Ini Dia Best XI Piala Dunia 2014

BolaSkorBolaSkor - Senin, 14 Juli 2014
Ini Dia Best XI Piala Dunia 2014
Ini Dia Best XI Piala Dunia 2014
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
Rio de Janeiro - Piala Dunia 2014 telah rampung digelar, di mana Jerman keluar sebagai pemenang usai mengalahkan Argentina. Dari sekian banyak pemain, ada 11 nama yang tampil gemilang selama perhelatan pesta sepak bola empat tahunan tersebut.  FIFA melalui Castrol Index Rangking telah melansir nama-nama pemain yang layak menghuni best starting XI Piala Dunia 2014. Ke-11 pemain ini, memiliki statistik yang lebih ciamik dibandingkan pemain-pemain lain. Formasi 4-4-2 adalah pola yang cocok diterapkan jika para bintang sepak bola ini bermain bersama. Siapa saja mereka? Manuel Neuer Penjaga Gawang: Manuel Neuer (Jerman) Posisi ini memang layak diberikan kepada Manuel Neuer. Kiper 28 tahun itu tampil impresif saat Die Mannschaft memetik kemenangan atas Argentina di laga final berlangsung di Estadio do Marcana, Senin (7/14) dini hari WIB. Neuer mampu menjaga gawangnya dari kebobolan dan sekaligus membawa Jerman menang 1-0. Performa impresif Neuer tidak hanya terjadi di partai puncak Piala Dunia 2014, namun juga di fase grup hingga ke semifinal. Secara keseluruhan, gawang Jerman yang dikawal oleh Neuer hanya kebobolan empat kali dari tujuh pertandingan. Jadi tak heran, jika penjaga gawang Bayern Muenchen ini mendapatkan nilai 9,27 versi Castrol Index Rangking. Dia unggul dari kiper Kosta Rika, Keylor Navas (9,25) dan penjaga gawang timnas Belanda, Jasper Cillesen (9,19). Thiago Silva Bek Kanan: Thiago Silva (Brasil) Pemain Paris Saint-Germain ini memang bermain gemilang di Piala Dunia tahun ini. Perannya di jantung pertahanan membuat timnas Brasil sukses melenggang hingga ke semifinal. Sayang, Silva gagal membawa Brasil bersinar di kandang sendiri. Harus absen saat tim Samba dilumat Jerman 1-7 di babak empat besar, Rabu (9/7) kemarin, bek 29 tahun ini juga tak berkutik ketika menghadapi Belanda di laga perebutan tempat ketiga. Mengemban tugas sebagai kapten, Silva harus menanggung malu karena A Selecao tumbang dengan skor 0-3 atas Oranje. Kendati begitu, performa mantan pemain AC Milan ini dinilai cukup cemerlang. Bahkan, Silva mendapatkan ponten 9,66 atau yang tertinggi dibandingkan pemain bertahan lainnya. Stefan de Vrij Bek Tengah: Stefan de Vrij (Belanda) De Vrij adalah salah satu pemain muda yang tampil apik di Piala Dunia 2014. Meski baru berusia 22 tahun, namun pemain Feyenoord ini sukses mengawal lini pertahanan timnas Belanda dengan baik. Berdasarkan statistik yang dicatat Whoscored, De Vrij mampu melakukan 3,7 kali tekel per pertandingan serta menorehkan 3,3 kali intersep. Bekerja sama dengan Ron Vlaar dan Bruno Martins Indi di jantung pertahanan, Vrij sukses membawa Belanda mengamankan posisi ketiga di Piala Dunia tahun ini. Tim Oranje meraih medali perunggu setelah mengalahkan Brasil dengan skor 3-0, Minggu (13/7) dini hari WIB. David Luiz Bek Tengah: David Luiz (Brasil) David Luiz selalu menjadi pilihan utama Luiz Felipe Scolari untuk menghuni pos di lini belakang. Bersama Thiago Silva, Luiz mampu membuat sektor pertahanan A Selecao sulit ditembus. Tak hanya apik dalam bertahan, pemain anyar Paris Saint-Germain itu juga beberapa kali mampu mencetak gol. Tercatat, dia sukses menyumbangkan dua gol dan satu assist. Luiz juga berhasil meraih satu penghargaan man of the match ketika Brasil memetik kemenangan 2-1 atas Kolombia di perempatfinal. Akan tetapi, David Luiz bermain buruk saat Brasil menghadapi Jerman di semifinal dan Belanda di laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2014. Kegagalannya dalam menutup pergerakan lawan, membuat tim Samba tumbang 1-7 dari Jerman dan kalah 0-3 atas Belanda. Mats Hummels Bek Kiri: Mats Hummels (Jerman) Kontribusi pemain 25 tahun ini memang sangat vital bagi Jerman. Hummels mampu tampil baik ketika bertahan serta membantu Nationalelf memetik kemenangan. Gol tunggalnya ke gawang Prancis, membawa Jerman memetik kemenangan 1-0 sekaligus lolos ke semifinal. Dia pun menerima penghargaan man of the match di laga itu. Ketika menghadapi Argentina di partai final Piala Dunia 2014 yang berlangsung di Estadio do Marcana, Senin (14/7) dini hari WIB, Hummels juga kembali memperlihatkan tajinya. Bek Borussia Dortmund itu berhasil menghentikan pergerakan Lionel Messi dan kawan-kawan selama 120 menit, sekaligus mengantarkan Die Mannschaft meraih trofi keempat di Piala Dunia. Secara keseluruhan Mats Hummels mampu menyumbangkan dua gol bagi Jerman. Dia pun memperoleh nilai 9,46 dari Castrol Index Rangking. Toni Kroos Gelandang Kanan: Toni Kroos (Jerman) Penggawa Bayern Muenchen ini memiliki kemampuan yang mumpuni untuk menjadi gelandang top dunia. Kendati masih berusia 24 tahun, namun Kroos memiliki peran krusial di lini tengah timnas Jerman. Torehan dua gol dan tiga assistnya turut membawa Nationalelf melenggang hingga ke final. Di partai puncak kontra Argentina yang dihelat di Estadio do Marcana, Senin (14/7) dini hari WIB, Kroos gagal mencetak gol. Tapi, penampilannya selama 120 menit mampu mengantarkan Der Panzer memetik kemenangan 1-0 atas tim Tango sekaligus mengamankan trofi Piala Dunia yang keempat. Kroos juga pernah sekali meraih penghargaan man of the match, yakni saat Jerman melumat Brasil 7-1 di semifinal pada 9 Juli. Dengan performanya tersebut, Toni Kroos memperoleh nilai 9,79 atau yang tertinggi dibandingkan gelandang-gelandang lainnya. Oscar Gelandang Tengah: Oscar (Brasil) Pemain Chelsea ini tampil cemerlang saat menghuni lini tengah timnas Brasil. Oscar tak hanya berperan sebagai motor serangan, namun juga mampu membawa tim Samba memetik kemenangan. Dari tujuh pertandingan yang dijalani di Piala Dunia tahun ini, gelandang 22 tahun tersebut berhasil menyumbangkan dua gol dan dua assist. Namun, Oscar dibuat tak berkutik saat Brasil bersua Jerman di semifinal dan Belanda di laga perebutan tempat ketiga. Oscar yang biasanya bermain apik dan kerap mengirimkan umpan-umpan matang, harus rela melihat Brasil takluk 1-7 dari Jerman dan kalah 0-3 atas Belanda. Kendati begitu, Oscar tetap dinilai bermain bagus. Dia pun memperoleh angka 9.63 dari Castrol Index Rangking di situs resmi FIFA. James Rodriguez Gelandang Tengah: James Rodriguez (Kolombia) Absennya Radamel Falcao membuat playmaker AS Monaco ini mampu memperlihatkan tajinya bersama timnas Kolombia. Rodriguez berhasil bemain gemilang sebagai seorang penyerang lubang. Hal tersebut diperlihatkannya dengan mencetak enam gol dan dua assist di Piala Dunia 2014. Torehan itu sekaligus mengantarkan Rodriguez menerima trofi golden boot atau pencetak gol terbanyak di Piala Dunia. Dia mampu unggul satu gol atas Thomas Mueller yang berada di bawahnya. Meski hanya membawa Kolombia hingga ke perempatfinal, tapi berkat penampilannya, James Rodriguez mendapatkan nilai 9,51 dari Castrol Index Rangking. Wesley Sneijder Gelandang Kiri: Wesley Sneijder (Belanda) Usia Wesley Sneijder memang sudah tak muda lagi, yakni 30 tahun. Namun begitu, Sneijder mampu bersaing dengan pemain-pemain yang lebih muda darinya. Pemain Galatasaray ini sukses menyumbangkan satu gol dan satu assist bagi timnas Belanda. Namun, dia gagal membawa skuat Oranje lolos ke final dan harus menyudahi kiprah di Piala Dunia tahun ini dengan status juara ketiga. Sneijder pun mendapatkan nilai 9,3 dari FIFA. Karim Benzema Penyerang: Karim Benzema (Prancis) Karim Benzema adalah salah satu striker yang tampil ciamik di Piala Dunia 2014. Pemain 26 tahun itu berhasil menjaringkan tiga gol dan dua assist dari lima penampilannya di Brasil. Berdasarkan statistik versi Whoscored, Benzema mampu melepaskan 31 tembakan sepanjang perhelatan Piala Dunia atau 6,2 sepakan per pertandingan. Akan tetapi, pemain Real Madrid ini harus puas membawa Les Bleus melangkah hingga ke perempatfnal. Kendati demikian, Benzema mampu memperoleh ponten 9,74 atau lebih tinggi dibandingkan Thomas Mueller yang meraih nilai 9,56 dan Neymar yang memiliki angka 9,48. Penyerang: Arjen Robben (Belanda) Tua-tua keladi, mungkin itu adalah pepatah yang layak disematkan kepada Arjen Robben. Dengan usia yang telah menginjak 30 tahun, tapi kelincahan Robben dalam menggiring bola tak perlu diragukan lagi. Bahkan, winger Bayern Muenchen ini memiliki kecepatan yang luar biasa saat mendrible bola. Dia mampu berlari 37 km per jam saat Belanda mencukur Spanyol 5-1 pada laga pembuka Grup B. Dari enam pertandingan di Piala Dunia 2014, Robben berhasil mencetak tiga gol dan satu assist. Selain itu, pemain bertinggi badan 180cm ini mengoleksi tiga penghargaan man of the match. Berkat kontribusinya, Belanda sukses menutup Piala Dunia 2014 di posisi ketiga setelah mengalahkan Brasil pada Minggu (13/7) dini hari WIB. Dengan penampilannya yang apik, Robben juga mendapatkan nilai 9,7 versi Castrol Index Rangking.
Mario goetze Toni Kroos Timnas Jerman Timnas Argentina

BolaSkor

Admin Bolaskor.com
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jerman
Skuad Pertama Jerman di Era Jurgen Klopp, Panggil 44 Nama
Jurgen Klopp memanggil 44 pemain untuk skuad pertama Jerman, termasuk 11 wajah baru dan Marc-Andre ter Stegen yang kembali setelah cedera.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
Skuad Pertama Jerman di Era Jurgen Klopp, Panggil 44 Nama
Internasional
Catat! Lionel Messi Akan Mainkan Laga Terakhir dengan Argentina, Ini Tanggalnya
Lionel Messi akan menjalani laga perpisahan bersama Timnas Argentina melawan Benin pada 6 Oktober 2026 di Stadion Monumental, Buenos Aires.
Rizqi Ariandi - Rabu, 16 September 2026
Catat! Lionel Messi Akan Mainkan Laga Terakhir dengan Argentina, Ini Tanggalnya
Internasional
Lionel Messi Gantung Sepatu dari Timnas Argentina, Nomor Punggung 10 Dipensiunkan?
Lionel Messi resmi pensiun dari timnas Argentina setelah Piala Dunia 2026. Lantas, siapa kandidat kuat pewaris nomor 10 La Pulga? Nico Paz jadi sorotan.
Johan Kristiandi - Kamis, 03 September 2026
Lionel Messi Gantung Sepatu dari Timnas Argentina, Nomor Punggung 10 Dipensiunkan?
Sosok
11 Momen Paling Berkesan Lionel Messi di Timnas Argentina
Dari debut pahit hingga juara Piala Dunia, berikut 11 momen paling berkesan Lionel Messi bersama timnas Argentina.
Arief Hadi - Rabu, 02 September 2026
11 Momen Paling Berkesan Lionel Messi di Timnas Argentina
Internasional
Teori Konspirasi di Balik Foto Surat Perpisahan Lionel Messi: Makna Pena Time-Turner di Harry Potter
Lionel Messi resmi pensiun dari timnas Argentina. Pena mirip Time-Turner Harry Potter dalam surat perpisahannya memunculkan teori soal makna tersembunyi.
Johan Kristiandi - Rabu, 02 September 2026
Teori Konspirasi di Balik Foto Surat Perpisahan Lionel Messi: Makna Pena Time-Turner di Harry Potter
Sosok
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Lionel Messi resmi pensiun dari timnas Argentina. Meski berakhir pahit di Piala Dunia 2026, warisan La Pulga akan bertahan selamanya.
Arief Hadi - Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Liga Dunia
Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Jose Mourinho Turut Berkomentar
Lionel Messi resmi mengumumkan pensiun dari timnas Argentina. Jose Mourinho turut memberikan penghormatan kepada sang megabintang.
Arief Hadi - Selasa, 01 September 2026
Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Jose Mourinho Turut Berkomentar
Internasional
Statistik Lionel Messi di Timnas Argentina: Prestasi Abadi dan Jumlah Gol Sulit Dilewati
Lionel Messi menutup perjalanan bersama Timnas Argentina dengan catatan luar biasa. Simak statistik, 125 gol, 207 laga, dan deretan prestasinya.
Johan Kristiandi - Senin, 31 Agustus 2026
Statistik Lionel Messi di Timnas Argentina: Prestasi Abadi dan Jumlah Gol Sulit Dilewati
Internasional
Pensiun dari Timnas Argentina, Lionel Messi Tulis Pesan Haru
Lionel Messi resmi pensiun dari Timnas Argentina. La Pulga menulis pesan haru setelah final Piala Dunia 2026. Simak isi pesan perpisahannya.
Johan Kristiandi - Senin, 31 Agustus 2026
Pensiun dari Timnas Argentina, Lionel Messi Tulis Pesan Haru
Liga Dunia
FIFA Sanksi Argentina Terkait Keributan di Final Piala Dunia 2026, Satu Pemain Dihukum Larangan Bermain 10 Laga
Buntut keributan final Piala Dunia 2026, FIFA menghukum Leandro Paredes 10 laga. AFA juga didenda dan berencana mengajukan banding.
Arief Hadi - Sabtu, 22 Agustus 2026
FIFA Sanksi Argentina Terkait Keributan di Final Piala Dunia 2026, Satu Pemain Dihukum Larangan Bermain 10 Laga
Bagikan