Ikuti Jejak Ayah Bermain di Juventus, Khepren dan Marcus Thuram Jumpa di Derby D'Italia

Keluarga Thuram dan Serie A Italia.
Arief HadiArief Hadi - Sabtu, 03 Agustus 2024
Ikuti Jejak Ayah Bermain di Juventus, Khepren dan Marcus Thuram Jumpa di Derby D'Italia
Khepren Thuram (Football-Italia)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Keluarga Thuram tidak pernah jauh dari Serie A Italia. Di masa lalu, Lilian Thuram - berposisi sebagai bek - bermain untuk Parma (1996-2001) dan Juventus (2001-2006). Kini putranya, Khepren Thuram mengikuti jejaknya membela Juventus.

Pemain berusia 23 tahun gabung Il Bianconeri dari Nice sebesar 20 juta plus 5 juta euro bonus (total 25 juta euro). Khepren, yang berposisi sebagai gelandang, dikontrak lima tahun dan datang bersama Douglas Luiz untuk menambah kekuatan di lini tengah.

"Berada di sini adalah sebuah mimpi. Saya selalu ingin bermain untuk Juve sejak saya masih kecil, di mana banyak pemain Prancis telah bermain, nama-nama yang tenar. Saya semakin bangga bisa mengenakan kaos ini. Jadi, setiap hari saya bangun dan merasa sangat beruntung," papar Khepren dikutip dari laman resmi Juventus.

Baca Juga:

Manchester United Sudah Mundur, Juventus Masih Berpeluang Kehilangan Gleison Bremer

Kesulitan Jual Federico Chiesa, Juventus Tetap Berburu Karim Adeyemi

Barcelona Kecipratan Untung jika Jean-Clair Todibo Gabung Juventus

Khepren dan Lilian Thuram (Foto: Laman Resmi Juventus)

"Saya berharap bisa tampil baik seperti pemain Prancis lainnya, seperti (Blaise) Matuidi, (Paul) Pogba, ayah saya yang bermain di sini. Dengan (Jean-Clair) Todibo, ya, kami berbicara, tapi bukan tentang Juventus. Tapi tentang banyak hal lainnya. Mari kita lihat apakah dia berakhir di sini atau tidak."

Khepren mengikuti jejak Lilian bermain di Juventus, tetapi saudaranya Marcus Thuram membela klub rival, Inter Milan dan musim lalu memenangi Scudetto. Duel keduanya tak terhindarkan di Derby D'Italia.

"Jelas ayah saya mengatakan kepada saya bahwa ini adalah tim terhebat di Italia dan di dunia baginya. Anda harus memanfaatkan setiap momen, tidak hanya para pemain tetapi juga staf, salah satu yang terbaik di dunia," imbuh Khepren.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

"Bagi saya ini akan menjadi kesempatan untuk berkembang, sebagai pribadi dan pemain. Sedangkan untuk saudara saya, kita lihat saja bagaimana musim ini berjalan. Lihat saja."

"Saya masih kecil ketika Juve memenangkan Scudetto dan saya tidak ingat banyak. Saya berharap bisa memenangi banyak Scudetto bersama klub ini. Ayah saya akan bahagia untuk saya dan juga untuk adik saya. Di matanya, kami sama," pungkasnya.

Marcus Thuram Khephren Thuram Serie a Juventus

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Italia
Ironi, Serie A Punya 14 Pemain di Top 50, tetapi Hanya 5 yang Berasal dari Italia
Serie A mengirim 14 pemain ke Top 50 U-21 Eropa versi Sofascore, tetapi hanya lima yang berasal dari Italia. Simak fakta selengkapnya.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Ironi, Serie A Punya 14 Pemain di Top 50, tetapi Hanya 5 yang Berasal dari Italia
Italia
Juventus Pesta Gol: Spalletti Bahagia, Debut Kiper Baru Il Bianconeri
Juventus menang telak 5-0 atas NEC Nijmegen. Luciano Spalletti puas, sementara Kamil Grabara menjalani debut dengan clean sheet.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Juventus Pesta Gol: Spalletti Bahagia, Debut Kiper Baru Il Bianconeri
Klasemen
Klasemen Terbaru Liga Europa: Juventus Urutan Satu, AC Milan Terdampar di Peringkat 29
Juventus memuncaki klasemen Liga Europa 2026-2027 setelah menang 5-0 atas NEC. AC Milan berada di posisi 29 usai kalah dari Benfica.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Klasemen Terbaru Liga Europa: Juventus Urutan Satu, AC Milan Terdampar di Peringkat 29
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: Juventus dan Manchester City Sama-sama Pesta Gol
Juventus dan Manchester City sama-sama pesta gol dengan kemenangan 5-0. Simak hasil lengkap Liga Europa dan laga Piala Liga selengkapnya.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Hasil Pertandingan: Juventus dan Manchester City Sama-sama Pesta Gol
Italia
AC Milan Gagal Menang di 3 Laga Terakhir, Posisi Ruben Amorim Masih Aman
Gagal menang di tiga laga terakhir, manajemen AC Milan dilaporkan masih menaruh kepercayaan penuh kepada sang pelatih, Ruben Amorim.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 18 September 2026
AC Milan Gagal Menang di 3 Laga Terakhir, Posisi Ruben Amorim Masih Aman
Italia
Goncalo Ramos Melempem, Kutukan Nomor 9 AC Milan Berlanjut?
Goncalo Ramos tampil minim gol dan tembakan di awal musim. Kutukan jersey nomor 9 di AC Milan kini mengintai sang striker.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 17 September 2026
Goncalo Ramos Melempem, Kutukan Nomor 9 AC Milan Berlanjut?
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Laga Liga Europa, Juventus vs NEC
Juventus vs NEC Nijmegen berlangsung Jumat (18/09) pukul 02.00 WIB. Simak cara menonton dan link live streaming Liga Europa di Vidio.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Laga Liga Europa, Juventus vs NEC
Prediksi
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Juventus vs NEC: Tiga Poin di Depan Mata Il Bianconeri
Simak prediksi skor, H2H, kabar tim, susunan pemain, jadwal, dan link live streaming Juventus vs NEC di Liga Europa 2026-2027.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Juventus vs NEC: Tiga Poin di Depan Mata Il Bianconeri
Liga Europa
Kejutan, Bukan Juventus atau AC Milan, Klub Ini Diprediksi Superkomputer Juara Liga Europa 2026-2027
Superkomputer Opta mengejutkan dengan menempatkan Bournemouth sebagai favorit juara Liga Europa 2026-2027, mengungguli Juventus dan AC Milan.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Kejutan, Bukan Juventus atau AC Milan, Klub Ini Diprediksi Superkomputer Juara Liga Europa 2026-2027
Italia
Masalah Juventus Jadi Cerminan Buruknya Sepak Bola Italia
Juventus tanpa pemain outfield berpaspor Italia untuk pertama kalinya. Kondisi Bianconeri menjadi cerminan masalah sepak bola Italia.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Masalah Juventus Jadi Cerminan Buruknya Sepak Bola Italia
Bagikan