5 Fakta Menarik yang Mungkin Belum Anda Ketahui dari Bek Anyar Barcelona, Jules Kounde
BolaSkor.com - Jules Kounde adalah pemain baru FC Barcelona. Pemain berusia 23 tahun asal Perancis tersebut adalah salah satu bek paling menjanjikan di dunia, dan berhasil menjadi pemain inti timnas Prancis.
Dengan kekuatan fisik dan kualitas yang dia miliki dalam hal memainkan bola, dia memenuhi kriteria bek tengah di dalam sistem permainan Barca, ditambah dia juga bisa bermain sebagai bek kanan.
Selama berada di Sevilla FC, klub tempat ia bermain sejak musim 2019-2020, Kounde tidak luput dari perhatian, menegaskan dirinya sebagai salah satu bek terbaik saat ini dan masa depan di LaLiga. Berikut adalah lima hal yang mungkin belum Anda ketahui tentang Jules Kounde:
Ia terlambat berkembang
Kounde yang saat ini digadang-gadang menjadi salah satu bek terbaik di dunia tidak selalu diunggulkan untuk menjadi yang terbaik. Baru pada tahun 2013--pada usia 13 tahun-- dia mulai menarik perhatian di tim muda klub Perancis, Girondins de Bordeaux.
Namun, kepribadiannya yang tertutup mencegahnya untuk menonjol, terlepas dari bakatnya. Meski demikian, bakatnya mulai diakui pada tahun 2015 ketika ia dipanggil ke tim utama, meski usianya belum genap 18 tahun.
Baca Juga:
Barcelona Tikung Chelsea dalam Perburuan Jules Kounde, Laporta Ungkap Resepnya
Jules Kounde Bukan Pembelian Terakhir Barcelona
Belum Tes Medis, Barcelona Langsung Resmikan Kedatangan Jules Kounde
Seorang full-back yang menjadi bek tengah
Pada awal kariernya sebagai pemain profesional, Kounde bermain sebagai bek kanan. Dengan tinggi 1,78m, ia tidak dianggap ideal sebagai bek tengah.
Namun, karena badai cedera, pelatih Bordeaux saat itu, Gustavo Poyet, memintanya untuk bermain sebagai bek tengah. Performanya sebagai bek tengah cukup untuk memantapkan dirinya sebagai pemain hebat seperti sekarang ini.
Kounde-Tchouameni: Dari kawan menjadi lawan
Ada sebuah kisah menarik yang melibatkan dua pemain dalam dua transfer yang paling banyak dibicarakan di bursa musim panas. Jules Kounde dan Aurelien Tchouameni bertemu di tim muda Bordeaux, dan sejak itu mereka menjadi teman dekat yang berlanjut hingga hari ini.
Mereka menjadi sahabat yang tak terpisahkan, mereka bahkan menghabiskan liburan bersama, dan Tchouameni bahkan menjadi duta merek pakaian Kounde. Sekarang, meskipun mereka bermain bersama di tim nasional Prancis, mereka akan saling berhadapan di El Clasico
Kanoute mendukung Kounde menggunakan nomor punggung 12 di Sevilla
Frederic Kanoute adalah legenda di Sevilla FC. Striker Mali tersebut akan selalu dikenang oleh para penggemar Sevilla FC berkat gol-golnya yang sangat berperan dalam memenangkan beberapa gelar.
Nomor punggung 12-nya adalah nomor keramat di Sevilla, dan Jules Kounde-lah yang mengenakan nomor punggung 12 sepanjang waktunya di sana. "Meskipun ia bermain sebagai bek, nomor punggung 12 ada di pemain yang tepat," kata Kanoute di akun Twitternya.
Seorang penggemar berat NBA dan Iverson
Kounde adalah penggemar berat bola basket. Selama liburan, ia mengambil kesempatan untuk bepergian ke Amerika Serikat untuk menikmati pertandingan NBA secara langsung, dan bahkan memamerkan kemampuannya bermain basket di media sosialnya.
Dalam sebuah wawancara dengan Sevilla, Kounde mengungkapkan satu pemain yang dia kagumi di atas segalanya. "Saya punya panutan yang biasanya saya tiru. Siapa pemain favorit saya? Allen Iverson," jawabnya ketika ditanya tentang gaya rambutnya yang unik.
Johan Kristiandi
18.270
Berita Terkait
Piala Asia Futsal 2026: Suporter Indonesia Buat Kapten Timnas Korsel Tertekan
Eks Timnas Kroasia Jadi Harapan Baru Lini Belakang Persis Solo
Dear Suporter, Tolong Penuhi Indonesia Arena saat Timnas Futsal vs Kirgizstan di Piala Asia Futsal 2026
7 Fakta Menarik Duel Napoli vs Chelsea: Partenopei Tangguh di Kandang
AC Milan Diragukan Bisa Mengejar Inter Milan
Hasil Piala Asia Futsal 2026: Indonesia Bungkam Korea Selatan 5-0 di Laga Pembuka
Permutasi Liga Champions: Yang Dibutuhkan 6 Tim Inggris untuk Lolos ke 16 Besar
Pukulan bagi Manchester United, Patrick Dorgu Terancam Absen 10 Pekan
Karena Taktik Bola Mati Arsenal, PGMOL Didesak Lakukan Perubahan Aturan
John Herdman Tampung Masukan Pemain Timnas Indonesia untuk Tentukan Asisten Pelatih