BolaSkor.com - Persebaya Surabaya mulai menunjukkan keseriusannya dalam menyambut musim baru. Langkah strategis dilakukan manajemen dengan mendatangkan lima amunisi lokal baru.
Menariknya, proses perekrutan ini kental dengan nuansa reuni dengan kehadiran tiga mantan anak asuh pelatih Bernardo Tavares di PSM Makassar, serta momen kembalinya putra daerah ke pelukan Bajul Ijo.
Reza Arya bukan datang hanya untuk menjadi pelapis Ernando Ari. Dengan pengalamannya meraih gelar, persaingan di bawah mistar bakal sangat alot.
Baca Juga:
Menuju Seabad Perjalanan, Persebaya Hadirkan Jersey Anniversary dengan Sentuhan Penuh Makna
Kabar Bursa Transfer Pemain Asing Persebaya Surabaya
Berpisah dengan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Juara Piala Presiden 2025
Syahrul Lasinari adalah sebenarnya-benarnya pemain yang pas dengan karakter Tavares. Dengan fleksibilitas posisi yang dimiliki, ia dapat memberikan dimensi baru di lini pertahanan.
Ricky Pratama akan jadi tambahan kualitas di sektor sayap. Pemain yang lahir di Kota Pahlawan ini harus kembali menunjukkan diri sebagai supersub yang bisa diandalkan.
Kembalinya Sang Anak Hilang
Selain reuni dengan mantan anak asuh, Persebaya juga merayakan kepulangan Dicky Kurniawan. Sebagai produk asli tim internal Persebaya, kehadirannya diharapkan mampu menguatkan identitas klub.
Tavares menegaskan pentingnya kehadiran pemain yang memahami DNA klub. Apalagi tahun depan merupakan perayaan satu abad Persebaya.
"Dicky adalah pemain yang pulang ke rumahnya sendiri. Penting bagi Persebaya untuk memiliki pemain asal Surabaya yang memahami identitas, budaya, dan nilai-nilai klub," jelas pelatih asal Portugal tersebut.
Melengkapi puzzle lima pemain baru, hadir sosok Yusuf Meilana. Meski musim lalu sempat kesulitan mendapatkan menit bermain, pengalamannya dianggap sebagai solusi taktis yang dibutuhkan tim.
Pentingnya Kedalaman Skuad
Tavares mengakui bahwa kebutuhan akan pemain serba bisa sangat krusial untuk mengantisipasi berbagai kondisi. Cedera dan akumulasi kartu sering jadi perusak stabilitas tim.
"Tugas mereka sekarang adalah menunjukkan melalui kerja keras dan performa di lapangan bahwa mereka pantas mengenakan jersey Persebaya," tutup Tavares. (Arjuna Pratama)