Jerman Kembali Bermain di Fase Gugur setelah 12 Tahun Lamanya, Julian Nagelsmann Tak Perlu Pembuktian

Julian Nagelsmann menegaskan tak perlu membuktikan diri jelang Jerman vs Paraguay pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai lolos sebagai juara grup.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 29 Juni 2026
Jerman Kembali Bermain di Fase Gugur setelah 12 Tahun Lamanya, Julian Nagelsmann Tak Perlu Pembuktian
Timnas Jerman (fifa)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pelatih timnas Jerman, Julian Nagelsmann, menegaskan dirinya sama sekali tidak merasa tertekan untuk membuktikan kualitasnya menjelang laga krusial babak 32 besar Piala Dunia 2026 kontra Paraguay.

Pertandingan ini menjadi laga fase gugur pertama bagi Die Mannschaft di turnamen ini dalam 12 tahun terakhir. Jerman vs Paraguay akan dihelat di Boston Stadium, Selasa (30/06) pukul 03.30 dini hari WIB.

Langkah Jerman sempat digoyang kekalahan mengejutkan 2-1 dari Ekuador di laga pamungkas grup, meski sebelumnya tampil perkasa menggilas Curacao 7-1 dan membungkam Pantai Gading.

Hasil minor yang merusak rekor kemenangan tersebut langsung memicu alarm kewaspadaan serta menghadirkan tekanan instan bagi sang juru taktik.

Baca Juga:

Superkomputer Prediksi Juara Piala Dunia 2026 Setelah Babak Grup Berakhir: Prancis vs Argentina di Final

Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Jerman vs Paraguay, Live TVRI Selasa (30/6) Pukul 03.30 WIB

Disebut Titisan Paul Gurita, Billy Si Kucing Ramal Hasil Pertandingan Jerman vs Paraguay

Kendati demikian, Nagelsmann meredam spekulasi eksternal dan memilih fokus pada internal skuad.

"Ini hanya tentang tim dan kesuksesan. Untuk membawa atmosfer baik yang kami miliki sebagai grup ke atas lapangan," tutur Nagelsmann dilansir dari Bild.

Saya tidak merasa harus membuktikan apa pun selain membantu para pemain dan mempersiapkan mereka untuk pertandingan. Saya tidak berpikir memiliki tanggung jawab untuk membuktikan diri kepada siapa pun,

ujarnya.

Tuntutan Menang Melawan Lawan yang Merepotkan

Julian
Julian Nagelsmann (Foto: Getty Images)

Menghadapi Paraguay yang lolos lewat jalur peringkat ketiga terbaik, Nagelsmann enggan memandang sebelah mata kekuatan sang lawan.

"Mereka adalah lawan yang sangat tidak nyaman yang akan menuntut banyak hal dari kami," cetus Nagelsmann mengenai potensi ancaman tim Amerika Selatan tersebut.

Ia pun sadar betul akan tingginya ekspektasi publik Jerman yang selalu menuntut kemenangan mutlak di setiap laga demi bisa mengamankan trofi juara.

"Jika Anda menang semuanya sempurna, jika Anda kalah semuanya buruk, jadi kami harus menang besok," pungkas mantan pelatih Bayern Munchen tersebut secara realistis.

Optimisme dan Ruang Evaluasi dari Rudi Voller

Di sisi lain, Direktur Olahraga Jerman, Rudi Voller, memberikan pembelaan dan meyakini armada Julian Nagelsmann tetap berada di jalur yang tepat untuk meraih kesuksesan.

"Sebelum turnamen, kami akan sangat gembira bisa lolos ke babak berikutnya sebagai juara grup setelah hanya dua pertandingan. Kami layak mencapai hal itu dan jelas sangat senang," tutur Voller.

Meski demikian, Voller mengakui performa tim masih harus dipoles agar tampil lebih maksimal karena tantangan di fase gugur akan jauh lebih berat.

"Pada saat yang sama, kami tahu bagaimana menempatkan status juara grup ini dalam perspektif. Tim dan semua orang di sekitarnya tahu bahwa masih ada ruang untuk perbaikan," jelasnya kepada situs resmi DFB.

Sekaranglah saat di mana Piala Dunia yang sebenarnya baru dimulai. Kami percaya bahwa kami akan memberikan yang terbaik dan mendorong diri kami hingga batas maksimal. Kami ingin memberikan penampilan yang sangat kuat dan mencapai babak berikutnya,

tutup Voller.
Jerman Timnas Jerman Paraguay Timnas paraguay Piala Dunia 2026 Julian Nagelsmann

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Dunia
Argentina Tidak Akan Memaksa Lionel Messi Bermain di Copa America 2028
AFA menegaskan Lionel Messi bebas menentukan masa depannya bersama Argentina, termasuk keputusan tampil atau tidak di Copa America 2028.
Arief Hadi - Minggu, 09 Agustus 2026
Argentina Tidak Akan Memaksa Lionel Messi Bermain di Copa America 2028
Internasional
Sukses di Piala Dunia 2026, Kanada Investasikan Rp12 Triliun untuk Olahraga
Kanada mengalokasikan investasi terbesar sepanjang sejarah senilai Rp12 triliun untuk olahraga usai Piala Dunia 2026. Dana difokuskan pada pembangunan fasilitas dan pembinaan atlet muda.
Rizqi Ariandi - Kamis, 06 Agustus 2026
Sukses di Piala Dunia 2026, Kanada Investasikan Rp12 Triliun untuk Olahraga
Piala Dunia
Eks Wakil Presiden Angkat Bicara, Sebut FIFA dan Gianni Infantino Melakukan Pemerasan
Eks Wakil Presiden FIFA Pangeran Ali menuding Gianni Infantino melakukan pemerasan terkait hadiah uang Yordania dan dukungan politik.
Arief Hadi - Rabu, 05 Agustus 2026
Eks Wakil Presiden Angkat Bicara, Sebut FIFA dan Gianni Infantino Melakukan Pemerasan
Inggris
Jeremy Doku Ungkap Derita di Piala Dunia 2026, Sempat Batuk Berdarah hingga Sulit Bernapas
Pemain sayap timnas Belgia Jeremy Doku akhirnya mengungkap perjuangan berat yang dialaminya sepanjang Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 04 Agustus 2026
Jeremy Doku Ungkap Derita di Piala Dunia 2026, Sempat Batuk Berdarah hingga Sulit Bernapas
Ragam
5 Hal Menarik Mengenai Valentin Barco, Rekrutan Baru Chelsea yang Pernah Dikeplak Jude Bellingham
Chelsea resmi merekrut Valentin Barco. Simak lima fakta menarik bek Argentina yang pernah dikeplak Jude Bellingham di Piala Dunia 2026.
Arief Hadi - Senin, 03 Agustus 2026
5 Hal Menarik Mengenai Valentin Barco, Rekrutan Baru Chelsea yang Pernah Dikeplak Jude Bellingham
Piala Dunia
Ramai Isu Penjualan Saham Piala Dunia, Mantan Presiden FIFA Kecam Gianni Infantino
Sepp Blatter mengecam rencana Gianni Infantino menjual sebagian saham Piala Dunia. Menurutnya, sepak bola adalah milik rakyat, bukan investor.
Arief Hadi - Kamis, 30 Juli 2026
Ramai Isu Penjualan Saham Piala Dunia, Mantan Presiden FIFA Kecam Gianni Infantino
Piala Dunia
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Pemain hingga Federasi Argentina Terancam Sanksi Berat
FIFA membuka penyelidikan terhadap Argentina setelah Piala Dunia 2026. Insiden keributan final kontra Spanyol, pesan politik, hingga dugaan pelanggaran disiplin membuat Albiceleste terancam sanksi berat.
Johan Kristiandi - Kamis, 30 Juli 2026
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Pemain hingga Federasi Argentina Terancam Sanksi Berat
Piala Dunia
FIFA Berencana Jual Saham Piala Dunia, Gianni Infantino Dikritik PM Inggris dan FA
Gianni Infantino dikritik FA Inggris dan PM Andy Burnham setelah FIFA berencana menjual sebagian saham hak komersial Piala Dunia kepada investor.
Arief Hadi - Rabu, 29 Juli 2026
FIFA Berencana Jual Saham Piala Dunia, Gianni Infantino Dikritik PM Inggris dan FA
Jerman
Berusia 40 Tahun, Manuel Neuer Beri Indikasi Pensiun
Manuel Neuer memberi sinyal musim 2026-2027 bisa menjadi musim terakhirnya. Kiper Bayern Munchen itu juga menegaskan ambisinya meraih semua gelar.
Arief Hadi - Rabu, 29 Juli 2026
Berusia 40 Tahun, Manuel Neuer Beri Indikasi Pensiun
Liga Lain
Pindah ke Klub Baru, Vozinha Harus Ganti Nama
Vozinha harus mengganti nama di jersey setelah bergabung dengan Colo-Colo. Aturan Liga Cile melarang penggunaan nama panggilan dan memaksa kiper Cape Verde itu memakai nama asli.
Johan Kristiandi - Rabu, 29 Juli 2026
Pindah ke Klub Baru, Vozinha Harus Ganti Nama
Bagikan