Kisah Bagaimana Bali United Dicintai Suporter

Bali United merupakan fenomena sepak bola nasional.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Senin, 08 Maret 2021
Kisah Bagaimana Bali United Dicintai Suporter
NSB 12 dan Semeton Dewata saat memberikan dukungan pada Bali United di Sleman. (BolaSkor.com/Putra Wijaya)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Bali United merupakan fenomena sepak bola nasional. Hanya dalam waktu lima tahun, Serdadu Tridatu mampu menjadi raja dari kompetisi Liga 1 2019. Profesionalisme manajemen membuat suporter Bali United terus tumbuh pesat.

Bali United kerap disebut sebagai klub "siluman". Istilah ini kerap disematkan suporter dari klub lain lantaran Bali United merupakan hasil akuisisi dari klub perserikatan, Persisam Samarinda tahun 2014 lalu.

Pengusaha sukses, Pieter Tanuri merupakan sosok dibalik akuisisi Persisam. Sempat terpikir membuat klub di Yogyakarta, Pieter akhirnya memilih Bali sebagai markas timnya. Bali United kemudian resmi terbentuk pada 15 Februari 2015.

Hanya dalam waktu singkat, Bali United melejit ke tangga teratas. Hampir juara pada Liga 1 2017, gelar pertama akhirnya didapat pada Liga 1 2019. Bali United sudah juara ketika kompetisi masih menyisakan empat laga.

Baca Juga:

Lerby Eliandry Ungkap Pelajaran Berharga Usai Uji Coba Lawan Timnas U-23

Teco: Bali United Masih Negosiasi dengan Stefano Lilipaly

Kesuksesan bukan saja dengan membentuk tim juara. Sebagai klub "pendatang", Bali United sangat dicintai warga Bali. Serdadu Tridatu menjadi kebanggaan lain, setelah Bali selama ini begitu dikenal karena wisata alamnya.

Bali United mencatatkan kenaikan jumlah penonton laga kandang setiap tahunnya. Di Liga 1 2017, total jumlah penonton 17 laga kandang mencapai 243.918 orang.

Jumlah ini meningkat pada Liga 1 2018. Ada 258.433 penonton yang hadir dalam 17 laga kandang Bali United. Rekor terjadi pada Liga 1 2019. Jumlah penonton 17 laga Bali United mencapai 294.072 orang.

Bali United berada di bawah Persija Jakarta dan PSS Sleman pada 2019. Prestasi ini sangat fantastis mengingat Bali United bisa mengalahkan deretan klub-klub tua Tanah Air.

Terbesit pertanyaan mengapa Bali United begitu cepat tumbuh. Padahal, Pieter Tanuri tak punya sejarah panjang dalam pengelolaan sepak bola nasional. Sebelum membuat Bali United, Pieter Tanuri sempat masuk dalam jajaran petinggi Persib Bandung.

Bali United
Suporter Bali United. (BolaSkor.com/Putra Wijaya)



Ketua Semeton Dewata Bulldog, Ketut Budi pun membocorkan kerja keras Bali United hingga dicintai masyarakat Pulau Dewata. Transparansi dan profesionalisme menjadi faktor utama yang kala itu memikat hati masyarakat untuk berbondong-bondong ke stadion.

"Masalah orang lain mengatakan tim ini siluman, tim ini abal-abal, terserah, intinya kalai dia bisa melihat secara tim, maupun manajemen, tim ini sangat beda, sangat profesional. Tidak ada yang ditutup-tutupi, semua transparan, dari sana kita semangat banget. Kita sekarang memiliki tim profesional yang bahkan di luar negeri, tim-timnya sudah mengajak Bali United bertanding," ucap Ketut Budi, Senin (8/3).

Ketut Budi sudah aktif mengikuti perkembangan sepak bola Bali, sejak era Gelora Dewata. Kemudian berlanjut pada era Perseden Denpasar, Persegi Gianyar hingga Persekaba Badung.

Gelora Dewata sempat berjaya sebelum kemudian hengkang ke Sidoarjo. Sangat lama menanti datangnya tim profesional, sampai kemudian Bali United berdiri pada 2015 lalu. Ketut Budi melihat Pieter Tanuri bersama sang adik, Yabes Tanuri serta manajemen kerap menghadirkan terobosan baru di sepak bola Tanah Air.

"Bali United merupakan satu-satunya tim yang banyak sponsornya. Dari pihak sponsor pasti tidak asal-asalan dalam melihat sebuah tim. Pasti dilihat dari profesionalismenya, manajemen bagus, denga begitu otomatis keuangan jadi bagus. Saya lihat sekarang Bali United masih jadi contoh tim di Indonesia. Walau baru tapi sangat profesional," tuturnya.

Bali United
Suporter Bali United NSB12. (BolaSkor.com/Putra Wijaya)



Suporter Bali United bukan saja memiliki anggota warga asli Bali. Banyak dari mereka merupakan pendatang yang bekerja di Bali. Salah satunya pria asal Solo, Heru Prasetyo. Anggota dari Pasoepati Dewata ini kerap menyaksikan langsung Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

"Keberadaan coach Indra Sjafri pada 2015 lalu yang membuat saya awalnya tertarik pada Bali United. Saat itu coach Indra datang dengan prestasi sebagai juara Piala AFF U-19," jelas Heru.

Heru tak melepas identitasnya sebagai suporter Persis Solo. Bahkan dia kerap nekat pulang ke Solo atau Madiun untuk sekadar mendukung Persis Solo di Liga 2. Namun, Bali United merupakan sebuah klub dengan pengelolaan profesional yang kini berada di daerah domisilinya.

"Saya dari kecil memang suka menonton bola. Kalau dibilang sangat fanatik ya tidak, fanatiknya tetap ke Persis Solo. Tapi, saya sudah sembilan tahun bekerja di Bali. Ada klub tempat saya mencari makan. Pastinya setiap ada pertandingan saya nonton langsung. Harapannya Bali United menjadi juara Liga 1," ungkapnya.

Gelar Liga 1 2019 menjadi pembuka dari deretan piala yang berpotensi didapat Bali United. Tantangan terbesar saat ini adalah berprestasi di Asia. Dalam dua edisi Piala AFC, Bali United selalu gagal. Tahun 2021 menjadi kesempatan ketiga yang wajib dimaksimalkan. Bila itu tercapai, Bali United semakin sulit dikejar klub-klub lain di Indonesia. (Laporan Kontributor Putra Wijaya/Bali)

Bali United Liga 1 Breaking News

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Persija Tidak Didampingi Shin Tae-yong Lawan PSMS, Shayne Pattynama Main?
Persija Jakarta tanpa Shin Tae-yong saat menghadapi PSMS Medan di League Cup 2026/2027. Choi In-cheul menggantikan peran STY, sementara Shayne Pattynama belum dipastikan bermain.
Rizqi Ariandi - Senin, 02 November 2026
Persija Tidak Didampingi Shin Tae-yong Lawan PSMS, Shayne Pattynama Main?
Liga Indonesia
Dewa United Bidik Trofi League Cup 2026/2027, 3 Pemain Asing Belum Diputuskan
Dewa United membidik trofi League Cup 2026/2027. Osmar Loss masih menentukan tiga pemain asing yang akan didaftarkan untuk menghadapi Persita dan Persiraja.
Rizqi Ariandi - Senin, 02 November 2026
Dewa United Bidik Trofi League Cup 2026/2027, 3 Pemain Asing Belum Diputuskan
Liga Indonesia
Marselino Ferdinan dan Shayne Pattynama Masuk Skuad Persija di League Cup, Berikut Daftarnya
Persija Jakarta mendaftarkan 25 pemain untuk League Cup 2026/2027. Marselino Ferdinan, Shayne Pattynama, dan tiga pemain asing masuk dalam skuad pilihan Shin Tae-yong.
Rizqi Ariandi - Senin, 02 November 2026
Marselino Ferdinan dan Shayne Pattynama Masuk Skuad Persija di League Cup, Berikut Daftarnya
Liga Indonesia
League Cup Jadi Kesempatan Pemain Cadangan Arema FC Rebut Tempat Utama
Arema FC menjadikan League Cup 2026/2027 sebagai kesempatan bagi pemain minim menit bermain untuk unjuk kemampuan dan merebut tempat di tim utama.
Rizqi Ariandi - Senin, 02 November 2026
League Cup Jadi Kesempatan Pemain Cadangan Arema FC Rebut Tempat Utama
Liga Indonesia
PSM Makassar Luncurkan Jersey Spesial untuk League Cup 2026/2027, Pakai Logo Lawas
PSM Makassar meluncurkan jersey spesial HUT ke-111 dengan logo lawas era 2000-an. Seragam edisi terbatas ini dipakai di League Cup 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Senin, 02 November 2026
PSM Makassar Luncurkan Jersey Spesial untuk League Cup 2026/2027, Pakai Logo Lawas
Jadwal
Jadwal Lengkap Round 1 League Cup 2026/2027, Dibuka PSMS vs Persija Besok Malam
Jadwal lengkap round 1 League Cup 2026/2027 pada 3-4 November. PSMS Medan vs Persija Jakarta menjadi laga pembuka turnamen.
Rizqi Ariandi - Senin, 02 November 2026
Jadwal Lengkap Round 1 League Cup 2026/2027, Dibuka PSMS vs Persija Besok Malam
Klasemen
Hasil dan Klasemen Super League 2026/2027: Raih Kemenangan Terbesar, Persib Dekati Persija
Persib Bandung menang telak 4-0 atas Isenmulang Kalteng FC pada pekan kedelapan Super League 2026/2027. Luka Menalo mencetak dua gol.
Rizqi Ariandi - Minggu, 01 November 2026
Hasil dan Klasemen Super League 2026/2027: Raih Kemenangan Terbesar, Persib Dekati Persija
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Pilih 3 Pemain Asing Persija untuk League 2026/2027, Ini Daftarnya
Shin Tae-yong memilih tiga pemain asing Persija Jakarta untuk League Cup 2026/2027. Kerim Memija, Kyohei Yoshino, dan Kwon Chang-hoon masuk daftar pilihan.
Rizqi Ariandi - Minggu, 01 November 2026
Shin Tae-yong Pilih 3 Pemain Asing Persija untuk League 2026/2027, Ini Daftarnya
Liga Indonesia
BIS Tidak Bersahabat dengan Persija dan Shin Tae-yong, Dua Kali Datang Dua Kali Kalah
Shin Tae-yong menyebut Banten International Stadium (BIS) tidak cocok untuk dirinya dan Persija Jakarta. Macan Kemayoran dua kali kalah di stadion tersebut musim ini.
Rizqi Ariandi - Minggu, 01 November 2026
BIS Tidak Bersahabat dengan Persija dan Shin Tae-yong, Dua Kali Datang Dua Kali Kalah
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Kesal Persija Kalah dari Dewa United: Seperti Bunuh Diri
Shin Tae-yong kesal Persija Jakarta kalah 1-2 dari Dewa United akibat kesalahan sendiri. Macan Kemayoran kini hanya unggul satu poin di puncak Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Minggu, 01 November 2026
Shin Tae-yong Kesal Persija Kalah dari Dewa United: Seperti Bunuh Diri
Bagikan