Ketika Manajer Manchester United di Bawah Tekanan

Bagaimana para pendahulu Jose Mourinho tersebut merespons tekanan. Dan tentunya bagaimana nasib mereka.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Minggu, 26 Agustus 2018
Ketika Manajer Manchester United di Bawah Tekanan
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Jose Mourinho mengaku jarang membaca pemberitaan mengenai dirinya. Namun sudah dipastikan dia mengetahui bahwa dirinya saat ini sedang ada di bawah tekanan.

Jelang musim ini dimulai, Mourinho masih mendapatkan dukungan dari petinggi klub. Namun kekalahan 2-3 dari Brighton pekan kemarin membuat posisi manajer asal Portugal itu menjadi rawan.

Banyak hal yang membuat Mourinho disoroti oleh klub. Mulai dari permainan yang tidak atraktif, pertikaian dengan pemain senior, serta keluhan Mourinho mengenai hasil bursa transfer. Tidak heran beredar rumor tentang nasib Mourinho meski Premier League baru bergulir tiga pekan.

Mourinho sendiri bukanlah arsitek pertama yang mengalami tekanan di Man United. Hal serupa tentu saja dialami manajer-manajer United sebelumnya, tidak terkecuali Sir Alex Ferguson.

Yang menarik adalah bagaimana para pendahulu Mourinho tersebut merespons tekanan. Dan tentunya bagaimana nasib mereka.

Sir Alex Ferguson (1989-90)

Musim 1989-90 bisa dikatakan merupakan masa tersulit dalam karier Alex Ferguson. Bahkan banyak yang mengatakan Sir Alex nyaris dipecat pada periode ini.

Bagaimana tidak, kala itu Setan Merah mencatat 11 laga tanpa kemenangan. Keresahan suporter sudah mencapai titik tertinggi sejak Ferguson datang pada 1986. "Tiga tahun penuh alasan" demikian spanduk yang dipajang di dalam Old Trafford kala itu. Ferguson sendiri mengatakan, Desember 1989 merupakan masa terkelam dirinya bersama United.

Pada Januari 1990, United menghadapi Nottingham Forest di ajang Piala FA. Banyak yang menilai, Ferguson akan didepak jika kalah dalam laga ini. Beruntung, gol kemenangan yang dicetak Mark Robbins menyelematkan karier Ferguson.

Meski hanya finis di urutan ke-13 di liga, Ferguson dipertahankan sebagai pelatih setelah Man Utd sukses menjuarai Piala FA usai mengalahkan Crystal Palace di final.

Premier League Manchester United

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Vonis Bersalah Manchester City Tak Bisa Menghapus Masa-masa Kejayaan Pemain
Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial. Kyle Walker menegaskan vonis tersebut tak bisa menghapus kenangan kejayaan para pemain.
Arief Hadi - Rabu, 07 Oktober 2026
Vonis Bersalah Manchester City Tak Bisa Menghapus Masa-masa Kejayaan Pemain
Inggris
Hukuman untuk Manchester City Seharusnya Berlaku Selama 3 hingga 5 Tahun
Jamie Carragher menilai Manchester City seharusnya mendapat hukuman 3-5 tahun atas kasus pelanggaran finansial Premier League.
Arief Hadi - Rabu, 07 Oktober 2026
Hukuman untuk Manchester City Seharusnya Berlaku Selama 3 hingga 5 Tahun
Inggris
Beri Indikasi Klub Barunya, Antonio Conte Singgung Manchester United?
Antonio Conte mengungkap kriteria klub yang ingin dilatihnya. Pernyataannya memicu spekulasi soal Manchester United dan peluang kembali ke Inggris.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Beri Indikasi Klub Barunya, Antonio Conte Singgung Manchester United?
Inggris
Senilai 50 Juta Euro, Pemain Manchester United Bisa Bereuni dengan Amorim di AC Milan
AC Milan mengincar Leny Yoro untuk bursa Januari 2027. Bek Manchester United itu berpeluang bereuni dengan Ruben Amorim di San Siro.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Senilai 50 Juta Euro, Pemain Manchester United Bisa Bereuni dengan Amorim di AC Milan
Inggris
Virus FIFA, 2 Pemain Arsenal Kembali dalam Kondisi Cedera
Virus FIFA kembali menghantam Arsenal. Christos Tzolis dan Kai Havertz mengalami cedera hamstring saat membela timnas masing-masing.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Virus FIFA, 2 Pemain Arsenal Kembali dalam Kondisi Cedera
Inggris
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Vonis Manchester City memicu ketegangan Inggris-UEA. Pemerintah UEA dilaporkan mengancam menarik investasi miliaran poundsterling dari Inggris.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Inggris
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Skandal finansial Manchester City menjadi topik pembicaraan di skuad Inggris. Thomas Tuchel memilih tak berspekulasi jelang lawan Kroasia.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Inggris
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Manchester City mengajukan banding atas vonis pelanggaran aturan keuangan Premier League dan menegaskan klub tidak bersalah atas dakwaan tersebut.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Inggris
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Jamie Carragher merasa kasihan kepada pemain Man City, tetapi menilai gelar Premier League pada periode pelanggaran finansial harus dicabut.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Inggris
Belum Pensiun, Mantan Bek Manchester United Gabung Porto
Chris Smalling belum pensiun di usia 36 tahun. Mantan bek Manchester United itu meninggalkan Al-Fayha dan bergabung dengan FC Porto.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Belum Pensiun, Mantan Bek Manchester United Gabung Porto
Bagikan