Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Karier Pelatih Persib Robert Rene Alberts di Asia, Bermula dari Kedah FA hingga Keberhasilan bersama Arema

Robert Rene Alberts juga hampir membawa PSM Makassar menjadi juara Liga 1 2018.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Senin, 22 Juni 2020
Karier Pelatih Persib Robert Rene Alberts di Asia, Bermula dari Kedah FA hingga Keberhasilan bersama Arema
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts. (BolaSkor.com/Gigi Gaga)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts buka-bukaan mengenai perjalanan kepelatihannya. Terutama saat di Asia.

Pelatih asal Belanda ini mengaku negara Asia yang pertama didatangani adalah Malaysia. Dia dipercaya untuk menjadi pelatih Kedah FA pada musim 1992.

"Ini adalah awal dari sepak bola profesional di Asia Tenggara. Saya senang bisa menjadi bagian dari masa itu, antusiasmenya dan klub juga punya rencana bagus untuk masa depan," kenang Robert saat dihubungi.

Robert mengaku senang lantaran Kedah FA menyiapkan dana yang cukup besar untuk merekrut banyak pemain. Bahkan dia mendapatkan keleluasaan untuk mendatangkan pemain asing yang bagus.

"Dari sana saya juga mulai belajar mengenai sepak bola di Asia Tenggara, mentalitasnya, dan ternyata tidak buruk. Saat itu, Malaysia menempati posisi 78 peringkat FIFA. Jadi itu posisi yang tidak terlalu buruk," katanya.

Baca Juga:

Hittarps IK, Klub Swedia Jadi Jembatan Karier Pelatih Persib Robert Rene Alberts

Kisah Pelatih Persib Robert Rene Alberts Mengenai Kariernya di Ajax Amsterdam, Impian Bernama De Meer

Keberhasilan bersama Kedah FA

Tepat di musim 1993, Robert langsung memberikan prestasi yang gemilang. Yakni membawa Kedah FA menjadi juara Liga Malaysia dan Malaysia Cup.

"Juara tanpa terkalahkan dan catatan positif lainnya. Lalu manajemen memberi kebebasan untuk menggelar pemusatan latihan pada pramusim," bebernya.

Robert lantas memilih Amerika Serikat sebagai tempat yang layak bagi timnya untuk menjalani pemusatan latihan. Setidaknya selama kurang dari satu bulan.

"Pertama kami pergi ke Hawaii untuk bertanding melawan Hawaii Selection, lalu kami pergi ke Florida memainkan 3 pertandingan, dan kami tidak kalah di setiap laga baik itu menghadapi tim profesional maupun tim universitas yang saat itu bermain di liga kasta kedua," tuturnya.

Robert mengatakan secara kualitas, Kedah FA cukup bagus saat itu. Bahkan timnya mampu memberikan perlawanan meski kalah 1-3 dari tim nasional Amerika yang tengah melakukan persiapan untuk menghadapi Piala Dunia 1994.

"Tetapi setelah pertandingan orang-orang datang kepada saya dan bertanya 'ini klub dari Malaysia?' dan mereka tidak pernah mendengar soal sepak bola di Malaysia. Jadi yang saya maksud, saat itu level dan standar klub Asia Tenggara cukup bagus," katanya.

Setelah itu, Robert memilih pramusimnya di Indonesia. Timnya bertolak dari Penang ke Medan, Surabaya dan Bali untuk menjalani serangkaian laga persahabatan.

"Kehadiran suporter di Indonesia yang memberi saya dorongan untuk mencoba kesempatan melatih di Indonesia saat itu. Karena meski hanya sekadar latih tanding, tapi para suporter tetap memberikan semangat di belakang tim dan itu kesan bagus dari saya untuk sepak bola Indonesia," ungkap Robert.

Robert Rene Alberts
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts. (BolaSkor.com/Gigi Gaga)

Juara ISL 2019/2010 bersama Arema FC

Robert lantas mendapatkan komunikasi dari mantan pemainnya di Kedah FA, yakni Onana Jules yang bermain untuk klub Indonesia dan bertempat tinggal di Bali. Dia mendapatkan tawaran untuk menjadi pelatih Arema di Malang.

"Lalu saya berhasil meraih gelar juara bersama Arema. Itu adalah awal yang bagus dan saya cukup beruntung bisa mendapat hasil yang bagus pula. Meraih gelar juara bersama Arema bisa dikatakan tidak saya duga dan itu jadi ingatan yang tidak bisa dilupakan," kata Robert.

Setelah itu, Robert memutuskan untuk memperkuat PSM Makassar pada musim 2010. Namun di tahun pertamanya bersama Juku Eja, PSSI mengalami dualisme kepengurusan hingga kompetisi pun terbagi dua antara Liga Premier Indonesia (LPI) dan Indonesia Super League (ISL).

"Saat itu PSM tidak diizinkan bermain di Makassar melawan Persipura dan saat itu jika PSM bisa menang maka akan menjadi peringkat pertama di liga,"

"Tapi PSSI menyatakan PSM tidak bisa bermain di Makassar dan harus bermain di Surabaya, dan Walikota saat itu menyebut kami tidak harus mengikuti itu, kami akan bermain di liga lain, tapi saya tidak ikut bergabung karena itu bukan liga resmi, sehingga saya memilih pulang ke Malaysia," katanya.

Robert Rene Alberts
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts. (BolaSkor.com/Putra Wijaya)

Hampir Juara bersama PSM Makassar

Robert sempat memutuskan kembali ke PSM karena tugasnya belum berakhir. Dia mencoba menjadikan tim yang kuat bahkan bisa menjadi juara di musim 2018.

"Semua tahu PSM yang pada prinsipnya menjadi juara tapi karena sesuatu hal kami gagal juara," sesalnya.

Robert mengaku momen ini masih teringat di benaknya. Sebab hampir seluruh tim yang ditangani memiliki kesan yang sangat indah bagi kehidupannya.

"Meraih gelar juara adalah hal yang paling luar biasa dari setiap pelatih di dalam klub. Dan ini yang ingin saya dapat bersama Persib, kami mengubah tim dari musim lalu karena ada ketidakseimbangan di dalam tim,"

"Ada banyak talenta, tapi tidak bisa mengembangkan talenta tersebut jika tidak bermain. Jadi kami mengubah tim, dan pada tahun 2020 ini kamu memulai dengan catatan yang bagus, tiga kemenangan beruntun dan satu-satunya yang bisa melakukan itu di liga sejauh ini,"

"Jadi kami sudah mengerjakan pekerjaan rumah dengan benar karena tim sudah lebih seimbang, kedalaman skuat juga lebih baik di tiap posisi. Jadi ini yang akan coba saya bawa ke dalam ingatan saya dalam karier sepak bola saya, meraih gelar juara bersama Persib," pungkasnya. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)

Robert Rene Alberts Persib Bandung Psm makassar Arema FC Liga 1 Kedah fa Breaking News

Tengku Sufiyanto

The author is a senior sports journalist focused on football, with over 14 years of experience. Covered major international tournaments, including FIFA World Cup 2026, AFC Asian Cup 2023, the FIFA U-17 World Cup 2023, ASEAN Championship (2014, 2016, 2018, 2020 2022, 2024), and Southeast Asian Games (2015, 2017, 2019, 2023, 2025). Also been actively involved with the Football Journalists Association of Indonesia and the PSSI Pers, strengthening his network and expertise within the football industry. Among his most notable works are "Menjawab Keterkaitan PSIM dengan Keraton Yogyakarta" & "Persib Menghapus Hegemoni Belanda dari Kota Bandung"
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Kalahkan Belgia 2-1, Spanyol ke Semifinal
Spanyol memastikan tiket ke semifinal Piala Dunia 2026 usai menaklukkan Belgia dengan skor 2-1 pada laga perempat final.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 11 Juli 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Kalahkan Belgia 2-1, Spanyol ke Semifinal
Jadwal
Cara Menonton Spanyol vs Belgia Secara Gratis dan Resmi, Live Sebentar Lagi Pukul 02.00 WIB
Simak cara menonton Spanyol vs Belgia secara gratis dan resmi pada perempat final Piala Dunia 2026. Live Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 02.00 WIB melalui TVRI Nasional, TVRI Sport, serta informasi link live streaming dan prediksi pertandingan.
Johan Kristiandi - Sabtu, 11 Juli 2026
Cara Menonton Spanyol vs Belgia Secara Gratis dan Resmi, Live Sebentar Lagi Pukul 02.00 WIB
Liga Indonesia
Denis Kolinger Ungkap Alasan Gabung Persija Jakarta, Bidik Gelar Super League 2026/2027
Denis Kolinger mengungkapkan alasan bergabung dengan Persija Jakarta usai berkarier di Eropa. Bek asal Kroasia itu menargetkan membawa Macan Kemayoran juara Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Jumat, 10 Juli 2026
Denis Kolinger Ungkap Alasan Gabung Persija Jakarta, Bidik Gelar Super League 2026/2027
Liga Indonesia
Persija Jakarta Resmi Datangkan Bek Tengah Kroasia
Persija Jakarta resmi merekrut Denis Kolinger dengan kontrak dua musim. Bek asal Kroasia itu diharapkan memperkuat lini belakang Macan Kemayoran di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Jumat, 10 Juli 2026
Persija Jakarta Resmi Datangkan Bek Tengah Kroasia
Liga Indonesia
Francisco Rivera Bawa Energi Piala Dunia ke Persebaya Surabaya
Kapten Persebaya Surabaya, Francisco Rivera, mengaku membawa mentalitas yang didapat saat menyaksikan Piala Dunia 2026 bersama Meksiko. Simak tekadnya membawa Bajul Ijo meraih gelar pada musim Super League 2026/27.
Johan Kristiandi - Jumat, 10 Juli 2026
Francisco Rivera Bawa Energi Piala Dunia ke Persebaya Surabaya
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Tempat Nobar Gratis Argentina vs Swiss di Jakarta
Sedang mencari tempat nobar gratis Argentina vs Swiss di Jakarta? Simak daftar lokasi nonton bareng perempat final Piala Dunia 2026, jadwal kick-off Minggu, 12 Juli 2026 pukul 08.00 WIB, serta informasi kondisi pemain kedua tim.
Johan Kristiandi - Jumat, 10 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Tempat Nobar Gratis Argentina vs Swiss di Jakarta
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Tempat Nobar Gratis Norwegia vs Inggris di Jakarta
Cari tempat nobar gratis Norwegia vs Inggris di Jakarta? Simak daftar lokasi nonton bareng perempat final Piala Dunia 2026, jadwal kick-off Minggu, 12 Juli 2026 pukul 04.00 WIB, serta duel Erling Haaland melawan Harry Kane.
Johan Kristiandi - Jumat, 10 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Tempat Nobar Gratis Norwegia vs Inggris di Jakarta
Liga Indonesia
Eks Persib dan Persija Tak Merasa Kariernya Turun Usai Gabung Klub Liga 2
Rezaldi Hehanussa menegaskan keputusannya bergabung dengan Semen Padang di Liga 2 bukan penurunan karier. Eks Persib Bandung dan Persija Jakarta itu optimistis membawa Kabau Sirah promosi ke Super League.
Rizqi Ariandi - Jumat, 10 Juli 2026
Eks Persib dan Persija Tak Merasa Kariernya Turun Usai Gabung Klub Liga 2
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Tempat Nobar Gratis Spanyol vs Belgia di Jakarta
Cari tempat nobar gratis Spanyol vs Belgia di Jakarta? Simak daftar lokasi nonton bareng perempat final Piala Dunia 2026, jadwal kick-off, serta informasi pertandingan yang berlangsung Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.
Johan Kristiandi - Jumat, 10 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Tempat Nobar Gratis Spanyol vs Belgia di Jakarta
Italia
Inter Milan Rekrut Pemain Asal Israel, Anan Khalaili
Inter Milan dikabarkan mencapai kesepakatan untuk merekrut Anan Khalaili dari Union SG. Winger asal Israel itu diproyeksikan mengisi posisi yang ditinggalkan Denzel Dumfries. Simak nilai transfer, durasi kontrak, dan statistiknya.
Johan Kristiandi - Jumat, 10 Juli 2026
Inter Milan Rekrut Pemain Asal Israel, Anan Khalaili
Bagikan