Kehilangan Gelar di Depan Mata, Bagnaia Lapang Dada
BolaSkor.com - Kegagalan yang dialami Francesco Bagnaia menghalangi Fabio Quartararo meraih gelar juara membuatnya pasrah. Meskipun sulit, pembalap berjuluk Pecco ini dengan lapang dada mengakui kekalahannya.
MotoGP Emilia Romagna menjadi kesempatan besar Bagnaia untuk merebut puncak klasemen dari tangan Quartararo. Pasalnya pada balapan tersebut, Bagnaia berhasil memimpin hingga lima lap terakhir.
Sayangnya saat itu Bagnaia tiba-tiba saja terjatuh. Hal ini membuat pembalap Lenovo Ducati itu tidak dapat membawa poin sama sekali. Di sisi lain keberhasilan Quartararo finish di posisi empat membuat perolehan poinnya tidak terkejar lagi.
“Saya pikir kita tidak perlu marah karena kehilangan kesempatan meraih gelar juara karena ini bukanlah tujuan pertama kita. Saya belajar banyak di lima balapan terakhir, saya selalu bisa menjadi pesaing utama untuk meraih kemenangan,” jelas Bagnaia dikutip dari crash.net
“Ini merupakan langkah baik yang dilakukan pada awal musim dan kita sangat senang dengan hal ini,” sambung jebolan akademi VR46 itu.
Baca Juga:
Menurut Bagnaia, ada hal positif yang bisa dipetik dari kegagalan ini. Salah satunya keberhasilan meraih posisi yang lebih baik dibandingkan musim lalu. Pada 2020, Bagnaia mengalami keterpurukan karena hanya dapat menempati urutan ke-16 di klasemen akhir.
Namun pada musim ini Bagnaia berkembang secara signifikan. Pembalap berusia 24 tahun itu berhasil menempati urutan kedua. Bahkan pada beberapa balapan, Bagnaia berhasil mengungguli Quartararo.
“Saya pikir tahun ini bukanlah saatnya meraih gelar juara, tetapi untuk belajar. Semua yang terjadi lebih baik dibandingkan musim lalu. Jadi saya merasa baik, saya merasa luar biasa bersama tim dan motor, jadi kita telah melakukan pekerjaan bagus dan kita harus merasa senang karena meraih posisi kedua di kejuaraan musim ini,” tutur Bagnaia.
Penulis: Bintang Rahmat
Andhika Putra
8.253
Berita Terkait
Greg Nwokolo Dorong Ekosistem Padel di Tanah Air Lewat Simba Padel Club
Hasil Super League 2025/2026: Dewa United Banten FC Bawa Satu Poin dari Kandang Persebaya
Thom Haye Curhat Usai Bermain di Solo, Kota Kelahiran Sang Kakek
Shayne Pattynama Yakin Timnas Futsal Indonesia Bisa Kalahkan Vietnam
Hasil Thailand Masters 2026: 4 Wakil Indonesia Sabet Gelar Juara, 2 Runner-Up
Sisca Saras Eks JKT48 Yakin King MU Bangkit Usai Menang atas Man City dan Arsenal
Bojan Hodak Kesal Persib Hanya Cetak Satu Gol ke Gawang Persis
Pujian Tinggi Pelatih Persija, Jordi Amat Berpotensi Pindah Posisi ke Gelandang
Antonio Conte: Jadwal Pertandingan yang Melelahkan Membunuh Sepak Bola
Link Streaming Persebaya Surabaya vs Dewa United Banten FC di Super League 2025/2026 Minggu 1 Februari 2026, Live Sebentar Lagi