Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Isi Liburan, Pemain Profesional Asal Malang Adakan Tarkam Berbalut Amal

Libur satu pekan di awal Asian Games, tidak membuat sejumlah pemain melupakan sepak bola.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Kamis, 16 Agustus 2018
Isi Liburan, Pemain Profesional Asal Malang Adakan Tarkam Berbalut Amal
Dokjrenk FC dihuni pemain profesional asal Malang melakukan laga amal (BolaSkor.com/Kristian Joan)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Libur satu pekan di awal Asian Games, tidak membuat sejumlah pemain melupakan sepak bola. Terutama para pemain di kawasan Malang, yang tetap berusaha menjaga kebugaran dengan menjalani latihan sendiri berupa pertandingan uji coba.

Meski hanya tarkam (tarikan kampung), namun pertandingan membawa misi kemanusiaan yang patut diapresiasi. Para pemain profesional asal Malang itu tergabung dalam tim Dokjrenk FC, yang menjalani tarkam melawan tim desa setempat sekaligus menggalang dana untuk bantuan korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat pekan lalu.

"Meski tidak seberapa, tapi dana ini semoga membawa barokah untuk membantu bagi yang membutuhkan," tutur kapten tim Dokjrenk FC, Yanuar Tri Firmanda, kiper yang dikenal saat memperkuat Deltras Sidoarjo di era kompetisi ISL tersebut.

Laga amal itu pun mampu menghadirkan ratusan masyarakat di Lapangan Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, kemarin sore. Tidak hanya sumbangan dari Dokjrenk FC, para penonton juga turut menyumbang sebagian uang ke kotak amal yang dibawa keliling hingga mencapai Rp 800 ribu.

Masyarakat setempat juga mengaku terhibur dengan deretan aksi pemain profesional dalam laga tarkam yang berformat 3x30 menit itu.

Beberapa nama tenar yang hadir antara lain trio Arema FC, Dedik Setiawan, Johan Al Farisi dan Juan Revi, serta Beny Wahyudi (Madura United) dan Edi Gunawan (Borneo FC). Sejumlah pemain yang berkiprah di Liga 2 maupun Liga 3 nasional juga turut serta, seperti Ikhfanul Alam (Persiba Balikpapan), Gufroni Al Maruf (Madura FC), serta pemain yang berjaya di era ISL seperti Pitono (Persema Malang) dan Dodit Fitrio Efendi (Persik Kediri).

"Kalau kompetisi libur, kami memang sering berkumpul untuk bermain sepak bola. Kegiatan ini rutin sebagai sarana silaturahmi, juga menghibur masyarakat desa setempat yang kami kunjungi," tandas penyerang andalan Arema FC, Dedik Setiawan yang berperan sebagai tuan rumah. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)

Liga 1 Malang

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Hasil akhir
Hasil Super League 2025/2026: Thom Haye Cetak Gol, Persib Cukur Madura United
Persib Bandung menang 4-1 atas Madura United, dan di mana Thom Haye menciptakan satu gol.
Tengku Sufiyanto - Minggu, 30 November 2025
Hasil Super League 2025/2026: Thom Haye Cetak Gol, Persib Cukur Madura United
Liga Indonesia
Persebaya vs Arema FC, Eduardo Perez Tepikan Isu Pemecatan jika Gagal Menang
Persebaya Surabaya sedang dalam kondisi tidak baik, karena baru menorehkan 4 kemenangan.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 22 November 2025
Persebaya vs Arema FC, Eduardo Perez Tepikan Isu Pemecatan jika Gagal Menang
Liga Indonesia
Teken Kontrak Baru, Rizky Ridho Bertahan di Persija Jakarta hingga 2028
Persija Jakarta resmi memagari Rizky Ridho dengan kontrak baru berdurasi tiga tahun (2028).
Arief Hadi - Minggu, 16 November 2025
Teken Kontrak Baru, Rizky Ridho Bertahan di Persija Jakarta hingga 2028
Liga Indonesia
Laga Persib Vs Persis Ricuh Jadi Alasan FIFA Belum Cabut Larangan Suporter Tandang
Laga Persib Vs Persis diwarnai insiden suporter turun ke lapangan sampai perusakan fasilitas stadion, khusunya rumput dan gawang.
Rizqi Ariandi - Rabu, 06 Agustus 2025
Laga Persib Vs Persis Ricuh Jadi Alasan FIFA Belum Cabut Larangan Suporter Tandang
Bagikan