Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

ISG 2021: Medali Pembuka untuk Pelecut Semangat

Perak dipersembahkan Ayustina Priatna di nomor omnium elite putri. Sedangkan perunggu didapat dari Eki Febri Ekawati yang turun di nomor tolak peluru putri. Torehan prestasi yang diukir Eki sekaligus menjadi medali pertama bagi Indonesia di ISG.
Andhika PutraAndhika Putra - Selasa, 09 Agustus 2022
ISG 2021: Medali Pembuka untuk Pelecut Semangat
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Tim Indonesia mengawali perjalanan manis di Islamic Solidarity Games (ISG) 2021 Konya. Menjelang opening ceremony dini hari nanti, Merah Putih mampu meraih modal positif dengan mengamankan dua raihan medali pembuka, yaitu perak dan perunggu.

Perak dipersembahkan Ayustina Priatna di nomor omnium elite putri. Sedangkan perunggu didapat dari Eki Febri Ekawati yang turun di nomor tolak peluru putri. Torehan prestasi yang diukir Eki sekaligus menjadi medali pertama bagi Indonesia di ISG.

Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk ISG Rafiq Hakim Radinal mengatakan bangga akan prestasi yang ditunjukkan atlet-atlet Merah Putih di ISG. Ia berharap sukses yang didapatkan Ayustina dan Eki dapat menjadi pelecut motivasi para atlet lain yang akan tampil di ISG.

“Saya bangga sekaligus gembira karena Tim Indonesia berhasil meraih dua medali, perak dan perunggu, di ISG sebelum opening ceremony dimulai. Semoga ini bisa menjadi pembangkit semangat bagi atlet-atlet lain yang akan tampil di ISG,” kata Rafiq.

Lelaki yang menjabat sebagai Komite Eksekutif (KE) Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) ini menambahkan persiapan Tim Indonesia menjelang upacara pembukaan. Menurutnya parade defile Tim Indonesia akan beranggotakan 40 orang yang tampil mengenakan baju kontingen benuansa hitam dan merah.

Pembawa bendera, lanjut Rafiq, adalah atlet taekwondo putra Osanando Naufal Khairudin yang akan berjalan berdampingan bersama atlet tolak peluru Eki. Pemilihan atlet putra dan putri untuk flag carrier ini merupakan ketentuan wajib yang ditetapkan oleh panitia penyelenggara.

“Memang tidak semua atlet hadir di opening ceremony karena kami juga harus mengatur kebugaran mereka, terutama bagi mereka yang bertanding esok harinya. Eki sudah selesai bertanding, sedangkan Osanando baru berlaga 11 Agustus jadi masih bisa beristirahat,” kata Rafiq.

Sebagai informasi, opening ceremony berlangsung 21.30 waktu setempat atau Rabu (10/08) dini hari WIB. Acara ini rencananya akan dihadiri langsung President Turki Recep Tayyip Erdogan.

Dihubungi terpisah, pembalap sepeda putri Ayustina Priatna gembira atas raihan perak yang didapatkannya. Meski demikian, Ayu mengaku tak begitu puas karena sebenarnya ia mampu tampil di urutan teratas pada game kedua dan ketiga.

Sebagai informasi, Ayustina berhak atas perak usai mengumpulkan 115 poin. Ia terpaut 5 poin dari pembalap Kazakhtan Rinata Sultanova yang berhak atas medali emas dengan koleksi 120 poin. Perunggu diamankan pembalap Malaysia Nur Aisyah Mohamad Zubir dengan raihan 107 poin.

“Medali perak ini ibaratnya perjuangan tumpah darah karena sudah lama saya tak turun di nomor track dan baru mencoba lagi. Ini turnamen ketiga saya di nomor track setelah India dan Kolombia, tetapi ibaratnya di sini saya benar-benar bermain,” kata Ayu.

“Secara strategi saya tidak begitu maksimal karena negara lain menurunkan dua pembalap, sedangkan saya turun sendiri. Ketika saya tampil bagus di tiga game awal, lawan langsung menandai agar saya ditempel ketat dan karena saya turun sendiri jadi tidak ada yang menjaga saya.”

Meski demikian, Ayu mengatakan mendapat pelajaran berharga dari nomor omnium yang bisa dipetik sebagai modal positif baginya sebelum tampil di nomor ITT dan Road Race. “Sekarang fokus recovery dulu. Alhamdulillah dari NOC Indonesia menyediakan masseur dan pelatih juga bawa protein shake. Insya Allah bisa lebih cepat,” ujar Ayu.

Terpisah, Eki mengaku gembira bisa mempersembahkan medali bagi Indonesia. Eki mengamankan peringkat ketiga di nomor tolak peluru usai membukukan lemparan 14,93m. Medali emas dan perak diamankan tuan rumah, yaitu Emel Dareli (17,25m) dan Pinar Akyol (16,87m).

“Secara persaingan memang mereka di atas kita karena Dareli ini tampil di Olimpiade. Tapi saya tampil tak ada beban, terpenting bisa mendapat lemparan yang bagus saja. Saya bangga bisa memberikan medali perunggu karena otot paha dalam kanan saya sempat agak tegang, beruntung tidak apa-apa hingga akhirnya bisa mendapatkan medali perunggu ini,” ujar Eki.

Breaking News

Berita Terkait

Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Tempat Nobar Gratis Norwegia vs Inggris di Jakarta
Cari tempat nobar gratis Norwegia vs Inggris di Jakarta? Simak daftar lokasi nonton bareng perempat final Piala Dunia 2026, jadwal kick-off Minggu, 12 Juli 2026 pukul 04.00 WIB, serta duel Erling Haaland melawan Harry Kane.
Johan Kristiandi - Jumat, 10 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Tempat Nobar Gratis Norwegia vs Inggris di Jakarta
Liga Indonesia
Eks Persib dan Persija Tak Merasa Kariernya Turun Usai Gabung Klub Liga 2
Rezaldi Hehanussa menegaskan keputusannya bergabung dengan Semen Padang di Liga 2 bukan penurunan karier. Eks Persib Bandung dan Persija Jakarta itu optimistis membawa Kabau Sirah promosi ke Super League.
Rizqi Ariandi - Jumat, 10 Juli 2026
Eks Persib dan Persija Tak Merasa Kariernya Turun Usai Gabung Klub Liga 2
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Tempat Nobar Gratis Spanyol vs Belgia di Jakarta
Cari tempat nobar gratis Spanyol vs Belgia di Jakarta? Simak daftar lokasi nonton bareng perempat final Piala Dunia 2026, jadwal kick-off, serta informasi pertandingan yang berlangsung Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.
Johan Kristiandi - Jumat, 10 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Tempat Nobar Gratis Spanyol vs Belgia di Jakarta
Italia
Inter Milan Rekrut Pemain Asal Israel, Anan Khalaili
Inter Milan dikabarkan mencapai kesepakatan untuk merekrut Anan Khalaili dari Union SG. Winger asal Israel itu diproyeksikan mengisi posisi yang ditinggalkan Denzel Dumfries. Simak nilai transfer, durasi kontrak, dan statistiknya.
Johan Kristiandi - Jumat, 10 Juli 2026
Inter Milan Rekrut Pemain Asal Israel, Anan Khalaili
Liga Indonesia
PSSI Undang Pemain Diaspora Main di Liga Putri 2026, Klub Juga Boleh Rekrut Dua Pemain Asing
PSSI mengundang pemain diaspora seperti Isabelle Nottet, Noa Leatumu, dan Estella Loupatty untuk bermain di Liga Putri 2026. Klub juga boleh merekrut dua pemain asing.
Rizqi Ariandi - Jumat, 10 Juli 2026
PSSI Undang Pemain Diaspora Main di Liga Putri 2026, Klub Juga Boleh Rekrut Dua Pemain Asing
Liga Indonesia
Kerim Memija Janjikan Trofi Usai Diboyong Persija Jakarta
Kerim Memija bertekad membawa Persija Jakarta meraih trofi pada Super League 2026/2027. Bek asal Bosnia itu datang dengan pengalaman juara di Denmark dan Bosnia.
Rizqi Ariandi - Jumat, 10 Juli 2026
Kerim Memija Janjikan Trofi Usai Diboyong Persija Jakarta
Liga Indonesia
Andie Peci Pentolan Bonek dan Tokoh Penyelamat Persebaya Tutup Usia
Andie Peci meninggal dunia pada usia 60 tahun di Surabaya. Pentolan Bonek dan tokoh penyelamat Persebaya itu juga dikenal memperjuangkan keadilan Tragedi Kanjuruhan.
Rizqi Ariandi - Jumat, 10 Juli 2026
Andie Peci Pentolan Bonek dan Tokoh Penyelamat Persebaya Tutup Usia
Liga Indonesia
Liga Putri 2026 Dimulai Oktober, Sistem Home Tournament
Liga Putri 2026 akan dimulai pada Oktober dengan format home tournament di Jabodetabek. Simak daftar enam tim peserta, format kompetisi, dan penjelasan PSSI.
Rizqi Ariandi - Jumat, 10 Juli 2026
Liga Putri 2026 Dimulai Oktober, Sistem Home Tournament
Piala Dunia
3 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Pemenang Spanyol vs Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026
Mengapa Spanyol lebih diunggulkan daripada Belgia? Simak tiga alasan utama yang membuat La Furia Roja difavoritkan menang pada laga perempat final Piala Dunia 2026, mulai dari pertahanan solid, kondisi skuad, hingga peran penting Rodri.
Johan Kristiandi - Jumat, 10 Juli 2026
3 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Pemenang Spanyol vs Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia Versi Simulator dengan Akurasi Tinggi: Beda Level
Prediksi skor Spanyol vs Belgia versi simulator Football Meets Data menempatkan La Furia Roja sebagai favorit di perempat final Piala Dunia 2026. Simak peluang menang, kondisi pemain, dan analisis lengkapnya.
Johan Kristiandi - Jumat, 10 Juli 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia Versi Simulator dengan Akurasi Tinggi: Beda Level
Bagikan