Kekuatan Finansial PSG dan Manchester City Rusak Kestabilan Sepak Bola Eropa

Javier Tebas melontarkan kekecewaannya kepada Manchester City dan PSG.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 22 Mei 2019
Kekuatan Finansial PSG dan Manchester City Rusak Kestabilan Sepak Bola Eropa
Neymar (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Presiden LaLiga, Javier Tebas, kembali melancarkan serangan kepada dua klub Eropa yang disokong pengusaha kaya raya asal Timur Tengah, Manchester City dan PSG (Paris Saint-Germain). Tebas menilai kedua klub tersebut merusak keseimbangan bursa transfer di Eropa.

Tebas tidak asal bicara. Publik masih mengingat persis bagaimana transfer Neymar terealisasi dari Barcelona ke PSG pada 2017 sebesar 222 juta euro - sampai saat ini masih jadi transfer termahal dunia.

Adanya peraturan FFP (Financial Fair Play) yang diterapkan UEFA nyatanya tidak menghentikan kedua klub tersebut untuk berinvestasi dalam jumlah yang lebih besar. Alhasil, muncul efek domino di bursa transfer.

Harga-harga pemain mengalami inflasi dan dampaknya, klub-klub kecil dan semenjana kesulitan merekrut pemain yang diinginkan karena harga yang mahal. Mereka diharuskan menjual pemain terlebih dahulu sebelum merekrut pemain baru.

Baca Juga:

Mengulas Kasus Pelanggaran FFP Manchester City: Asal Muasal dan Potensi Hukuman Berat

Nestapa PSG Bisa Jadi Momen Kebangkitan AS Roma

Manchester City Terancam Tak Bisa Ikuti Liga Champions Meski Menangi Premier League

Manchester City

Kondisi itulah yang meyakinkan Tebas untuk menuding Man City dan PSG sebagai tim-tim yang merusak kestabilan sepak bola Eropa. Kekuatan finansial mereka membuat jarak yang sangat besar dengan klub-klub lainnya.

"Masalah dengan PSG dan City adalah mereka klub yang dijalani oleh negara: satu dari uang petrol dan satu lagi gas," ucap Tebas kepada Financial Times.

"Kerusakan yang terjadi di sepak bola Eropa besar karena mereka terus meningkatkan harga transfer, jadi klub harus membayarkan jumlah yang tidak masuk akal untuk mempertahankan pemain mereka."

"Ada klub-klub yang tidak terlalu memedulikan apa pemasukan utama mereka ketika mereka merekrut pemain karena mereka menerima pemasukan dari sebuah negara," tegas Tebas.

Tebas bahkan berkata dominasi yang diperlihatkan PSG dan Man City merusak keseluruhan sistem sepak bola di Eropa.

PSG

"Itu memaksa klub-klub pada situasi ekonomi yang benar-benar berada di penghujung tanduk. Itu merusak keseimbangan keseluruhan struktur sepak bola Eropa. Ini bukan lagi olahraga dan bukan lagi industri. Ini seperti halnya menjadi mainan, mainan negara," tambah Tebas.

"Dan ketika mereka sedang memainkannya, anak-anak mulai bermain dengan anak-anak lainnya. Anda pada akhirnya merusak keseluruhan sistem," pungkasnya.

Breaking News PSG Manchester City Javier Tebas Eropa
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

16.381

Berita Terkait

Spanyol
Resmi Perpanjang Kontrak, Fermin Lopez Wujudkan Impian Masa Kecil
Barcelona resmi mengikat gelandang serang Fermin Lopez dengan kontrak jangka panjang yang berlaku hingga 2031.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
Resmi Perpanjang Kontrak, Fermin Lopez Wujudkan Impian Masa Kecil
Liga Dunia
Gara-gara Izin Kerja, Maarten Paes Batal Debut bersama Ajax Pekan Ini
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, dipastikan belum bisa langsung melakoni debutnya bersama Ajax Amsterdam akhir pekan ini.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
Gara-gara Izin Kerja, Maarten Paes Batal Debut bersama Ajax Pekan Ini
Inggris
7 Fakta Menarik Jelang Duel Wolverhampton Wanderers vs Chelsea: Liam Rosenior Bidik Sejarah
Fakta dan statistik menarik yang perlu diketahui jelang duel Wolverhampton Wanderers vs Chelsea pada pekan ke-25 Premier League.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
7 Fakta Menarik Jelang Duel Wolverhampton Wanderers vs Chelsea: Liam Rosenior Bidik Sejarah
Basket
Pelita Jaya Ikuti Jejak Persija, Gandeng PAM Jaya Jadi Sponsor
Pelita Jaya resmi mengikuti jejak Persija Jakarta usai menggandeng PAM Jaya sebagai sponsor.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 07 Februari 2026
Pelita Jaya Ikuti Jejak Persija, Gandeng PAM Jaya Jadi Sponsor
Inggris
7 Fakta Menarik Jelang Duel Arsenal vs Sunderland di Emirates
Fakta dan statistik menarik jelang pertandingan Premier League 2025-2026 antara Arsenal melawan Sunderland di Stadion Emirates.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
7 Fakta Menarik Jelang Duel Arsenal vs Sunderland di Emirates
Jadwal
Jadwal dan Link Streaming Wolverhampton Wanderers vs Chelsea, Sabtu 7 Februari 2026
Chelsea akan menjalani laga tandang melawan Wolverhampton Wanderers di Molineux Stadium pada laga lanjutan Premier League 2025-2026.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
Jadwal dan Link Streaming Wolverhampton Wanderers vs Chelsea, Sabtu 7 Februari 2026
Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Manchester United vs Tottenham Hotspur, Live Sebentar Lagi
Big match Premier League tersaji malam ini! Manchester United vs Tottenham Hotspur live dari Old Trafford. Cek jadwal siaran langsung, link streaming resmi, prediksi susunan pemain, dan head to head lengkapnya di sini!
Johan Kristiandi - Sabtu, 07 Februari 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Manchester United vs Tottenham Hotspur, Live Sebentar Lagi
Italia
Terungkap, Manajemen AC Milan Ogah Menuruti Permintaan Massimiliano Allegri pada Jendela Transfer Musim Dingin
Fakta mengejutkan terungkap! Manajemen AC Milan disebut tak menuruti keinginan Massimiliano Allegri di bursa transfer musim dingin. Dari penolakan bek baru hingga batalnya transfer striker incaran, simak ulasan lengkapnya!
Johan Kristiandi - Sabtu, 07 Februari 2026
Terungkap, Manajemen AC Milan Ogah Menuruti Permintaan Massimiliano Allegri pada Jendela Transfer Musim Dingin
Inggris
Prediksi Starting XI Manchester United vs Tottenham Hotspur: Setan Merah Ulangi Formula yang Sama
Manchester United siap menjamu Tottenham di Premier League. Michael Carrick diprediksi kembali memakai formula yang sama demi lanjutkan tren kemenangan. Simak prediksi starting XI dan analisis lengkapnya!
Johan Kristiandi - Sabtu, 07 Februari 2026
Prediksi Starting XI Manchester United vs Tottenham Hotspur: Setan Merah Ulangi Formula yang Sama
Timnas
Timnas Indonesia U-17 Tanpa Target Lawan China, Jadikan Momen Transisi Pelatih ke Kurniawan Dwi Yulianto
Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi China dalam laga uji coba yang akan digelar di Indomilk Arena, Tangerang, 8 dan 11 Februari 2026.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 07 Februari 2026
Timnas Indonesia U-17 Tanpa Target Lawan China, Jadikan Momen Transisi Pelatih ke Kurniawan Dwi Yulianto
Bagikan