Kisah Marselino Ferdinan Berebut Nomor Punggung di Timnas
BolaSkor.com - Marselino Ferdinan mematenkan nomor punggung 10 sejak membela Timnas Indonesia U-15. Dia membeberkan alasan di balik pemilihan nomor punggung 10 di skuat Merah Putih.
Nomor punggung merupakan bagian lain yang tak terpisahkan dari Marsel. Nomor keramat, 10, didapatkannya dengan cara yang tak biasa. Pembagian nomor punggung saat Timnas U-15 diasuh Fakhri Husaini dengan membiarkan pemain untuk memilih sendiri.
“Waktu itu pembagian nomor rebutan sama pemain lain. Sebenarnya pingin 7, tapi sudah dipakai teman. Dan hanya tersisa 4, 10, 13, dan 18. Ya, sudah saya ambil yang 10,” aku Marsel kepada BolaSkor.com.
Baca Juga:
Mengintip Persiapan Arab Saudi, Lawan Timnas Indonesia U-16 yang Sudah Jajal 5 Tim Eropa
Kapten Timnas Indonesia U-16 Tak Terganggu dengan Protokol Kesehatan Ketat dalam Pemusatan Latihan
Banyak pemain bermimpi dan berebut nomor sepuluh. Nomor ini katanya nomor keramat, nomor kebesaran pemain-pemain terbaik dunia. Sebut saja Lionel Messi di zaman sepak bola modern saat ini.
Nomor 10 kerap dianggap sebagai 'la Bandiera' atau simbol utama sebuah klub di tanah Italia. Sebut saja Francesco Totti (AS Roma), Alessandro Del Piero ketika masih berseragam Juventus. Atau bahkan Roberto Baggio yang pernah mengenakan nomor keramat ini untuk 3 tim besar Serie A Italia (AC Milan, Inter Milan, dan Juventus).
Nomor ini diyakini sering menimbulkan tekanan kepada si pemakai. Namun Marsel menggunakannya tanpa merasa tertekan. “Memang nomor keramat, katanya bikin mental tertekan. Tapi saya bikin nyaman aja,” ungkap gelandang kelahiran Jakarta itu.
Marselino Ferdinan mengaku ingin terus dikenal sebagai pemain nomor 10. Dia bertekad mempertahankan nomor tersebut di timnas. Tak hanya itu, adik kandung winger Persebaya Oktafianus Fernando ingin memutus anggapan gagal menunjukkan kualitas terbaik saat mengenakan nomor 10.
“Saya seterusnya ingin memakai nomor punggung 10. Dan ingin memutus anggapan bahwa pemain yang pakai nomor 10 di timnas bakal gagal,” tandasnya. (Laporan Kontributor Kurniawan/Surabaya)
Frengky Aruan
15.464
Berita Terkait
Hasil Super League 2025/2026: Malut United Kalah, Persib vs Persija Jadi Penentu Juara Paruh Musim
Link Streaming Persebaya Surabaya vs Malut United, Sabtu 10 Januari 2025
Bernardo Tavares Tak Akan Bajak Pemain PSM, Datangkan Dua Pemain Asing Anyar ke Persebaya
Tiba di Surabaya, Bernardo Tavares Bicara Satu Abad Persebaya Surabaya
Persebaya Surabaya Sempat Kaget Taktik Bertahan Madura United
Hasil Super League 2025/2026: Persebaya Menang Tipis dari Madura United, Borneo FC ke Puncak Klasemen
Unggul Statistik, Persebaya Tak Boleh Lengah Lawan Madura United
Hasil Super League 2025/2026: Persebaya Bungkam Persijap 4-0, Madura United Permalukan Semen Padang
Makna Natal bagi Marselino Ferdinan
Persebaya Surabaya Resmi Perkenalkan Bernardo Tavares sebagai Pelatih Baru