Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kenang Momen Pemecatan, Amarah Koeman kepada Laporta Tak Terbendung

Koeman dipecat beberapa jam setelah Barcelona takluk di kandang Rayo Vallecano.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Senin, 14 Maret 2022
Kenang Momen Pemecatan, Amarah Koeman kepada Laporta Tak Terbendung
Ronald Koeman (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Ronald Koeman masih belum bisa melupakan momen pemecatan dari kursi pelatih Barcelona. Ia merasa sangat sakit hati dengan perlakuan presiden Blaugrana, Joan Laporta.

Koeman dipecat Laporta hanya beberapa jam usai Barcelona takluk di kandang Rayo Vallecano pada 27 Oktober silam. Yang mengejutkan, keputusan itu diambil di atas pesawat dalam perjalanan pulang menuju Barcelona.

Namun Koeman menganggap Laporta tidak menghormatinya. Itu karena keputusan pemecatan diumumkan di depan para pemain.

Baca Juga:

Mantan Pemain Bongkar Kebobrokan Ronald Koeman di Barcelona

Barcelona bak Kota Mati Ketika Dilatih Ronald Koeman

Merangkum Perjalanan Ronald Koeman bersama Barcelona

Joan Laporta dan Ronald Koeman

"Cara Laporta memecat saya? Satu hal yang menyakiti saya tentang itu adalah para pemain duduk di belakang kami di pesawat sementara saya harus duduk di sebelahnya," kata Koeman di acara TV Belanda, Hoge Bomen.

Petinggi Barcelona kabarnya memang langsung mengadakan rapat darurat di pesawat dalam momen tersebut. Namun mengumumkan hasil keputusan saat itu juga dianggap Koeman sebagai langkah tak terpuji.

Laporta memang seperti tidak menghargai sosok Koeman di hadapan para pemain. Padahal yang bersangkutan sebelumnya selalu melindungi pelatih berkebangsaan Belanda tersebut dengan membawa status legenda klub.

Hal inilah yang membuat Koeman sakit hati. Laporta dianggapnya bermuka dua.

"Dia selalu mengatakan bahwa saya adalah legenda klub, dan saya katakan padanya, buktikan dan bertindak. Namun kenyataannya jelas berbeda," tambahnya.

Koeman boleh saja merasa sakit hati. Namun Laporta tampaknya sudah tidak peduli.

Barcelona memang tengah memulai era baru di bawah asuhan Xavi Hernandez. Pria yang juga berstatus legenda klub tersebut terbukti mampu membawa Pedri dan kawan-kawan tampil lebih baik ketimbang saat ditangani Koeman.

Barcelona Ronald Koeman Joan laporta Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Bagikan