Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kepolisian Beber Kronologi Penanganan Suporter Sampai Ada Gas Air Mata di Tragedi Kanjuruhan

Salah satu penyebab jatuhnya korban ratusan jiwa dalam kerusuhan yang terjadi dalam pertandingan Arema FC versus Persebaya Surabaya, tak lepas dari adanya gas air mata.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Minggu, 02 Oktober 2022
Kepolisian Beber Kronologi Penanganan Suporter Sampai Ada Gas Air Mata di Tragedi Kanjuruhan
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta. (BolaSkor.com/Bimaswara Dumugi)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Salah satu penyebab jatuhnya korban ratusan jiwa dalam kerusuhan yang terjadi dalam pertandingan Arema FC versus Persebaya Surabaya, tak lepas dari adanya gas air mata. Upaya itu dilakukan setelah situasi semakin mencekam karena banyaknya suporter yang akan menyerbu ke tengah lapangan.

Pihak kepolisian pun membeberkan koronologi bagaimana skema pengamanan yang dilakukan saat pertandingan. Termasuk hingga adanya gas air mata yang disemprotkan ke arah suporter yang memenuhi tribun sisi selatan dan utara Stadion Kanjuruhan Malang.

"Dalam video yang beredar, terlihat pertandingan berjalan dengan baik sampai selesai. Beberapa suporter yang tidak puas lalu turun (ke lapangan). Turunnya (suporter) itu membahayakan ofisial tim baik Arema FC maupun Persebaya," terang Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta kepada awak pers di Polres Malang, Minggu (2/10) pagi.

Baca Juga:

Ratusan Korban Meninggal Dunia dalam Tragedi Kanjuruhan

Arema FC Bisa Dilarang Jadi Tuan Rumah di Sisa Laga Liga 1 2022/2023

Pihaknya juga menegaskan pelepasan gas air mata tidak begitu saja dilakukan. Namun sudah melalui sejumlah pertimbangan sesuai standar prosedur, di antaranya melakukan imbauan agar suporter tidak menyerbu lapangan.

"Sudah diimbau beberapa kali. Tapi imbauan tidak dituruti, ada perlawanan (dan) pemukulan juga ke petugas. Kami mendalami mengapa suporter begitu beringas. Jadi, langkah-langkah (melontarkan) gas air mata itu sudah didahului dengan imbauan," beber Nico Afinta.

Situasi pun menjadi semakin mencekam bagi suporter yang berada di tengah tribun. Mereka lalu saling berebut untuk melewati akses keluar stadion. Pada pertandingan itu, tercatat 42.588 penonton berada di tribun stadion.

"Menyerang petugas dan merusak mobil dan akhirnya ada gas air mata ke satu titik di pintu 10 dan 12. Terjadi penumpukan (massa). (Penyebab meninggalnya suporter karena) sesak napas dan kekurangan oksigen," pungkasnya. (Laporan Kontributor Bimaswara Dumugi/Malang)

Arema FC Aremania Liga 1 Persebaya surabaya Breaking News

Tengku Sufiyanto

The author is a senior sports journalist focused on football, with over 14 years of experience. Covered major international tournaments, including FIFA World Cup 2026, AFC Asian Cup 2023, the FIFA U-17 World Cup 2023, ASEAN Championship (2014, 2016, 2018, 2020 2022, 2024), and Southeast Asian Games (2015, 2017, 2019, 2023, 2025). Also been actively involved with the Football Journalists Association of Indonesia and the PSSI Pers, strengthening his network and expertise within the football industry. Among his most notable works are "Menjawab Keterkaitan PSIM dengan Keraton Yogyakarta" & "Persib Menghapus Hegemoni Belanda dari Kota Bandung"
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Bagikan