BolaSkor.com - JHL Group kembali menggelar ajang olahraga antarunit bisnis bertajuk 'JHL Sport Competition 2026: Synchronize to Win'. Turnamen yang menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia itu resmi dibuka di Candra Wijaya International Badminton Centre, Jelupang, Kota Tangerang Selatan, Senin (20/7).
Sebanyak 21 unit bisnis di bawah naungan JHL Group ambil bagian dalam kompetisi yang akan berlangsung hingga 7 Agustus 2026. Tiga cabang olahraga dipertandingkan, yakni badminton, mini soccer, dan basket.
Ajang tahunan ini tak hanya menjadi wadah kompetisi antarkaryawan, tetapi juga diharapkan mampu memperkuat kebersamaan, kolaborasi, serta semangat sportivitas di lingkungan JHL Group.
Baca Juga:
Kutukan Timnas Inggris di Piala Dunia Berlanjut, Argentina Jadi Korban Terbaru
Ketua Panitia JHL Sport Competition 2026, Vania Fernanda, mengatakan seluruh persiapan telah dilakukan selama kurang lebih satu bulan demi memastikan turnamen berjalan lancar. Ia pun mengapresiasi kerja keras panitia yang kembali menghadirkan kompetisi untuk ketiga kalinya.
"Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras selama satu bulan untuk mempersiapkan kompetisi ini," ujar Vania.
Menurut Vania, badminton, basket, dan mini soccer dipilih karena menjadi olahraga yang paling diminati oleh para karyawan dari berbagai unit bisnis. Antusiasme peserta pun meningkat dengan keikutsertaan 21 unit bisnis pada edisi tahun ini.
Tahun ini ada tiga cabang olahraga, yaitu badminton, basket, dan mini soccer. Sebanyak 21 unit bisnis akan bertanding. Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, dan selamat menikmati JHL Sport Competition 2026,
tutur Vania.
Momentum Membangun Solidaritas

Peresmian JHL Sport Competition 2026 juga dihadiri CEO JHL Group, Venny Hermawan Lo. Dalam sambutannya, Venny menegaskan bahwa turnamen ini bukan hanya menjadi ajang adu kemampuan di lapangan, tetapi juga sarana membangun sinergi dan solidaritas antarkaryawan dari seluruh unit bisnis JHL Group.
Menurut Venny, olahraga dipilih karena mampu menciptakan interaksi yang lebih erat di antara para karyawan yang sehari-hari bekerja di perusahaan berbeda. Melalui kompetisi ini, mereka diharapkan dapat saling mengenal sekaligus memperkuat rasa kebersamaan.
"Kami sengaja memilih olahraga agar kita bisa saling mengenal dari satu perusahaan ke perusahaan yang lain. Mungkin biasanya hanya bertemu di acara tertentu, sekarang kita bertemu dengan semangat yang sama," kata Venny.
Venny menambahkan, nilai-nilai yang lahir dari sebuah pertandingan, seperti sportivitas, kerja sama, dan pantang menyerah, diharapkan tidak berhenti di arena kompetisi. Menurutnya, karakter tersebut juga penting diterapkan dalam lingkungan kerja demi mendorong kolaborasi dan produktivitas di masing-masing unit bisnis.
Dengan sportmanship yang benar, kita dipupuk memiliki rasa pantang menyerah yang nantinya dapat kita bawa ke perusahaan masing-masing,
ujar Venny.
Sportivitas dan Fairness Jadi Nilai Utama

Pandangan serupa disampaikan CEO Roemah Koffie, Felix TJ. Mantan atlet hoki itu menilai JHL Sport Competition 2026 bukan sekadar kompetisi antarkaryawan, tetapi juga menjadi wadah untuk menanamkan nilai-nilai yang dapat diterapkan dalam dunia kerja.
Felix menjelaskan olahraga mengajarkan banyak hal, mulai dari semangat pantang menyerah, disiplin, hingga pentingnya kerja sama tim. Menurutnya, tema Synchronize to Win merepresentasikan filosofi bahwa keberhasilan hanya bisa diraih melalui kolaborasi, bukan mengandalkan kemampuan individu semata.
Selain itu, Felix mengingatkan seluruh peserta untuk menjadikan sportivitas sebagai nilai utama selama kompetisi berlangsung. Ia menilai sikap jujur dan adil di dalam pertandingan merupakan karakter yang juga penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun di lingkungan profesional.
"Olahraga mengajarkan kita untuk terus berjuang hingga mencapai garis finis. Konsep synchronize menunjukkan bahwa kemenangan hanya bisa diraih ketika kita mampu berjalan bersama, bukan menjadi pribadi yang hanya berpusat pada diri sendiri," ujar Felix.
Jadwal Pertandingan

JHL Sport Competition 2026 diawali dengan pertandingan badminton yang berlangsung pada 20–24 Juli 2026. Selanjutnya, cabang mini soccer digelar pada 27–31 Juli 2026, sedangkan pertandingan basket akan berlangsung pada 3–7 Agustus 2026.
Rangkaian pembukaan diawali dengan penghormatan kepada Bendera Merah Putih, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan Panca Krida JHL Group, serta Janji Atlet JHL Group.
Sebagai simbol dimulainya kompetisi, Ketua Panitia JHL Sport Competition 2026 Vania Fernanda bersama CEO Roemah Koffie Felix TJ melakukan servis perdana dengan saling bertukar shuttlecock, menandai resmi dibukanya JHL Sport Competition 2026: Synchronize to Win.

