Ketua Wasit FIFA Punya Gagasan Baru Usai Lihat Manchester United Dibantai Liverpool

Pierluigi Collina punya gagasan baru soal perpanjangan waktu.
Arief HadiArief Hadi - Jumat, 10 Maret 2023
Ketua Wasit FIFA Punya Gagasan Baru Usai Lihat Manchester United Dibantai Liverpool
Mantan wasit profesional Italia, Pierluigi Collina (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sepekan berlalu sejak Manchester United dipermalukan rival abadi, Liverpool, di Anfield dengan kekalahan telak 0-7. Red Devils sudah bangkit dan kembali meraih kemenangan saat melawan Real Betis di Liga Europa (menang 4-1).

Pada akhirnya hasil laga itu hanya memberikan tiga poin untuk Liverpool dan Man United gagal meraih poin, tetapi sejarah akan tercatat selamanya dan itu akan terus ada dalam rivalitas North West Derby.

Berbeda pendapat dengan khalayak umum, mantan wasit asal Italia yang kini jadi Ketua Wasit FIFA, Pierluigi Collina, melihat ada satu hal unik dari pertandingan tersebut. Collina menyoroti soal perpanjangan waktu.

Menurut Collina dengan idenya yang radikal, FIFA atau wasit dapat mempertimbangkan untuk membatalkan perpanjangan waktu di masa depan jika ada satu tim yang unggul dengan skor telak.

Baca Juga:

Hasil Liga Europa: Manchester United Mengamuk, Juventus Menang Tipis, Arsenal Tertahan

Gol Pertama Wout Weghorst di Old Trafford, Tangisan, dan Hasil Kerja Keras

Menilik Rekam Jejak Manchester United Usai Menelan Kekalahan Telak

Ide dari Collina cukup mendapatkan banyak pertentangan, sebab jika itu diterapkan maka klub-klub akan kesulitan meningkatkan selisih gol mereka dan bisa berdampak kepada posisi finish di liga. Collina juga berkaca pada Piala Dunia 2022 sebagai contoh soal waktu dalam laga sepak bola.

"Itu adalah satu (menit waktu tambahan di babak pertama di Anfield) ditambah tiga (di babak kedua). Saya dapat memahami bahwa menunjukkan jumlah waktu yang relevan saat skor 7-0 sulit untuk dipahami dalam pertandingan tertentu," papar Collina dikutip dari Dailymail.

"Tetapi jika peraturan kompetisi mengatakan bahwa selisih gol relevan untuk peringkat di akhir (musim), bahkan satu gol yang dicetak atau tidak dicetak dapat membuat perbedaan."

"Ketika saya bermain bisbol, ada aturan bahwa, setelah inning keenam, jika ada perbedaan skor lebih dari enam, pertandingan selesai."

Tentu saja jika aturan itu diterapkan maka akan ada perubahan kembali pada regulasi peraturan sepak bola.

"Mungkin di masa depan kita dapat mempertimbangkan dalam hukum permainan untuk mengatakan bahwa waktu tambahan tidak diberikan di akhir pertandingan jika ada perbedaan gol 'X' antara tim. Tapi ini akan menjadi (perubahan) hukum permainan," urai Collina.

Liverpool Premier League Manchester United

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Terancam Sanski Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran Premier League. Chairman Khaldoon Al Mubarak buka suara dan bertekad buktikan kebenaran.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 26 September 2026
Terancam Sanski Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Inggris
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak potensi hukuman, dari pengurangan poin hingga pencabutan gelar.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Inggris
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran regulasi Premier League. Sanksi belum diputuskan dan City diperkirakan banding.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Inggris
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Eric Cantona mengkritik pandangan Sir Jim Ratcliffe soal imigrasi. Legenda Man United itu menilai sepak bola dibangun dari berbagai gelombang imigrasi.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Inggris
Dulu Barcelona Diejek, Sekarang Manchester United Jualan Rumput Stadion
Dulu Barcelona diejek karena menjual rumput Camp Nou, kini Manchester United melakukan hal serupa dengan potongan rumput Old Trafford.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Dulu Barcelona Diejek, Sekarang Manchester United Jualan Rumput Stadion
Inggris
Rumor Gabung Manchester United Tidak Penting untuk Full-back Newcastle United
Rumor Manchester United tidak memengaruhi Lewis Hall. Full-back Newcastle itu memilih bertahan dan meneken kontrak baru hingga 2031.
Arief Hadi - Rabu, 23 September 2026
Rumor Gabung Manchester United Tidak Penting untuk Full-back Newcastle United
Inggris
Kursi Manajer Manchester United Semakin Panas, Antonio Conte dan Julian Nagelsmann Jadi Kandidat
Manchester United mulai dikaitkan dengan Antonio Conte dan Julian Nagelsmann setelah Michael Carrick meraih hasil buruk. Siapa calon penggantinya?
Johan Kristiandi - Rabu, 23 September 2026
Kursi Manajer Manchester United Semakin Panas, Antonio Conte dan Julian Nagelsmann Jadi Kandidat
Inggris
Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal, Gajinya Jadi Sebegini
Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal dengan kenaikan gaji signifikan. Berapa gaji sang manajer? Simak nominal dan bonusnya.
Johan Kristiandi - Rabu, 23 September 2026
Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal, Gajinya Jadi Sebegini
Inggris
Kylian Mbappe Blak-blakan Mengaku Hampir Pindah ke Liverpool
Kylian Mbappe mengungkap dirinya hampir bergabung dengan Liverpool. Sang ibu bahkan mendorongnya ke Anfield sebelum akhirnya memilih PSG.
Johan Kristiandi - Rabu, 23 September 2026
Kylian Mbappe Blak-blakan Mengaku Hampir Pindah ke Liverpool
Inggris
Meski Baru Menang 2 Kali, Manchester United Tak Bisa Diremehkan
Manchester United baru meraih dua kemenangan dari tujuh laga musim ini. Matheus Cunha meminta publik tetap tenang dan tidak meremehkan Setan Merah.
Arief Hadi - Selasa, 22 September 2026
Meski Baru Menang 2 Kali, Manchester United Tak Bisa Diremehkan
Bagikan