BolaSkor.com - Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, sukses memenangi balapan utama MotoGP Amerika 2026 yang digelar di Circuit of the Americas (COTA), Senin (30/3) dini hari WIB.
Bezzecchi berhasil mengalahkan rekan setim, Jorge Martin yang finis 2,036 detik di belakangnya. Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) melengkapi podium dengan finis ketiga.
Baca Juga:
Aspal Sirkuit Goiania Jadi Biang Kerok Marc Marquez Gagal Podium di MotoGP Brasil 2026
Hasil MotoGP Brasil 2026: Marco Bezzecchi Melesat, Marc Marquez Gagal Podium
Menang Sprint Race MotoGP Brasil 2026, Marc Marquez Masih Belum Puas
View this post on Instagram
Sementara itu, Marc Marquez (Ducati Lenovo) tertahan di posisi kelima, di belakang Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46) yang finis keempat.
Kemenangan itu membuat Marco Bezzecchi makin nyaman di puncak klasemen MotoGP 2026 dengan koleksi 81 poin, unggul empat poin atas Jorge Martin di posisi kedua.
Jalannya Balapan
Marco Bezzecchi yang memulai balapan dari posisi keempat berhasil langsung mengambil posisi terdepan saat balapan dimulai.
Pembalap asal Italia itu memimpin barisan di depan Pedro Acosta, Jorge Martin, Fabio Di Giannantonio, Francesco Bagnaia, dan Marc Marquez.
Marc Marquez yang terkena penalti long lap karena insiden di sprint race terpaksa harus rela posisinya turun ke posisi ke-11 untuk sementara.
Pembalap Trackhouse Aprilia, Ai Ogura, melesat cepat ke depan dan mampu menyalip sejumlah pembalap lain hingga akhirnya mampu menempati posisi keempat.
Sayangnya, setelah itu dirinya mengalami masalah teknis yang membuatnya melambat hingga akhirnya harus menyudahi balapan lebih cepat.
Jorge Martin sukses merebut posisi kedua dari Pedro Acosta pada lap ke-14 setelah sang pembalap muda itu melakukan kesalahan di tikungan 1.
Marc Marquez yang berusaha untuk mengincar podium pertamanya musim ini berusaha tampil garang dan mengejar pembalap-pembalap di depannya.
Namun, hingga akhir balapan, Marco Bezzecchi tak terkejar dan dirinya sukses menjadi juara di COTA, diikuti Jorge Martin dan Pedro Acosta.