Jika Real Madrid, Barcelona, dan Juventus Ditendang dari Liga Champions

Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Kamis, 27 Mei 2021
Jika Real Madrid, Barcelona, dan Juventus Ditendang dari Liga Champions

BolaSkor.com - Polemik Liga Super Eropa belum berakhir. Juventus, Real Madrid, dan Barcelona yang masih bertahan di kompetisi tandingan Liga Champions tersebut segera menerima hukuman berat dari UEFA.

Sembilan klub di antaranya yaitu Manchester United, Manchester City, Chelsea, Liverpool, Arsenal, Tottenham Hotspur, Inter Milan, AC Milan, dan Atletico Madrid telah membatalkan partisipasi mereka di Liga Super. UEFA menyambut dengan tangan terbuka sembilan klub tersebut. Namun mereka tetap mendapat hukuman denda yang relatif ringan.

Namun Madrid, Juventus, dan Barcelona menolak mengikuti jejak sembilan klub tersebut. Ketiganya masih ngotot menjalankan Liga Super Eropa. Kondisi tersebut akhirnya membuat UEFA gerah. Setelah melakukan investigasi, konfederasi sepak bola Eropa itu segera memberikan hukuman berat kepada tiga klub tersebut.

Baca Juga:

Sanksi UEFA buat Klub yang Masih di Liga Super Eropa

Redam Gejolak, Chelsea dan Liverpool Libatkan Suporter dalam Pengambilan Keputusan

Aksi Nyata Premier League Cegah Polemik Liga Super Eropa Terulang

Lalu apa yang terjadi jika UEFA menghukum Madrid, Barcelona, dan Juventus dengan larangan tampil di Liga Champions musim depan? Berikut skenario jika ketiga klub tersebut ditendang dari Liga Champions musim mendatang.


Siapa yang Menggantikan?

Pertanyaan pertama yang muncul tentu saja siapa yang akan mengisi posisi mereka di Liga Champions. Sebagai informasi, ketiga klub ini memiliki jatah tampil di fase grup Liga Champions.

Jawabannya terbilang mudah. Jatah akan jatuh ke tim selanjutnya sesuai peringkat di liga masing-masing.

Di Serie A, jatah tiket Liga Champions akan menjadi milik Napoli yang ada di posisi kelima. Karena Napoli mendapatkan tiket ke Liga Champions, jatah Liga Europa akan turun ke AS Roma, sedangkan yang ke Liga Conference adalah Sassuolo.

Untuk LaLiga, pergerakan lebih terasa karena ada dua klub yang terancan dilarang, Madrid dan Barcelona. Tiket Liga Champions akan diberikan kepada Real Sociedad dan Real Betis yang sebelumnya mendapatkan jatah Liga Europa berdasarkan posisi klasemen.

Sedangkan Villarreal yang sebelumnya dapat jatah di Liga Conference otomatis ke Liga Champions karena menjuarai Liga Europa. Sedangkan jatah Liga Europa dan Liga Conference sesuai dengan peringkat di klasemen.


Dampak Finansial

Bukan rahasia lagi, tampil di Liga Champions merupakan suntikan berharga buat keuangan klub. Jadi bisa dibayangkan kesulitan yang akan dihadapi Barcelona yang saat ini tengah dilanda krisis keuangan. Pukulan serupa juga dirasakan oleh Real Madrid dan Juventus.

Di sisi lain, jika ketiga klub dikenai hukuman larangan tampil di Liga Champions, beberapa klub seperti Napoli, Betis, atau Sociedad yang mendapatkan jatah akan mendapatkan suntikan finansial.


Liga Champions tanpa Madrid, Barcelona, dan Juventus

Sulit membayangkan Liga Champions tanpa trio Madrid, Barcelona, dan Juventus. Ketiga klub sudah membagi 22 gelar juara di kompetisi ini. Bisa dikatakan ketiga klub ini sudah menjadi bagian penting dari Liga Champions. Mereka nyaris tidak pernah absen.

Meski begitu, ralitasnya Liga Champions tanpa ketiga klub itu, paling tidak satu musim, tidak akan terlalu terasa karena masih ada klub-klub lain yang masih akan membuat kompetisi menarik.

Liga Super Eropa Liga Champions Juventus Real Madrid Barcelona Breaking News
Ditulis Oleh

Yusuf Abdillah

Posts

6.589

Berita Terkait

Spanyol
Daripada Rodri, Real Madrid Lebih Mudah Rekrut Dani Olmo
Daripada Rodri, Real Madrid lebih membutuhkan kehadiran gelandang asal Spanyol lainnya, Dani Olmo.
Johan Kristiandi - Jumat, 12 Juli 2024
Daripada Rodri, Real Madrid Lebih Mudah Rekrut Dani Olmo
Liga Indonesia
Berpisah dengan Ilija Spasojevic, Bali United Datangkan Everton Nascimento
Everton pernah bermain untuk PSM Makassar.
Rizqi Ariandi - Jumat, 12 Juli 2024
Berpisah dengan Ilija Spasojevic, Bali United Datangkan Everton Nascimento
Piala Eropa
Masyarakat Inggris Bikin Petisi Hari Libur Nasional jika Juara Euro 2024
Masyarakat Inggris mendesak pihak kerajaan memberikan hari libur pada Senin pekan depan jika Harry Kane dan kawan-kawan juara Euro 2024.
Johan Kristiandi - Jumat, 12 Juli 2024
Masyarakat Inggris Bikin Petisi Hari Libur Nasional jika Juara Euro 2024
Timnas
Timnas Indonesia Jadi Prioritas, Event Non Olahraga di SUGBK Akan Dibatasi
SUGBK disiapkan jadi venue Timnas Indonesia saat menjamu Jepang dan Arab Saudi.
Rizqi Ariandi - Jumat, 12 Juli 2024
Timnas Indonesia Jadi Prioritas, Event Non Olahraga di SUGBK Akan Dibatasi
Timnas
Demi Bisa Dipakai Timnas Indonesia, Revitalisasi Rumput SUGBK Ditargetkan Selesai Oktober 2024
Saat ini tengah dilakukan perataan tanah
Rizqi Ariandi - Jumat, 12 Juli 2024
Demi Bisa Dipakai Timnas Indonesia, Revitalisasi Rumput SUGBK Ditargetkan Selesai Oktober 2024
Liga Indonesia
Dua Pemain Tambahan Bergabung, Skuad Persija Makin Lengkap Hadapi Liga 1 2024/2025
Kedua pemain tersebut adalah Ryo Matsumura dan Hanif Sjahbandi
Rizqi Ariandi - Jumat, 12 Juli 2024
Dua Pemain Tambahan Bergabung, Skuad Persija Makin Lengkap Hadapi Liga 1 2024/2025
Italia
AC Milan Selangkah Lagi Rekrut Alvaro Morata
AC Milan telah mengajukan kontrak untuk Alvaro Morata dan siap menebus klausul pelepasannya.
Johan Kristiandi - Jumat, 12 Juli 2024
AC Milan Selangkah Lagi Rekrut Alvaro Morata
Timnas
23 Pemain Timnas Indonesia U-19 untuk Piala AFF U-19 2024 Ditetapkan Awal Pekan Depan
Artinya, pelatih Indra Sjafri akan kembali mencoret lima pemain.
Rizqi Ariandi - Jumat, 12 Juli 2024
23 Pemain Timnas Indonesia U-19 untuk Piala AFF U-19 2024 Ditetapkan Awal Pekan Depan
Lainnya
Target PBSI untuk Anthony Ginting dkk, Lanjutkan Tradisi Medali
Bulu tangkis selalu menyumbang medali emas dalam dua penyelenggaraan terakhir Olimpiade.
Tengku Sufiyanto - Jumat, 12 Juli 2024
Target PBSI untuk Anthony Ginting dkk, Lanjutkan Tradisi Medali
Liga Indonesia
Alasan Hadiah Piala Presiden 2024 Naik Jadi Rp5 Miliar
Ketua Steering Comitte Piala Presiden 2024, Maruarar Sirait, mengungkapkan alasan mengapa hadiah Piala Presiden 2024 naik menjadi Rp5 miliar.
Tengku Sufiyanto - Jumat, 12 Juli 2024
Alasan Hadiah Piala Presiden 2024 Naik Jadi Rp5 Miliar
Bagikan