Komisaris Persib: Daripada KLB, Lebih Baik Selesaikan Kompetisi dan Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan
BolaSkor com - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar menunjukan rasa kesalnya terkait rekomendasi yang dikeluarkan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan sebagai syarat untuk bisa melanjutkan kompetisi.
Pasalnya, salah satu rekomendasi yang dikeluarkan TGIPF bahwa PSSI harus menggelar kongres Luar Biasa (KLB). Tujuannya hanya ingin menghasilkan pemimpin yang berintegritas dan bertanggung jawab dari konflik kepentingan.
"Menurut saya, ini kan kejadian di Kanjuruhan, ini Bobotoh lagi sakit, para pendukung klub masing-masing terutama di Malang semua lagi sakit. Kita juga simpati kepada Malang semuanya. Di sini suporter menuntut mana keadilan dan selesaikan dulu siapa yang salah sekarang. Selesaikan dulu satu persatu, kenapa merembet jadi harus KLB dulu," ungkap Umuh Muchtar, Minggu (16/10).
Pria berkumis tebal ini meminta lebih baik kasus tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang menjadi fokus utama dibandingkan memaksa PSSI untuk menggelar KLB. Apalagi, tragedi yang menewaskan ratusan orang tersebut sudah terjadi sejak 1 Oktober 2022 lalu.
Baca Juga:
"Jadi selesaikan dulu dan setelah ini sudah jelas permasalahan kan ada tim investigasi, jangan dimolor-molor begini. Selesaikan cepat, setelah itu baru kita bicara lanjutan pertandingan dan siapapun juga boleh bicara karena semua punya hak dan opini, seperti tadi ada yang minta KLB," katanya.
Meski demikian, Umuh Muchtar merasa KLB tidak harus dilakukan secara tergesa-gesa. Apalagi Liga 1 2022/2023 sudah berjalan hingga pekan ke-10 dan ke-11.
"Selesaikan dulu pertandingan dan selesaikan dulu permasalahan Kanjuruhan biar suporter di seantero puas. Sekarang belum ada kejelasan mau dibawa kemana, orang semua bicara, ada yang pro, ada yang kontra,"
"Saya lihat ada orang marah-marah di televisi, saya pikir kenapa dia gila-gilaan seperti itu. Santai saja, serahkan semua pada tim investigasi, apa nanti keputusannya, dukung dulu. Tapi jangan bertele-tele juga. Baru setelah itu orang mau bicara seperti apa dan mau permintaan seperti apa. Kalau dalam situasi sekarang bubarkan PSSI atau gelar KLB itu mau gimana, ini harus pertanggung jawaban dari permasalahan ini," tegasnya.
Umuh Muchtar memastikan tidak mudah untuk bisa menggelar KLB. Ada beberapa proses yang harus dilakukan sesuai dengan pasal 34 dalam statuta PSSI.
"Tidak bisa pemerintah juga untuk meminta KLB. Kalau anggota semua mendesak baru (bisa). Kalau ini orang luar bicara KLB seperti itu, mengerti enggak aturannya. Selesaikan dulu dan semua menunggu. Semuanya bicara kanan kiri, orang yang enggak ngerti bicara lagi, ya itu yang saya katakan ada orang marah-marah. Santai saja bicara seperti saya ini," pungkasnya.(Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)
Tengku Sufiyanto
17.864
Berita Terkait
Dear Jakmania Jangan ke GBLA, Cukup Dukung dan Doa dari Jakarta Agar Persija Menang
Baru Tampil 46 Menit, Niclas Fullkrug Berharap Dipermanenkan AC Milan
Jelang Lawan Persib, Pemain Baru Persija Antusias Bakal Naik Rantis ke Stadion
Link Streaming Persebaya Surabaya vs Malut United, Sabtu 10 Januari 2025
Ruben Amorim Pergi, Amad Diallo Sedih Kehilangan Sosok Ayah
Kapten Pelita Jaya Jakarta Prediksi Persija Menang Tipis di Bandung
Pep Guardiola Yakin Antoine Semenyo Bisa Cepat Beradaptasi di Manchester City
The Jakmania Datangi Latihan Persija, Rizky Ridho Janji Bawa Kemenangan dari Markas Persib
7 Fakta Menarik Charlton Athletic vs Chelsea: Dominasi Mutlak The Blues