Jonathan Rea Akui Bukan Pembalap Terbaik di Superbike Lagi
BolaSkor.com - Jonathan Rea merupakan sosok tak terkalahkan di Kejuaraan Dunia Superbike kurun waktu 2015-2018. Dalam periode tersebut, ia selalu menjadi juara dunia pembalap.
Namun dua putaran awal Superbike 2019 yang menyajikan enam race, Rea selalu dikalahkan pembalap rookie jebolan MotoGP, Alvaro Bautista.
Baca Juga:
Dominasi Alvaro Bautista Mengagetkan, tapi Bukan Jaminan Berlangsung Sampai Putaran Terakhir
Alvaro Bautista Sukses di Superbike, Bos Ducati Tidak Kaget
Rea pun kini mulai sadar diri dirinya bukan pembalap terbaik lagi di Superbike. Menurutnya kombinasi Alvaro Bautista dan Ducati lebih baik dari Rea dan Kawasaki.
"Secara mental, situasi musim ini sedikit berbeda buat saya. Karena saya menenangkan sebelas lomba terakhir musim lalu," kata Rea.
"Jadi kini perlahan, saya bukan lagi berstatus pembalap tercepat di trek," lanjut pembalap yang memperkuat tim Kawasaki tersebut.
Meskipun begitu, kondisi ini ia nilai membuatnya semakin termotivasi untuk lebih baik lagi. Meskipun Rea turut mengakui telah berusaha mengeluarkan semua potensi motor Kawasaki ZX-10RR.
"Seperti kini persaingan sudah selangkah lebih ketat lagi. Jadi ini merupakan motivasi buat saya untuk terus bekerja keras," Rea mengungkapkan.*
2.794
Berita Terkait
Hasil Badminton Asia Championships 2026: Tim Putra dan Putri Indonesia Gugur di Semifinal
Indonesia Raih Runner Up Piala Asia Futsal 2026, Hector Souto: Saya Bangga Terhadap Pemain!
Hasil Premier League: Arsenal dan Chelsea Menang, Aston Villa Tertahan
Hasil Super League 2025/2026: Persebaya Bungkam Bali United, Borneo FC Tempel Persib
Bojan Hodak Nilai Seharusnya Persib Bisa Cetak Lebihdari Dua Gol Lawan Malut United
Timnas Futsal Indonesia Raih Posisi Runner Up Piala Asia Futsal 2026 Usai Kalah dari Iran Lewat Adu Penalti
Hasil Premier League: Bekuk Tottenham 2-0, Manchester United Catat Empat Kemenangan Beruntun
Jadwal dan Link Streaming Arsenal vs Sunderland, Live Sebentar Lagi
Lamine Yamal Klaim LaLiga sebagai Kompetisi yang Paling Sulit
Mengenang The Munich Air Disaster, Ketika Tragedi Meruntuhkan Dinding Rivalitas