Kebijakan Pelatih Asing yang Mengangkat Sepak Bola Vietnam

Vietnam berkembang dengan cara unik mereka memercayai pelatih asing.
Arief HadiArief Hadi - Jumat, 18 Januari 2019
Kebijakan Pelatih Asing yang Mengangkat Sepak Bola Vietnam
Vietnam (Foto: Twitter Resmi FIFA)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Ratusan fans Vietnam menatap dengan penuh ketegangan pertandingan Vietnam kontra Yaman di Stadion Hazza Bin Zayed. Mereka tahu lolos atau tidaknya Vietnam ke-16 besar bergantung kepada hasil laga dan ... keberuntungan.

Vietnam melawan Yaman usai kalah dua kali beruntun melawan Irak (2-3) dan Iran (0-2). Hasil maksimal jika menang hanyalah tiga poin (peringkat tiga grup D) - sembari berharap jadi salah satu dari peringkat tiga terbaik yang lolos ke fase gugur.

Yaman tidak lebih kuat dari Iran dan Irak, tapi tetap bisa memberi kejutan. Vietnam bermain penuh tekanan. Tapi, sebuah momen magis terjadi di menit 38 dan menghilangkan seluruh ketegangan itu.

Pemain dengan nomor punggung 19 berdiri tegak di bagian kiri luar kotak penalti Yaman. Hanya ada bola, pagar betis, dan kiper yang berada di antara dia dan gawang Yaman. Matanya begitu fokus melihat gawang lawan.

Sembari mengambil ancang-ancang, dia menendang bola dengan kaki kirinya keras dan mengarahkannya ke kiri gawang Yaman. Kiper Yaman tidak bisa menghentikannya. Luapan ekspresi keluar dari pengguna nomor 19 itu. Ya, dia adalah Nguyen Quang Hai.

Baca Juga:

Piala Asia 2019: Tim yang Lolos ke Babak 16 Besar, Termasuk Thailand dan Vietnam

Piala Asia 2019: Beda Nasib antara Filipina dengan Vietnam

Tendangan bebas Nguyen Quang Hai

Pasca gol itu, Vietnam mendominasi permainan dan menunjukkan status mereka sebagai juara Piala AFF 2018, hingga gol penentu kemenangan lahir dari kaki Que Ngoc Hai di menit 64 dari titik putih. Vietnam menang 2-0.

Kendati menang, tidak ada raut ekspresi atau euforia berlebihan dari fans serta pemain Vietnam. Kemenangan itu belum tentu melolos mereka ke-16 besar.

Selang berhari dari pertandingan tersebut, barulah fans dan pemain Vietnam bersuka cita. Perjalanan mereka di Piala Asia berlanjut karena Vietnam dinyatakan lolos sebagai salah satu tim peringkat tiga terbaik.

Vietnam mengalahkan Lebanon dari segi kedisiplinan dengan jumlah kartu kuning yang lebih sedikit dari Lebanon. Dewi fortuna tersenyum kepada Vietnam.

Golden Dragons tetap bertahan di Piala Asia 2019 dan melanjutkan perkembangan sepak bola mereka. Selain Thailand, Vietnam salah satu negara ASEAN (Asia Tenggara) yang menaikkan standar permainan dan level sepak bola.

Breaking News Vietnam Thailand Indonesia Timnas Indonesia Piala Asia Piala Asia 2019

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Rumor Pemain Baru Persija: Dua Bek Eropa dan Eks Timnas Korsel Merapat
Persija dikabarkan berhasil mendatangkan Kerim Memija. Selain itu, ada dua pemain yang disebut merapat, termasuk winger timnas Korsel di Piala Dunia 2022.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Rumor Pemain Baru Persija: Dua Bek Eropa dan Eks Timnas Korsel Merapat
Klasemen
Klasemen Akhir Grup D Piala Dunia 2026: Australia Dampingi Amerika Serikat ke 32 Besar, Turki Juru Kunci
Amerika Serikat tetap memuncaki klasemen Grup D, meskipun kalah oleh Turki di laga terakhir. Bagaimana dengan Australia dan Paraguay?
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup D Piala Dunia 2026: Australia Dampingi Amerika Serikat ke 32 Besar, Turki Juru Kunci
Hasil akhir
Hasil Laga Terakhir Grup D Piala Dunia 2026: Turki Pecundangi Amerika Serikat, Australia Segel Tempat di 32 Besar
Amerika Serikat menutup kiprahnya di fase grup Piala Dunia 2026 dengan kekalahan dari Turki. Sementara itu, Australia merebut tiket 32 besar usai imbang lawan Paraguay.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Hasil Laga Terakhir Grup D Piala Dunia 2026: Turki Pecundangi Amerika Serikat, Australia Segel Tempat di 32 Besar
Piala Dunia
Yuto Nagatomo Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi Piala Dunia
Yuto Nagatomo menorehkan catatan spesial di Piala Dunia 2026. Bek Timnas Jepang itu jadi pemain Asia pertama yang tampil di lima edisi Piala Dunia.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Yuto Nagatomo Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi Piala Dunia
Liga Indonesia
Jese Rodriguez Perpanjang Kontrak di Las Palmas, Persib Gigit Jari?
Pemain asal Spanyol, Jese Rodriguez, yang sempat dikabarkan ke Persib Bandung, memilih memperpanjang kontrak di Las Palmas.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Jese Rodriguez Perpanjang Kontrak di Las Palmas, Persib Gigit Jari?
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Tak Terkalahkan di Grup F, Jepang Samai Pencapaian saat Jadi Tuan Rumah
Timnas Jepang tak terkalahkan di babak grup Piala Dunia 2026 setelah menahan Swedia 1-1 di laga terakhir. Jepang menyamai pencapaian di Piala Dunia 2002.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Tak Terkalahkan di Grup F, Jepang Samai Pencapaian saat Jadi Tuan Rumah
Sosok
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Perjalanan penyerang Ali Al-Hamadi menuju panggung Piala Dunia bukanlah kisah yang biasa.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Piala Dunia
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Bek Spanyol Aymeric Laporte mengingatkan rekan-rekannya agar tidak menganggap remeh Uruguay saat kedua tim bertemu pada laga terakhir Grup H Piala Dunia 2026 di Guadalajara.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Pelatih Jerman Julian Nagelsmann menilai timnya justru berada dalam posisi yang kurang menguntungkan meski sudah memastikan diri sebagai juara Grup E Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Piala Dunia
Park Ji-sung Kritik Permainan Korsel yang Tidak Jelas, Cemas Sejarah Piala Dunia 2014 Terulang
Park Ji-sung melontarkan kritik terhadap penampilan timnas Korea Selatan setelah kalah 0-1 dari Afrika Selatan pada laga terakhir Grup A Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Park Ji-sung Kritik Permainan Korsel yang Tidak Jelas, Cemas Sejarah Piala Dunia 2014 Terulang
Bagikan