Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kenang Piala Eropa 1996, Klinsmann Salut dengan Mentalitas Southgate

Jurgen Klinsmann sosok pertama yang menghibur Gareth Southgate usai kegagalan penalti di Piala Eropa 1996.
Arief HadiArief Hadi - Sabtu, 26 Juni 2021
Kenang Piala Eropa 1996, Klinsmann Salut dengan Mentalitas Southgate
Jurgen Klinsmann coba menghibur Gareth Southgate (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Mantan penyerang timnas Jerman Jurgen Klinsmann mengenang momen semifinal di Piala Eropa 1996. Kala itu Jerman berhadapan dengan Inggris dan diingat dengan kegagalan penalti Gareth Southgate.

Dalam tim asuhan Terry Venables yang memiliki nama-nama top seperti Alan Shearer, David Seaman, Tony Adams, hingga Paul Gascoigne, Inggris sukses melaju ke semifinal Piala Eropa 1996 dan melawan Jerman.

Laga berakhir imbang 1-1 di waktu normal kala gol Shearer dibalas Stefan Kuntz. Pada drama adu penalti enam suksesor Jerman menjalankan tugasnya dengan baik, tetapi dari Inggris hanya lima yang berbuah gol.

Pasalnya penendang keenam dan sukarelawan yang 'berani' mengambil penalti, Gareth Southgate gagal mencetak gol. Klinsmann jadi sosok pertama yang mendekatinya dan menghibur Southgate di kala rekan setimnya melakukan selebrasi lolos ke final (Klinsmann absen karena cedera).

Baca Juga:

Mandul di Fase Grup, Harry Kane Ikrarkan Sebuah Janji

Tantang Jerman, Jangan Ragukan Mental Inggris

Inggris Vs Jerman: Momen Penebusan Dosa dan Trauma Gareth Southgate

Ekspresi kecewa Gareth Southgate

Mantan pelatih timnas Jerman itu tidak begitu mengingat isi percakapannya dengan Southgate, tetapi ia ingat dengan kekuatan mental yang diperlihatkan Southgate.

"Saya tidak ingat apa yang kami bicarakan," kata Klinsmann, mengingat momen 25 tahun yang lalu, dikutip dari Mirror.

"Anda hanya ingin mengatakan kepadanya bahwa bukan masalah besar untuk melewatkan penalti. Kita semua gagal mencetak gol penalti."

"Jelas, jika itu terjadi di semifinal Piala Eropa, itu masalah besar, karena seluruh bangsa menderita pada saat itu. Tapi kamu sendiri yang paling hancur saat itu, karena kamu merasa telah mengecewakan semua orang, yang tidak pernah dia lakukan sebelumnya."

Kebangkitan Gareth Southgate

Perlahan Southgate membangun karier kepelatihan sejak 2006 dengan melatih Middlesbrough, lalu kemudian timnas Inggris U-21 dan timnas senior sejak 2016. Namanya dielukan kala membawa Inggris menembus semifinal Piala Dunia 2018 sebelum kandas oleh Kroasia.

Kendati gagal menjuarainya Inggris berkembang, bahkan mengakhiri kutukan penalti di fase gugur kala melawan Kolombia. Southgate pun mendapatkan pujian dari Klinsmann.

"Dia (Southgate) memiliki karier bermain yang luar biasa dan dia berkembang pada peran manajemen, melalui sistem pemain muda, sekarang ke puncak permainan, memimpin tim Inggris," imbuh Klinsmann.

"Jadi saya sangat mengagumi Gareth. Saya cukup beruntung bisa bersama tim BBC di Rusia pada Piala Dunia 2018. Saya datang ke Rusia ketika Jerman sudah berada di rumah!"

"Ketika saya di sana, saya fokus pada Inggris. Gareth membimbing mereka ke semifinal dan membangun tulang punggung melalui turnamen itu untuk apa yang kita lihat sekarang."

"Dia mengubah tim Inggris ini menjadi seperti sekarang ini. Saya pikir skuad, dan terutama starting lineup, cukup bagus untuk melaju ke final."

"Gareth bisa sangat bangga dengan apa yang telah dia lakukan sejauh ini, tetapi sekarang, semuanya akan diukur dengan hasil," pungkas Klinsmann.

Simak Rangkuman keseruan Piala Eropa 2020 di sini

Breaking News Piala eropa Piala Eropa 2020 Inggris Timnas Inggris

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

MotoGP
Mario Aji dan Veda Ega Sapa Riding di Jakarta Sambil Sapa Penggemar
Keseruan ini dimulai dari Hotel Artotel, Senayan, Jakarta Selatan hingga Anjungan Sarinah, Jakarta Pusat pada Jumat (17/7) sore WIB.
Tengku Sufiyanto - Jumat, 17 Juli 2026
Mario Aji dan Veda Ega Sapa Riding di Jakarta Sambil Sapa Penggemar
Piala Dunia
Nimbus Si Kucing Ramal Pemenang Prancis vs Inggris
Nimbus, si kucing peramal Piala Dunia 2026, memprediksi Prancis akan mengalahkan Inggris pada perebutan tempat ketiga. Simak hasil ramalan, akurasi Nimbus, dan prediksi Superkomputer Opta.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Nimbus Si Kucing Ramal Pemenang Prancis vs Inggris
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Hasil Head to Head Prancis vs Inggris
Head to head Prancis vs Inggris jelang perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 menunjukkan keunggulan Les Bleus. Simak rekor pertemuan, hasil enam laga terakhir, dan statistik kedua tim sebelum duel di Miami.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Hasil Head to Head Prancis vs Inggris
Liga Indonesia
STY Buka Suara soal Masa Depan Andritany Ardhiyasa di Persija
Shin Tae-yong akhirnya angkat bicara soal absennya Andritany Ardhiyasa dari latihan Persija Jakarta. STY menyebut keputusan terkait sang kiper akan diumumkan resmi oleh klub.
Rizqi Ariandi - Jumat, 17 Juli 2026
STY Buka Suara soal Masa Depan Andritany Ardhiyasa di Persija
Indonesia
Bandung Seperti Paris, Gabriel Mutombo Nyaman Perkuat Persib
Bek anyar Persib Bandung asal Prancis, Gabriel Mutombo, mengaku terkesan dengan atmosfer tim, Bobotoh, dan kenyamanan Kota Bandung. Simak komentar lengkapnya usai menjalani latihan bersama Persib.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Bandung Seperti Paris, Gabriel Mutombo Nyaman Perkuat Persib
Piala Dunia
Superkomputer Opta Prediksi Skor Prancis vs Inggris: Les Bleus Tak Pulang dengan Tangan Hampa
Superkomputer Opta memprediksi Prancis lebih diunggulkan mengalahkan Inggris pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026. Simak persentase kemenangan, rekor kedua tim, dan prediksi skor pertandingan.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Superkomputer Opta Prediksi Skor Prancis vs Inggris: Les Bleus Tak Pulang dengan Tangan Hampa
Piala Dunia
Timnas Prancis Mager Menghadapi Inggris di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026
Timnas Prancis dikabarkan kehilangan motivasi menghadapi Inggris pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026. Simak alasan Les Bleus enggan bermain, potensi rotasi Didier Deschamps, serta dampaknya bagi FIFA Ranking dan perburuan top skor.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Timnas Prancis Mager Menghadapi Inggris di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026
Liga Indonesia
Frans Putros Angkat Kaki, Persib Aktifkan Mode Senyap Cari Pemain Baru
Persib Bandung membuka peluang merekrut pemain baru usai ditinggal bek Timnas Irak, Frans Putros. Pelatih Igor Tolic memastikan Maung Bandung masih aktif mencari pemain di bursa transfer.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Frans Putros Angkat Kaki, Persib Aktifkan Mode Senyap Cari Pemain Baru
Piala Dunia
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Termahal Mencapai Rp538 Juta
Harga tiket final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina mencapai Rp538 juta untuk kategori pertama. Nilainya bahkan melampaui rata-rata harga tiket Super Bowl LVIII dan Final NBA 2026.
Rizqi Ariandi - Jumat, 17 Juli 2026
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Termahal Mencapai Rp538 Juta
Piala Dunia
Daftar Peraih Peringkat Ketiga Piala Dunia dari 1930 hingga 2022: Jerman Paling Sering
Simak daftar lengkap peraih tempat ketiga Piala Dunia dari 1930 hingga 2022. Jerman menjadi negara dengan koleksi finis peringkat ketiga terbanyak dalam sejarah turnamen FIFA.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Daftar Peraih Peringkat Ketiga Piala Dunia dari 1930 hingga 2022: Jerman Paling Sering
Bagikan