang berlaga melawan Peru, yakni Adam Taggart (Cerezo Osaka) dan Mitchell Duke (Fagiano Okayama).

Mitchell Duke jadi starter sebagai striker tunggal di depan bagi Australia, bermain 69 menit sebelum ditarik keluar digantikan Awer Mabil. Dalam laga tersebut, Duke terus menjadi ancaman bagi Peru selama ia berada di atas lapangan.

Sedangkan Taggart memang tak bermain pada laga ini, tetapi ia berkontribusi tiga gol dalam delapan laga kualifikasi yang dijalani Australia.

Adam Taggart
Adam Taggart. (J League)

Memang, dalam sejarahnya tak sedikit pemain asal Australia yang pernah merasakan kerasnya atmosfer sepak bola Negeri Sakura era J League. Tercatat setidaknya ada 39 pemain asal Negeri Kanguru yang pernah bermain di J League dari kasta teratas hingga kasta ketiga.

Termasuk di dalamnya adalah pelatih timnas Australia saat ini, Graham Arnold, yang pernah membela Sanfrecce Hiroshima pada tahun 1997 sampai 1998.

Arnold bermain 28 kali di J1 League dan mencetak tujuh gol saat itu, sebelum kemudian kembali ke Liga Australia dan kini menjadi pelatih.

Saat itu, Arnold bergabung dengan rekan senegaranya, Anthony Popovic, yang merupakan pemain asal Australia pertama di J League.

Tony Popovic yang tampil luar biasa bersama Sydney United di Liga Australia diboyong Samfrecce Hiroshima pada pertengahan 1996.

Popovic bertahan lima tahun di Hiroshima, bermain 100 kali di semua ajang dengan catatan 16 gol, sebelum kemudian hijrah ke Liga Inggris bersama Crystal Palace pada musim panas 2001.

Setelah era mereka, ada banyak pemain timnas Australia yang bermain di Piala Dunia yang juga pernah berlaga di J League, seperti Andrew Nabbout (Urawa Red Diamonds), Milos Degenek (Yokohama F Marinos), Joshua Kennedy (Nagoya Grampus), dan Mark Milligan (JEF United Chiba).

Mitchell Langerak
Mitchell Langerak. (J League)

Kini, jejak para pemain Australia di J League tak hanya bisa ditemukan dalam diri Mitchell Duke dan Adam Taggart.

Selain keduanya, ada nama-nama seperti Mitchell Langerak (Nagoya Grampus), Thomas Deng (Albirex Niigata), Stefen Mauk (Fagiano Okayama), hingga Mohamed Adam (FC Imabari).

Piala dunia 2022 Piala Dunia 2022 Qatar Australia Timnas australia J League Breaking News

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan