Kedatangan Robert Lewandowski Ciptakan Masalah Baru di Barcelona
BolaSkor.com - FC Barcelona aktif di bursa transfer musim panas 2022. Satu demi satu pemain datang dari Pablo Torre, Andreas Christensen, Franck Kessie, Raphinha, Robert Lewandowski, hingga Jules Kounde.
Tak ayal dengan kedatangan pemain-pemain tersebut Barcelona diharapkan bisa sukses memenangi trofi musim ini, apalagi bintang-bintang dari skuad musim lalu masih bertahan seperti Pierre-Emerick Aubameyang, Ferran Torres, dan Frenkie de Jong.
Di antara mereka hadirnya Lewandowski menjadi sorotan, sebab ia punya profil salah satu penyerang top di Eropa setelah sukses besar dengan Bayern Munchen. Kendati telah berusia 33 tahun, Lewandowski masih punya kualitas bermain yang dapat mengangkat performa tim.
Meski begitu tidak semuanya setuju dengan keputusan Barcelona merekrut penyerang asal Polandia itu, salah satunya adalah Josep Maria Minguella. Pelatih dan juga agen yang pernah membawa Diego Maradona, Romario, dan Lionel Messi ke Barcelona itu punya alasannya.
Baca Juga:
Barcelona Tikung Chelsea dalam Perburuan Jules Kounde, Laporta Ungkap Resepnya
5 Fakta Menarik yang Mungkin Belum Anda Ketahui dari Bek Anyar Barcelona, Jules Kounde
Belum Tes Medis, Barcelona Langsung Resmikan Kedatangan Jules Kounde
"Barcelona selalu memiliki cita-cita untuk segalanya, bahkan jika dalam beberapa tahun mereka telah merekrut pemain dengan buruk," tutur Minguella dikutip dari Marca.
“Satu-satunya cara untuk mengamortisasi Lewandowski adalah dengan mengontraknya selama empat tahun, yang menurut saya berisiko besar."
“Saya jatuh cinta dengan Lewandowski 20 tahun yang lalu. Dia adalah pemain hebat tetapi dia hanya bermain di Jerman di mana sepak bolanya sangat berbeda."
“Dia adalah striker hebat tetapi di sini dia akan memiliki lebih banyak masalah karena ada lebih sedikit ruang. Dia adalah rekrutan bintang."
“Masalah utama Barcelona adalah mereka memiliki tujuh striker dan akan selalu ada empat di bangku cadangan dan semua pemain ingin bermain dan situasi ini dapat menciptakan masalah bagi Xavi."
"Saya pikir Barcelona memiliki terlalu banyak pemain dan sulit untuk dikelola. Tim-tim terbaik dalam sejarah sepak bola adalah tim-tim di mana para penggemar mengetahui starting XI dengan hati. Dan ini terjadi ketika Xavi masih menjadi pemain," terang dia.
Situasi itu memunculkan banyak opsi untuk Xavi, tapi mengingat jadwal padat Barcelona di banyak kompetisi, pilihan 'memusingkan' itu akan disukai Xavi
Arief Hadi
16.296
Berita Terkait
Akhiri Puasa Gol, Robert Lewandowski Samai Cristiano Ronaldo, Neymar, dan Harry Kane
Gagal Clean Sheet Lagi, Barcelona Diminta Segera Benahi Lini Belakang
Hasil Liga Champions: Liverpool dan Barcelona Pesta Gol, Juventus Tekuk Tim Jose Mourinho, Chelsea Menang Tipis
Link Streaming Slavia Praha vs Barcelona, Kamis 22 Januari 2026
Superkomputer Prediksi Hasil Slavia Praha vs Barcelona: Barca Diunggulkan Raih Tiga Poin
Slavia Praha vs Barcelona: Sejarah Dukung Blaugrana
Tinggalkan Barcelona, Marc-Andre ter Stegen Bertahan di Katalunya
Demi Piala Dunia 2026, Marc-Andre ter Stegen Harus Tinggalkan Barcelona
Hasil Pertandingan: AC Milan Tempel Ketat Inter Milan, Barcelona Tumbang di Anoeta
Barcelona Tandang ke Real Sociedad dengan Satu Tujuan: Raih Tiga Poin