Julian Alvarez, Spiderman, dan Fakta-fakta Menarik Suksesor Aguero di Man City

Manchester City bakal memiliki penyerang Argentina lainnya bernama Julian Alvarez.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 26 Januari 2022
Julian Alvarez, Spiderman, dan Fakta-fakta Menarik Suksesor Aguero di Man City
Julian Alvarez (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - "Done deal" dan juga "Here we go" merupakan kata-kata yang sudah dinanti fans sepak bola ketika mengamati perkembangan terbaru di Twitter Fabrizio Romano, pakar sepak bola Eropa.

Ketika Romano sudah bersabda dua kata-kata magis itu maka transfer sudah hampir 99 persen terealisasi. Pun demikian berlaku dengan saga transfer Julian Alvarez yang sempat dikaitkan dengan Manchester United, lalu kemudian berlabuh ke tim Manchester lainnya: Manchester City.

"Julian Alvarez ke Manchester City dari River Plate, done deal dan here we go! Kesepakatan dikonfirmasi seperti yang sudah diprediksi pekan lalu," tutur Romano.

"18,5 juta euro biaya untuk River dengan bonus atau pajak. Julian akan dikontrak lima tahun. Kesepakatan sudah disegel - Alvarez akan tetap di River Plate dengan status pinjaman hingga Juli (2022)."

Baca Juga:

Menilik Laga-laga Februari Liverpool dan Man City dalam Perebutan Titel Premier League

Salip United, Man City Kian Dekat Boyong Wonderkid River Plate

Mengenal Julian Alvarez, Pemain yang Diburu Tottenham dan Klub-klub Serie A

Selepas kepergian Sergio Aguero, legenda klub pada musim panas 2021 ke Barcelona (kemudian pensiun), kabar transfer itu menjadi kebahagiaan fans bagi fans City. Alvarez pemain Argentina lainnya yang gabung klub dan juga kerap dibandingkan dengan pendahulunya itu.

Berikut BolaSkor.com telah merangkum sejumlah fakta-fakta menarik mengenai Julian Alvarez:

1. Punya Julukan The Spider

The Spider atau Laba-Laba. Itulah julukan yang melekat kepada Julian Alvarez. Dengan julukan itu setiap kali Alvarez mencetak gol ia selalu merayakannya dengan membuat jaring laba-laba dengan kedua tangannya.

Beberapa orang berpikir itu karena ia fanatik kepada tokoh fiktif pahlawan Spiderman, tapi faktanya julukan tersebut sudah dimilikinya sejak Alvarez masih kecil dan bermain di kampung halamannya di Calchin de Cordoba.

Menurut kabar dari Atletico Calchin Club institution, saudara lelakinya yang memberinya julukan karena keahlian Alvarez bermain bola. Dengan keahlian tersebut di masa kecil Alvarez bak bermain dengan dua kaki lebih. Tak salah juga menyebutnya dengan julukan Spiderman.

2. Trial di Real Madrid

Jalan Alvarez ke Eropa sedianya hampir terealisasi di usia yang sangat muda yakni 11 tahun. Kala itu dia menjalani trial di Real Madrid, mencetak dua gol dari lima laga dan membantu tim memenangi turnamen usia muda pada 2011.

Akan tapi Madrid punya kebijakan menanti hingga usia 13 tahun sebelum merekrut talenta asing. Tak ayal Alvarez pergi dan itu dituturkan sang ayah Gustavo.

"Akan jadi impian jika dia bertahan (di Madrid). Kami keluarga pekerja. Saya bekerja di perusahaan sereal dan istri saya, Mariana guru taman kanak-kanak," terang Gustavo kepada Goal.

3. Profil

Kembali ke Argentina, Alvarez pernah trial bersama Boca Juniors sebelum gabung klub rival River Plate dari Atletico Calchin pada 2016. Sejak promosi ke tim utama Alvarez telah memenangi Copa Libertadores, Copa Argentina, dan Primera Division.

Melengkapi catatan trofinya di usia muda, Alvarez juga pernah ada dalam tim bersejarah Argentina yang mengakhiri penantian titel internasional Lionel Messi kala memenangi Copa America pada 2021. Alvarez promosi ke tim utama River pada 2018 dan akan berganti klub tahun ini.

4. Gaya Main dan Posisi

Pada 2021 Alvarez jadi top skorer dengan 20 gol dari 35 laga, plus terpilih sebagai Pesepak Bola Terbaik Amerika Selatan.

“Alvarez adalah prototipe pemain modern yang diinginkan semua orang,” kata legenda Juventus, David Trezeguet kepada Radio Supermitre.

“Dia memberikan segalanya, tidak lelah, tetap membumi dan tidak mencari kontroversi. Anak ini adalah permata yang sulit ditemukan di Amerika Selatan, dia memiliki semua kualitas teknik yang mereka sukai di Eropa.”

Alvarez sudah jadi pemain reguler di River sejak 2020 di bawah arahan Marcelo Gallardo. Dia pemain serba bisa sebagai penyerang tengah, penyerang kedua, hingga penyerang sayap.

Perbandingan dengan Aguero pun tak sepenuhnya salah, sebab Alvarez memang bermain sepertinya: lincah, punya kualitas teknik dalam mendribel bola, dan insting mencetak gol.

Alvarez bahkan lebih dinamis karena ia juga bergerak di area sayap. Keduanya juga sama-sama suka bergerak di ruang sempit di antara pertahanan lawan. Wajar jika Alvarez dianggap sebagai suksesor Aguero di City.

"Saya sangat menyukai Kun Aguero dan saya mencoba mengikuti pergerakannya," ucap Alvarez kepada La Nacion pada 2019.

5. Kata Mereka Soal Julian Alvarez

David Trezeguet sudah terlebih dahulu menilai dan melihatnya sebagai berlian muda dari Amerika Selatan. Bakat itu juga sudah lama dilihat oleh Marcelo Gallardo.

“Dia adalah pemain yang dicintai pelatih karena kualitasnya, karena kemurahan hatinya, dan karena keceriaannya," ucap Gallardo.

“Setiap staf pelatih akan senang memilikinya. Dia masih sangat muda dan perjalanannya masih panjang.”

Takdir seolah sudah ditakdirkan untuk Alvarez bermain di City, klub yang sering dimainkannya jika sedang bermain game sepak bola FIFA.

“Bermain di Eropa adalah impian kebanyakan orang karena kualitas liga-liga itu dan apa artinya berada di klub-klub itu,” katanya kepada Radio La Red pada Oktober 2020.

“Tapi saya santai saja. Jelas saya berbicara dengan agen saya dan keluarga saya, tetapi saya tahu saya harus tetap fokus pada apa yang saya lakukan.

“Nanti waktunya akan tiba, melalui pekerjaan yang saya lakukan. Di Playstation saya bermain dengan Barcelona atau Manchester City," urai Alvarez.

Breaking News Sergio Aguero Julian Alvarez Sosok Trivia Sepak Bola Manchester City
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.321

Berita Terkait

Piala Dunia
Jepang Ingin Suguhkan Permainan Berkualitas dalam Laga Bersejarah Lawan Tunisia
Laga Jepang melawan Tunisia merupakan pertandingan ke-1.000 sepanjang penyelenggaraan Piala Dunia sejak edisi perdana pada 1930.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 20 Juni 2026
Jepang Ingin Suguhkan Permainan Berkualitas dalam Laga Bersejarah Lawan Tunisia
Piala Dunia
Dibayangi Kasus Hukum, Achraf Hakimi Tetap Fokus dan Tenang Pimpin Maroko
Kapten Maroko, Achraf Hakimi, dicemooh saat pertandingan Grup C Piala Dunia 2026 melawan Skotlandia di Boston.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 20 Juni 2026
Dibayangi Kasus Hukum, Achraf Hakimi Tetap Fokus dan Tenang Pimpin Maroko
Piala Dunia
Jepang Waspadai Efek Pelatih Baru Tunisia
Jepang memberi perhatian khusus terhadap perubahan besar di kubu Tunisia dengan adanya pergantian pelatih.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 20 Juni 2026
Jepang Waspadai Efek Pelatih Baru Tunisia
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Erick Thohir Jagokan Argentina dan Prancis, Jepang Bisa Buat Kejutan
Ketum PSSI, Erick Thohir, membeberkan tim jagoannya di Piala Dunia 2026. Erick menjagokan Argentina dan Prancis.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 20 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Erick Thohir Jagokan Argentina dan Prancis, Jepang Bisa Buat Kejutan
Piala Dunia
Belanda Pede, Ronald Koeman Ungkap Kunci Utama untuk Bisa Bungkam Swedia
Belanda akan melakoni laga krusial menghadapi Swedia pada pertandingan kedua Grup F Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 20 Juni 2026
Belanda Pede, Ronald Koeman Ungkap Kunci Utama untuk Bisa Bungkam Swedia
Piala Dunia
Arda Guler Minta Maaf setelah Turki Terdepak dari Piala Dunia 2026
Salah satu sosok yang paling mendapat sorotan dari kegagalan Turki adalah gelandang muda Real Madrid, Arda Guler.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 20 Juni 2026
Arda Guler Minta Maaf setelah Turki Terdepak dari Piala Dunia 2026
Analisis
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Dalam dua pertandingan di Piala Dunia 2026, Turki melepaskan 65 tembakan tanpa mencetak gol.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Prediksi
Prediksi dan Statistik Jerman vs Pantai Gading: Bukan Laga Mudah
Jerman akan menghadapi Pantai Gading pada laga kedua Grup E Piala Dunia 2026. Berikut prediksi, statistik, H2H, dan perkiraan susunan pemain kedua tim.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 20 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Jerman vs Pantai Gading: Bukan Laga Mudah
Liga Indonesia
Cara STY Hadapi Tekanan dan Kritik sebagai Pelatih Persija Jakarta
Shin Tae-yong bercerita soal kesiapannya menghadapi tekanan sebagai pelatih Persija. STY menjamin dirinya bukan pelatih yang anti-kritik.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 20 Juni 2026
Cara STY Hadapi Tekanan dan Kritik sebagai Pelatih Persija Jakarta
Ragam
7 Catatan Unik di Balik Kemenangan Pertama Brasil pada Piala Dunia 2026
Berikut tujuh fakta menarik dari kemenangan Brasil atas Haiti di Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 20 Juni 2026
7 Catatan Unik di Balik Kemenangan Pertama Brasil pada Piala Dunia 2026
Bagikan