Jangan Terlalu Banyak Berharap dari Ralf Rangnick, Fans Manchester United

Paul Merson tak yakin Ralf Rangnick bisa bangkitkan Manchester United.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 28 November 2021
Jangan Terlalu Banyak Berharap dari Ralf Rangnick, Fans Manchester United
Ralf Rangnick (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Isu kedatangan Ralf Rangnick ke Manchester United semakin panas diperbincangkan belakangan ini. Pelatih berusia 63 tahun tersebut akan menjadi manajer interim hingga akhir musim 2021-2022.

Menurut laporan Fabrizio Romano, pakar transfer sepak bola Eropa, Rangnick akan melatih sebagai manajer interim hingga akhir musim - dengan potensi permanen - dan akan jadi konsultan United selama dua tahun ke depan.

"Manchester United mengonfirmasi kepada Ralf Rangnick perannya sebagai 'konsultan' dari Juni 2022 hingga 2024 - tapi Ralf akan tertarik dengan peran manajer full time jika ditawarkan. Tim Rangnick sedang menyiapkan izin kerja," ucap Romano.

Posisi manajer United saat ini ditangani oleh eks asisten pelatih Solskjaer, Michael Carrick. Kedatangan Rangnick mendapatkan pro dan kontra dari publik, figur sepak bola, hingga pandit sepak bola.

Baca Juga:

Direksi Man United Menebus 'Dosa' dengan Mendatangkan Ralf Rangnick

Rangnick Mau Datang, Carrick Tegaskan Latih Manchester United Sangat Spesial

4 Pemain Man United yang Posisinya Terancam karena Kedatangan Rangnick

Ralf Rangnick

Menilik rekam jejaknya sebagai sosok yang disebut sebagai guru gegenpressing, mendapatkan respek dari Thomas Tuchel dan Jurgen Klopp, Rangnick dinilai ideal melatih United. Rangnick disinyalir dapat menerapkan sistem bermain yang jadi landasan United.

Akan tapi ada juga yang mempertanyakan penunjukkan tersebut. Paul Merson, eks Arsenal yang kini jadi pandit sepak bola, menilai fans United untuk jangan terlalu berharap. Merson tak yakin dengan pengalaman Rangnick dapat membangkitkan United.

Merson bukan tanpa alasan mengucapkannya. Melihat latar belakang Rangnick yang mengembangkan Schalke, Hoffenheim, dan RB Leipzig, serta kemampuan mengembangkan pemain-pemain muda, Rangnick tak pernah melatih klub besar.

Selain itu di Man United, Rangnick akan mendapatkan tekanan untuk membentuk tim pemenang dalam waktu yang relatif singkat, sedangkan di tiga klub Jerman itu Rangnick mendapatkan cukup waktu melakukannya. Tanpa tekanan.

“Mengapa mereka (United) membutuhkan manajer sementara? Karena menurut saya mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan saat ini,” kata Merson kepada Soccer Saturday.

"Ole akan tetap berada di klub hari ini jika bukan karena dua gol di menit terakhir di Watford (United kalah 1-4). Saya tidak berpikir ada rencana apapun."

“Mereka tidak berpikir dalam mimpi terliar mereka akan berakhir seperti itu di Watford. Saat kedudukan 1-2, saya pikir dia masih memimpin pada hari Minggu. Saya pikir mereka akan mempertahankannya selama mereka bisa."

"Sekarang, untuk mendatangkan seorang manajer ... Saya mendengar orang-orang mengatakan betapa hebatnya dia (Rangnick) - tetapi dia tidak pernah melatih di Inggris, dia tidak pernah melatih salah satu tim top di dunia. Mengapa begitu? Mengapa tidak ada yang merekrutnya ketika ia tersedia?"

“Saya mendengar hal-hal hebat tentang dia, orang-orang mengatakan dia akan menekan dan dia bekerja keras dan dia mengubah tim yang lebih rendah menjadi pesaing nyata. Tapi itu jauh berbeda, membawa Schalke atau Hoffenheim ke tahap tertentu."

“Ketika Anda diminta untuk pergi ke salah satu klub terbesar di dunia dan mereka sudah memiliki superstar dan Anda harus membuat mereka bermain bagus."

"Tidak apa-apa di Schalke dan Hoffenheim karena mereka akan mendengarkan dan mereka ingin melakukannya. Mereka, para pemain (United) ini ada di sana dan Anda harus membuat mereka bermain lagi."

"Saya pikir ini akan sulit, ini akan jauh lebih sulit daripada yang orang pikirkan. Apa yang saya dengar itu seperti rekrut, dia datang, begitu saja. Man Utd itu beruntung. Saya tidak yakin tentang itu," pungkas Merson.

Breaking News Ralf Rangnick Manchester United

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, Live TVRI Senin (29/6) Pukul 02.00 WIB
Afrika Selatan dan Kanada akan membuka rangkaian pertandingan 32 besar Piala Dunia 2026, Senin (29/6).
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, Live TVRI Senin (29/6) Pukul 02.00 WIB
Liga Indonesia
Mariano Peralta Terancam Batal ke Persija, Persib Kini Jadi Kandidat Terkuat
Persib disebut menjadi kandidat terkuat merekrut Mariano Peralta setelah negosiasi dengan Persija mandek. Faktor AFC Champions League jadi penentu.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Mariano Peralta Terancam Batal ke Persija, Persib Kini Jadi Kandidat Terkuat
Piala Dunia
Rating Pemain Yordania vs Argentina: Main Babak Kedua, Messi Tetap yang Terbaik
Rating pemain Yordania vs Argentina versi Sofascore menempatkan Lionel Messi sebagai yang terbaik usai mencetak satu gol dan membawa Argentina menang 3-1.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Rating Pemain Yordania vs Argentina: Main Babak Kedua, Messi Tetap yang Terbaik
Jadwal
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dibuka Afsel vs Kanada
Simak jadwal lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 mulai 29 Juni 2026. Ada Brasil, Argentina, Inggris, Prancis, Portugal hingga tuan rumah Kanada.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dibuka Afsel vs Kanada
Klasemen
Klasemen Akhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi dan Argentina Sempurna
Argentina finis sebagai juara Grup J Piala Dunia 2026 dengan poin sempurna usai mengalahkan Yordania 3-1. Lionel Messi kembali mencetak gol dan memimpin top skor.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi dan Argentina Sempurna
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Terakhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi Bawa Argentina Menang, Aljazair Kubur Mimpi Iran
Lionel Messi kembali mencetak gol saat Argentina mengalahkan Yordania 3-1, sementara Aljazair lolos ke 32 besar dan menyingkirkan Iran.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Hasil Pertandingan Terakhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi Bawa Argentina Menang, Aljazair Kubur Mimpi Iran
Piala Dunia
Duel Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi Bisa Terjadi di Final Piala Dunia 2026
Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi berpeluang bertemu di final Piala Dunia 2026. Simak bagan fase gugur serta jalur Portugal dan Argentina menuju partai puncak.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Duel Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi Bisa Terjadi di Final Piala Dunia 2026
Lainnya
Ukir Sejarah, Timnas Voli Indonesia Tembus Final AVC Cup 2026
Timnas voli putra Indonesia mengukir sejarah baru dengan melangkah ke babak final AVC Cup untuk pertama kalinya.
BolaSkor - Minggu, 28 Juni 2026
Ukir Sejarah, Timnas Voli Indonesia Tembus Final AVC Cup 2026
Klasemen
Klasemen Akhir Grup K Piala Dunia 2026: Jadi Runner-up, Portugal Jumpa Kroasia di Babak 32 Besar
Klasemen akhir Grup K Piala Dunia 2026: Kolombia finis sebagai juara grup, Portugal menjadi runner-up dan akan menghadapi Kroasia di babak 32 besar.
Johan Kristiandi - Minggu, 28 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup K Piala Dunia 2026: Jadi Runner-up, Portugal Jumpa Kroasia di Babak 32 Besar
Piala Dunia
Rating Pemain Kolombia vs Portugal: Cristiano Ronaldo Paling Buruk
Rating pemain Kolombia vs Portugal di Piala Dunia 2026. Cristiano Ronaldo mendapat nilai terendah di starting XI Portugal, sementara Diogo Costa menjadi pemain terbaik timnya.
Johan Kristiandi - Minggu, 28 Juni 2026
Rating Pemain Kolombia vs Portugal: Cristiano Ronaldo Paling Buruk
Bagikan