BolaSkor.com - Bukan sekadar rumor, Persebaya Surabaya resmi memperkenalkan Ramadhan Sananta. Pemain berposisi striker itu akan menjadi ujung tombak lini serang Persebaya di Super League 2026/27.
Nama Sananta sendiri mulai melambung saat menjadi anak asuh Bernardo Tavares di PSM Makassar. Cederanya striker utama PSM, Everton Nascimento, menjadi berkah tersembunyi untuknya.
Kesempatan emas itu lantas dimanfaatkan dengan baik oleh Sananta. Sepanjang musim 2022/23 dia menyumbang 11 gol dan mengakhiri musim dengan gelar Liga 1.
Baca Juga:
Rekrut 5 Pemain Baru, Persebaya Punya Alasan Khusus Bergerak Cepat di Bursa Transfer
Menuju Seabad Perjalanan, Persebaya Hadirkan Jersey Anniversary dengan Sentuhan Penuh Makna
Bersinar bersama PSM, Sananta kemudian hijrah ke Persis Solo. Selama dua musim bersama Persis pemain berusia 23 tahun itu mencatatkan 16 gol dari 58 penampilan.
Sananta lalu berpetualang ke Malaysia Super League bersama Brunei DPMM FC pada musim lalu. Sayangnya, penggawa Timnas Indonesia itu hanya mencetak dua gol dari 21 laga yang dijalani.
Persebaya Tempat untuk Bangkit
Setelah peruntungan yang buruk di Malaysia, Sananta memilih pulang ke Indonesia. Persebaya yang benar-benar serius mengejarnya akhirnya menjadi pelabuhan barunya.
"Persebaya menjadi pilihan saya karena proyek dan ambisinya sangat jelas. Selain itu, kehadiran coach Bernardo Tavares juga menjadi salah satu faktor penting," ucap pemain kelahiran Daik, Kepulauan Riau tersebut.
"Beliau adalah pelatih yang pernah membantu perkembangan karier saya dan memberikan kepercayaan besar kepada saya," imbuhnya.
Senada dengan Sananta, Tavares juga mengenang kehebatan sang penyerang. Pemain yang didatangkan dari Persikabo 1973, hadir tanpa ekspektasi apa pun. Tetapi ia mampu membuktikan diri sebagai penyerang yang bisa diandalkan.
"Dia adalah salah satu pemain yang berkembang pesat. Sebelumnya, tidak ada yang mengenalnya. Tapi setelah itu, ia dipanggil Timnas Indonesia dan mendapatkan musim yang bagus," jelas Tavares.
Tidak Sabar Perkuat Persebaya
Setelah diperkenalkan, Sananta sendiri sudah tak sabar berlaga di Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Sananta selama ini selalu datang sebagai lawan. Namun, kali ini sorakan Bonek akan menjadi pelecut semangatnya.
"GBT merupakan salah satu stadion terbaik di Indonesia. Saya sudah tidak sabar bermain di sana dan merasakan langsung dukungan puluhan ribu Bonek dan Bonita, terutama saat pertandingan-pertandingan besar maupun laga derby," paparnya.
Sananta tak mau mengumbar janji kepada Bonek. Yang pasti dia akan berusaha menunjukkan performa terbaiknya. Selebrasi gol di hadapan Bonek bakal jadi momen yang dinanti oleh Sananta. (Arjuna Pratama)