Keras Kepala Menjadikan Pep Guardiola sebagai Pelatih Top Eropa

Pelatih Ajax Amsterdam Erik ten Hag mengagumi Pep Guardiola sebagai pelatih terbaik dunia.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 11 Mei 2020
Keras Kepala Menjadikan Pep Guardiola sebagai Pelatih Top Eropa
Pep Guardiola (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pelatih Ajax Amsterdam Erik ten Hag tidak menutupi kekagumannya kepada manajer Manchester City, Pep Guardiola. Menurut Ten Hag pelatih asal Spanyol bisa jadi yang terbaik karena ia keras kepala dengan filosofi yang diyakininya.

Tidak pernah ada yang meragukan kualitas Guardiola sebagai pelatih top Eropa dengan koleksi trofi yang pernah diraihnya. Catatan itu bertambah spesial karena Guardiola meraihnya dengan filosofi sepak bola ofensif dan menghibur.

Guardiola (49 tahun) sudah meraih kesuksesan di tiap klub yang dilatihnya dari Barcelona, Bayern Munchen, hingga Manchester City dengan metode kepelatihannya itu.

Erik ten Hag yang menerapkan filosofi sepak bola yang sama (ofensif) mengagumi Guardiola, namun dalam kariernya ada satu kali kesalahan yang pernah dibuatnya kala mulai melatih Man City pada musim 2016-17.

Baca Juga:

Sukses di Barcelona, Pep Guardiola Dianggap Hanya Beruntung

Pep Guardiola Bukan Pelatih yang Bagus untuk Pemain Bertahan

Wawancara Luis Milla: Rahasia Transfer Barcelona ke Real Madrid hingga Sepak Bola ala Jurgen Klopp-Guardiola

Pep Guardiola

"Hanya sekali dalam kariernya Pep membuat kesalahan - di tahun pertamanya di Manchester City ketika dia benar-benar meremehkan kekuatan dan kecepatan Liga Primer," terang Ten Hag dikutip dari Standard Sports.

"Dia menyadari bahwa Anda tidak dapat memainkan jenis sepak bola yang ia cintai tanpa memiliki beberapa atlet yang kuat secara fisik - jadi ia memboyong pemain. Jadi ia bukan pelatih yang keras kepala."

Tidak keras kepala dan beradaptasi dengan liga tempat timnya bermain, tetapi Guardiola keras kepala ketika berbicara mengenai filosofi sepak bola yang dipercayainya karena itu yang menjadikannya pelatih terbaik di Eropa.

"Ya, dia (Guardiola) keras kepala dalam filosofinya, tetapi tidak dalam eksekusi. Dan itu membuatnya menjadi yang terbaik," tambah Ten Hag.

"Tidak ada yang akan pernah melupakan Guardiola. Dia telah memenangkan banyak trofi sebagai permulaan - tetapi ini terutama tentang bagaimana timnya bermain. Guardiola hanya ingin memenangkan pertandingan dengan sepak bola yang indah, sama seperti gurunya Johan Cruyff."

“Dan yang membuatnya menonjol adalah bahwa ia membuktikan kualitasnya sebagai pelatih top di Spanyol, Jerman dan sekarang Inggris. Dia telah beradaptasi dengan budaya di setiap negara," urai Ten Hag.

Breaking News Pep Guardiola Erik ten Hag Manchester City
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

16.339

Berita Terkait

Inggris
Bersama Luka Modric, Snoop Dogg Ingin Bawa Swansea ke Premier League
Rapper legendaris Snoop Dogg mengatakan dia ingin terlibat langsung dalam membantu membawa Swansea City kembali ke Premier League.
Yusuf Abdillah - Minggu, 01 Februari 2026
Bersama Luka Modric, Snoop Dogg Ingin Bawa Swansea ke Premier League
Inggris
Liam Rosenior Akui Chelsea Main Jelek saat Kalahkan West Ham
Chelsea harus bersusah payah untuk bisa memetik kemenangan 3-2 saat menjamu Newcastle United.
Yusuf Abdillah - Minggu, 01 Februari 2026
Liam Rosenior Akui Chelsea Main Jelek saat Kalahkan West Ham
Inggris
7 Fakta Menarik Jelang Duel Manchester United vs Fulham di Old Trafford
Manchester United sedang dalam tren positif jelang pertandingan kontra Fulham yang akan berlangsung di Stadion Old Trafford.
Yusuf Abdillah - Minggu, 01 Februari 2026
7 Fakta Menarik Jelang Duel Manchester United vs Fulham di Old Trafford
Spanyol
Rayo Vallecano vs Real Madrid: Arbeloa Ogah Parkir Vinicius
Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa memastikan tetap menurunkan Vinicius Junior pada laga melawan Rayo Vallecano.
Yusuf Abdillah - Minggu, 01 Februari 2026
Rayo Vallecano vs Real Madrid: Arbeloa Ogah Parkir Vinicius
Italia
Resmi! AC Milan Perpanjang Kontrak Mike Maignan hingga 2031
Kiper AC Milan Mike Maignan akhirnya resmi memperpanjang kontraknya hingga 30 Juni 2031.
Yusuf Abdillah - Minggu, 01 Februari 2026
Resmi! AC Milan Perpanjang Kontrak Mike Maignan hingga 2031
Italia
Bergeliat Jelang Penutupan Transfer, Juventus Rekrut Eks Winger Chelsea
Juventus bergerak cepat jelang penutupan bursa transfer musim dingin. Kesepakatan dengan OGC Nice tercapai, Jeremie Boga siap kembali ke Serie A. Tes medis segera?
Johan Kristiandi - Minggu, 01 Februari 2026
Bergeliat Jelang Penutupan Transfer, Juventus Rekrut Eks Winger Chelsea
Inggris
Liverpool Bekuk Newcastle United, Slot Puji Etos Kerja Ekitike dan Loyalitas Konate
Bos Liverpool Arne Slot mengungkapkan puas dengan penampilan tim asuhannya yang sempat tertinggal lebih dulu ari Newcastle United.
Yusuf Abdillah - Minggu, 01 Februari 2026
Liverpool Bekuk Newcastle United, Slot Puji Etos Kerja Ekitike dan Loyalitas Konate
Italia
Kesulitan Gabung AC Milan, Jean-Philippe Mateta Luapkan Kekesalan di Instagram
Jean-Philippe Mateta dikabarkan geram karena transfernya ke AC Milan terancam gagal. Sang striker meluapkan kekesalan di Instagram dan membuat spekulasi makin panas jelang penutupan bursa.
Johan Kristiandi - Minggu, 01 Februari 2026
Kesulitan Gabung AC Milan, Jean-Philippe Mateta Luapkan Kekesalan di Instagram
Spanyol
Kemenangan Barcelona Melawan Elche Memakan Korban
Barcelona sukses menumbangkan Elche 3-1 di LaLiga, namun kemenangan itu dibayangi kabar buruk. Dua pemain inti Barca mengalami masalah fisik dan kondisinya jadi sorotan jelang laga berikutnya.
Johan Kristiandi - Minggu, 01 Februari 2026
Kemenangan Barcelona Melawan Elche Memakan Korban
Jadwal
Jadwal dan Link Streaming Cremonese vs Inter Milan, Senin 2 Februari 2026
Inter Milan akan bertandang ke markas Cremonese pada pertandingan lanjutan Serie A 2025-2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 01 Februari 2026
Jadwal dan Link Streaming Cremonese vs Inter Milan, Senin 2 Februari 2026
Bagikan