Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Inggris Membutuhkan 'Maestro' seperti Billy Gilmour

Apa yang dilakukan Billy Gilmour adalah gambaran seorang gelandang yang lengkap. Hal yang dibutuhkan Inggris.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Sabtu, 19 Juni 2021
Inggris Membutuhkan 'Maestro' seperti Billy Gilmour
Billy Gilmour (twitter/billygilmourrr)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Inggris gagal mengalahkan seteru lama mereka Skotlandia. Di Stadion Wembley, The Three Lions hanya bermain imbang tanpa gol. Pemain muda Chelsea Billy Gilmour, muncul sebagai bintang pada laga tersebut.

Bagi Billy Gilmour, laga melawan Inggris tak hanya menjadi debutnya di turnamen bergengsi, tapi juga penampilan pertamanya sebagai starter Skotlandia. Meski minim pengalaman, Gilmour membuktikan dirinya pantas menjadi pilar di lini tengah Skotlandia.

Baca Juga:

Klasemen Sementara Grup D Piala Eropa 2020

Hasil Grup D Piala Eropa 2020: Inggris dan Republik Ceko Tertahan

Sepanjang laga dia tanpa lelah berlari di hampir seluruh sudut lapangan untuk menghentikan banyak serangan Inggris. Penampilan gigih Gilmour bahkan mengundang pujian dari bek Belanda Patrick van Aanholt yang membandingkannya dengan gelandang Prancis sekaligus senior Gilmour di Chelsea, N'Golo Kante.

"Penampilan bagus Skotlandia, permainan padu mereka amat berbeda. Billy Gilmour pada dasarnya adalah N'Golo Kante," tulis Van Aanholt melalui akun Twitternya.

Komentar Van Aanholt tidak lepas dari pengalamannya berhadapan dengan Gilmour saat Belanda diimbangi Skotlandia 2-2 dalam laga pemanasan jelang turnamen.

Penampilan cemerlang Gilmour juga tidak luput dari perhatian para seniornya di skuad Skotlandia. "Dia sangat luar biasa. Untuk seorang pemuda datang ke kondisi semacam ini dan berani menerima bola, nyaman mengendalikannya, pengetahuan dan intelejensianya sangat fantastis. Dia akan terus meningkat dan semakin lebih baik lagi," kata McGregor dilansir laman resmi UEFA.

Sedangkan Robertson menyebut Gilmour siap membukukan jumlah penampilan sebanyak yang dia mau untuk Skotlandia. "Dia dari kelas yang berbeda. Saya berbicara dengannya di hotel siang tadi untuk memastikan perasaannya. Selepas obrolan saya malah merasa dapat suntikan kepercayaan diri.


Sosok yang Dibutuhkan Inggris

Gilmour, yang genap berusia 20 tahun bulan ini, sejatinya tidak akan masuk skuad Skotlandia jika Ryan Jack dan Kenny McLean tidak cedera. Namun melawan Inggris, yang merupakan penampilan ketigannya bersama Skotlandia, dia seperti sudah tahunan tampil di level atas.

Ketenangannya saat menguasai bola, jangkauan operan, dan keuletan mengundang decak kagum. Tak heraen jika suporter Skotlandia memberi sambutan meriah saat Gilmour ke luar lapangan pada menit ke-76 menit.

Meski tidak tampil penuh, performa Gilmour membuat pelatih Skotlandia Steve Clarke terkesan, namun tidak terkejut. "Kami tahu sebelum memasukkannya dia bisa bermain, itu hanya mendapatkan momen yang tepat, malam ini adalah momen besarnya dan dia mengambilnya dan tidak ada yang terkejut dengan itu, tentu saja tidak di kamp kami," katanya.

Apa yang dilakukan Gilmour adalah gambaran seorang gelandang yang lengkap. Hal yang dibutuhkan Inggris.

"Mereka (Inggris) membutuhkan Billy Gilmour," kata Graeme Souness, pengamat sepak bola yang juga eks pemain dan manajer Liverpool. "Inggris membutuhkan seorang maestro. Pemain terbaik di lapangan. Bagi gelandang, tidak pernah kehilangan bola sepanjang pertandingan adalah sangat luar biasa."

Gilmour hanya membuat 22 penampilan tim utama untuk Chelsea, setelah bergabung dari Rangers pada 2017 saat berusia 16 tahun. Dia hampir selalu tampil mengesankan dalam menit bermain yang terbatas.

Meskipun diganti 14 menit sebelum laga berakhir, Gilmour menyelesaikan lebih banyak operan sukses daripada pemain Skotlandia lainnya (40 operan), dengan tingkat keberhasilan 91 persen. Bayangkan, dia hanya salah umpan empat kali. Dia juga delapan kali merebut bola dari penguasaan lawan, lebih banyak dari pemain mana pun di lapangan.

Simak Rangkuman keseruan Piala Eropa 2020 di sini

Piala Eropa 2020 Billy Gilmour Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Bagikan