BolaSkor.com - Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, angkat koper lebih cepat di ajang Singapore Open 2026.
Atlet yang akrab disapa Jojo itu gugur di babak 32 besar usai dikalahkan wakil India, Prannoy Haseena Sunil. Laga yang digelar di Singapore Indoor Stadium, Rabu (27/5) sore WIB itu berakhir dengan skor 21-10, 12-21, 18-21.
Hasil tersebut menjadi torehan kurang memuaskan bagi Jojo jelang tampil di Indonesia Open 2-7 Juni mendatang. Namun, kekalahan tersebut juga sekaligus memberikan Jojo waktu istirahat lebih lama jelang ajang tersebut.
Baca Juga:
Indonesia Open 2026 Siap Digelar 2-7 Juni di Istora, Tiket Mulai dari Rp40 Ribu
Jonatan Christie Berambisi Pecah Telur di Indonesia Open 2026
Rasa Penasaran Putri KW Terhadap Indonesia Open Terus Memuncak
"Bermain di Singapore Open memang selalu kondisinya sedikit ada menguntungkan dan tidak menguntungkan. Tadi sudah melakukan yang terbaik, sudah mencoba juga caranya di gim ketiga keluar dari tekanan," ucap Jojo usai laga.
"Ketika tertinggal 10-11 di interval, saya tahu itu kerjanya pasti akan dua kali lipat, karena kondisi yang menang angin itu pasti akan lebih sulit," tambahnya.
Jadi Bahan Evaluasi ke Indonesia Open 2026
Jojo punya waktu kurang dari seminggu untuk mempersiapkan diri menghadapi Indonesia Open 2026 di Istora Senayan. Dia menjadi salah satu perwakilan Merah Putih dalam turnamen BWF level Super 1000 tersebut.
Menurut Jojo, sejatinya dia sudah bermain sesuai rencana pada babak 32 besar Singapore Open 2026. Namun, ada beberapa alasan yang akhirnya membuat dirinya gugur di ajang BWF level Super 750 itu.
"Dari cara bermain tadi sudah benar pola mainnya, sempat unggul juga tapi sedikit kurang tenang," ungkap Jojo.
Ini jadi bahan evaluasi untuk minggu depan di Indonesia Open. Pastinya saya harus mengembalikan fokusnya, mood-nya dan semangatnya juga,
ujarnya
Penulis: Gazza Roosaryatama