BolaSkor.com – Petualangan penyerang asal Meksiko, Santiago Gimenez, bersama AC Milan harus berakhir secara prematur.
Pemain berusia 25 tahun tersebut kini menatap babak baru dalam kariernya usai sepakat bergabung dengan klub raksasa Portugal, FC Porto.
Porto telah mencapai kesepakatan lisan untuk memboyong Gimenez dengan status pinjaman pada musim 2026-2027.
Baca Juga:
Kesepakatan tersebut menyertakan opsi pembelian senilai 18 juta euro (sekitar 20,8 juta dolar AS), yang dapat berubah menjadi kewajiban jika indikator tertentu terpenuhi.
Nasib ini berbanding terbalik dengan situasi 18 bulan lalu ketika Rossoneri merogoh kocek hingga 36 juta dolar AS untuk memboyongnya dari Feyenoord.
Tenggelamnya Karier Gimenez di Milan

Santiago Gimenez (Football-Italia)
Kepindahan tersebut sempat tercatat sebagai salah satu transfer termahal bagi pesepak bola asal Meksiko.
Namun, karier Gimenez di San Siro berubah menjadi mimpi buruk setelah pelatih Milan, Ruben Amorim, enggan memasukkannya ke dalam skema tim.
Amorim lebih memilih mendatangkan Goncalo Ramos serta mempromosikan penyerang muda akademi, Francesco Camarda.
Baca Juga:
Amorim bahkan mengambil tindakan tegas dengan memisahkan Gimenez dari latihan tim utama, mencopot nomor punggungnya, dan tidak mendaftarkannya di Serie A.
Sang pelatih sempat menegaskan Gimenez hanya akan diterima kembali jika gagal mendapatkan klub baru sebelum bursa transfer ditutup.
Mimpi Buruk Cedera dan Misi Penebusan di Portugal

Santiago Gimenez (Milan Reports)
Penyebab utama merosotnya posisi Gimenez di AC Milan adalah masa-masa penderitaan akibat paceklik gol yang amat panjang.
Setelah sempat tampil menjanjikan lewat torehan tiga gol dalam lima laga awal, ketajamannya mendadak sirna.
Sepanjang kariernya membela Milan, Gimenez tercatat hanya mampu mencetak tujuh gol dari 37 penampilan di semua ajang.
Gol terakhir yang ia sarangkan untuk Rossoneri bahkan terjadi pada laga Coppa Italia kontra Lecce pada 23 September 2025 lalu.
Baca Juga:
Situasi kian memburuk saat ia harus berkutat dengan masalah cedera pergelangan kaki parah. Gimenez terpaksa menjalani operasi pada pertengahan Desember 2025.
Cedera tersebut kembali kambuh saat ia membela timnas Meksiko di Piala Dunia 2026, kala berhadapan dengan Inggris.
Proses pemulihan cedera selama masa pramusim membuat Gimenez kehilangan momentum untuk membuktikan kemampuannya di hadapan Amorim.
Ketika fisiknya telah pulih total, posisinya di lini depan sudah tergeser sepenuhnya.
Kini, kepindahan ke FC Porto menjadi kesempatan emas bagi juru gedor lulusan akademi Cruz Azul tersebut untuk menyelamatkan kariernya di Eropa dan mengembalikan sentuhan emasnya.
Saya siap,
ujar Gimenez saat ditemui di bandara sebelum bertolak ke Portugal. "Saya merasa antusias dan bahagia karena ini adalah sebuah kesempatan baru."