Justifikasi dari Strategi Transfer Todd Boehly di Chelsea

Chelsea kini di atas Manchester United.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 16 Mei 2024
Justifikasi dari Strategi Transfer Todd Boehly di Chelsea
Pemilik Chelsea, Todd Boehly (Foto: X)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Bak maraton dengan strategi yang tepat untuk menyalip menjelang garis finish, Chelsea melakukannya saat ini dan melalui dua rival, Newcastle United dan Manchester United, pada posisi klasemen Premier League.

The Blues berada di urutan enam klasemen Premier league setelah menang empat kali beruntun. Teranyar, Chelsea menang 2-1 di markas Brighton & Hove Albion, Falmer Stadium, hingga posisi mereka naik dan menghidupkan asa lolos ke zona Eropa.

Membaiknya posisi Chelsea diapresiasi fans, terutamanya setelah melalui fase naik turun yang memastikan mereka nirgelar musim ini. Perlahan tapi pasti, investasi transfer yang dilakukan Pemilik Chelsea, Todd Boehly, membuahkan hasil positif di bawah arahan Mauricio Pochettino.

Boehly sudah menghabiskan lebih dari satu miliar poundsterling pada tiga bursa transfer pemain, melakukan perombakkan besar pada musim panas 2023 dengan mendepak nama-nama yang pernah jadi juara Liga Champions 2021.

Baca Juga:

Hasil Pertandingan: Juventus Juara Coppa Italia, Manchester United dan Chelsea Menang Tipis

Arti Kompetisi Eropa bagi Mauricio Pochettino dan Chelsea

Secercah Harapan dari Karier Masa Depan Striker Chelsea, Nicolas Jackson

Alhasil, Chelsea punya skuad muda minim pengalaman, belum lagi ditambah dengan badai cedera skuad musim ini, penampilan tim tidak konsisten. Kendati demikian, Boehly tetap berpegang teguh dengan prinsip yang dimilikinya.

Boehly pun menjelaskan teori yang menjadi justifikasi atas strategi transfernya di Chelsea, sejak menggantikan Roman Abramovich pada 2022.

"Saat kami belanja, kami berinvestasi dan para pemain terus mempertahankan nilainya," terang Boehly seperti dikutip dari Standard Sports.

"Jadi yang kami pikirkan adalah berapa biaya untuk membiayai portofolio pemain tersebut. Ada yang naik dan ada yang turun nilainya, tapi menurut saya investasi yang dilakukan di Chelsea tetap mempertahankan nilainya."

"Kami tidak membelanjakan uangnya, kami menginvestasikan uangnya. Jadi ketika kami membeli, kami hanya memikirkan biaya pengangkutannya," paparnya.

Boehly juga berbicara soal nasib masa depan Pochettino di Chelsea, seraya menekankan pentingnya kesabaran dalam proses tersebut. Hasil dari proses tersebut mulai terlihat jelang akhir musim ini.

"Hal nomor satu adalah Anda harus bersabar. Anda menyusun sesuatu dan mengharapkan hal itu terwujud dengan sangat cepat, namun kenyataannya segala sesuatu yang baik membutuhkan sedikit waktu. Kesabaran selalu menjadi pemikiran kami," imbuh Boehly.

"Kami pikir ini adalah tim yang sangat muda dan menarik yang akan bersatu untuk waktu yang lama. Jika Anda melihat waralaba yang mendominasi dalam jangka waktu lama, mereka memiliki stabilitas nyata dalam tim, lini depan, dan staf kepelatihan."

"Jadi untuk dapat meletakkan dasar dan memulai dengan stabilitas dalam tim, dan memiliki skuad muda dengan kontrak lebih lama dari rata-rata (adalah awal yang baik)."

"Dan kenyataannya di sepak bola Eropa, kontrak tujuh tahun sebenarnya adalah kontrak lima tahun karena Anda tidak akan pernah membiarkan kontrak berakhir hingga tahun terakhir. Anda akan memperpanjang kontrak atau melihat apa yang terbaik untuk pemain dan klub."

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

"Saat kami membeli Dodgers pada tahun 2013, kami memulai dengan skor 15-25, namun kami tetap berpegang pada rencana karena kami yakin rencana itu benar. Dan kami mengalami hal serupa dengan Chelsea."

"Anda harus mempunyai tekad untuk tidak mendengar semua kebisingan di sekitar Anda dan tetap berkomitmen pada rencana. Dan sejak Boxing Day, kami adalah tim terbaik keempat di Premier League. Jika Anda melihat apa yang terjadi sekarang, rasanya lebih baik dan lebih baik lagi," pungkas Boehly.

Premier League Chelsea Todd Boehly

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Sindir Pengadil Lapangan, Iraola Akan Meminta Pemain Liverpool untuk Diving
Andoni Iraola mengkritik keputusan wasit usai Alexander Isak tak mendapat penalti untuk Liverpool. Simak sindiran Iraola soal diving di Premier League.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Sindir Pengadil Lapangan, Iraola Akan Meminta Pemain Liverpool untuk Diving
Inggris
Jeda Internasional November, Hari-hari Penghakiman Michael Carrick di Manchester United
Masa depan Michael Carrick di Manchester United terancam setelah sembilan laga tanpa kemenangan. Simak kabar terbaru dan evaluasi manajemen MU.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Jeda Internasional November, Hari-hari Penghakiman Michael Carrick di Manchester United
Inggris
Jangan Terlalu Banyak Berharap Fans Manchester United, Unai Emery Tidak Akan ke Old Trafford
Unai Emery masuk radar Manchester United sebagai kandidat manajer baru. Namun, Aston Villa tidak berniat melepas pelatih asal Spanyol tersebut.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Jangan Terlalu Banyak Berharap Fans Manchester United, Unai Emery Tidak Akan ke Old Trafford
Inggris
Malu-maluin, Aksi Alexis Mac Allister pada Laga Liverpool vs Arsenal
Jamie Carragher mengecam aksi diving Alexis Mac Allister saat Liverpool kalah 0-1 dari Arsenal. Gary Neville dan Ian Wright turut melontarkan kritik.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Malu-maluin, Aksi Alexis Mac Allister pada Laga Liverpool vs Arsenal
Inggris
Tidak Ada yang Mustahil, Manchester United Bisa Degradasi Musim Ini
Erik ten Hag menilai Manchester United berpotensi terdegradasi dari Premier League setelah terpuruk di peringkat ke-17 klasemen sementara.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Tidak Ada yang Mustahil, Manchester United Bisa Degradasi Musim Ini
Inggris
Topik Utama Pekan 9 Premier League: Arsenal Pamer Mental Juara, Manchester United Degradasi?
Arsenal pamer mental juara usai menang di Anfield, Manchester United terancam degradasi, sementara Brighton terus melaju di pekan 9 Premier League.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Topik Utama Pekan 9 Premier League: Arsenal Pamer Mental Juara, Manchester United Degradasi?
Inggris
Liverpool Merana, Arsenal Raih Kemenangan Pertama di Anfield Sejak 2012
Arsenal menang 1-0 atas Liverpool di Anfield lewat gol Kai Havertz. The Gunners akhiri penantian 14 tahun dan kokoh di puncak klasemen.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Liverpool Merana, Arsenal Raih Kemenangan Pertama di Anfield Sejak 2012
Inggris
Telan Dua Kekalahan Beruntun di Premier League, Manchester City Berusaha Move On
Manchester City gagal raih hasil maksimal dalam dua laga terakhir. Enzo Maresca yakin anak asuhnya bisa membalikkan keadaan.
Gazza Roosaryatama - Minggu, 01 November 2026
Telan Dua Kekalahan Beruntun di Premier League, Manchester City Berusaha Move On
Inggris
Cari Prediksi Skor Liverpool vs Arsenal? Superkomputer Punya Jawabannya
Siapa bakal menang Liverpool vs Arsenal? Superkomputer Opta justru menjagokan Arsenal dengan peluang 41,8 persen meski harus bertandang ke Anfield. Simak prediksinya!
Johan Kristiandi - Minggu, 01 November 2026
Cari Prediksi Skor Liverpool vs Arsenal? Superkomputer Punya Jawabannya
Jadwal
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Liverpool vs Arsenal, Live SCTV Pukul 23.30 WIB
Cara menonton Liverpool vs Arsenal live SCTV pukul 23.30 WIB. The Reds sedang dalam tren positif, sedangkan Arsenal mengincar puncak klasemen Premier League. Cek jadwal dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Minggu, 01 November 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Liverpool vs Arsenal, Live SCTV Pukul 23.30 WIB
Bagikan