Giroud Ungkap Dampak Buruk Kembalinya Benzema ke Timnas Prancis
BolaSkor.com - Lini depan Timnas Prancis menjadi lebih berbahaya sejak Karim Benzema dipanggil kembali. Namun kehadiran penyerang Real Madrid itu tidak disukai Olivier Giroud.
Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps memang membuat kejutan saat mengumumkan skuat final untuk Piala Eropa 2020. Ia menyertakan Benzema yang sudah enam tahun absen.
Keputusan itu sangat mengejutkan karena Deshcamps sendiri yang membekukan status Benzema. Ia memang mengabaikannya setelah yang bersangkutan tersangkut skandal pemerasan dengan Mathieu Valbuena.
Pemanggilan Benzema tersebut membuat Giroud terkejut. Posisinya sebagai ujung tombak memang terancam.
Baca Juga:
Kylian Mbappe Ngebet Tampil di Olimpiade 2024
Rahasia Comeback Prancis di Semifinal dan Final UEFA Nations League
Deretan Fakta Menarik di Balik Kesuksesan Prancis Juara Nations League
Hal itu pun terbukti di lapangan. Benzema menjadi andalan Prancis di Piala Eropa meski harus tersingkir secara dini pada babak 16 besar.
Giroud menilai kegagalan Prancis tersebut tak lepas dari sosok Benzema. Kehadirannya secara mendadak membuat skema permainan Les Bleus harus diubah.
“Saya tidak menentang Karim, tetapi kembalinya dia ke tim nasional telah menciptakan ketidakseimbangan taktis dan cara bermain kami. Itu adalah sesuatu yang terbukti di beberapa pertandingan dan untungnya bisa berkurang dengan cepat," kata Giroud dilansir dari Mundo Deportivo.
Bukan rahasia lagi kalau Giroud dan Benzema memang kurang baik. Keduanya sempat bersitegang di media.
Benzema memang sempat mempertanyakan kualitas Giroud untuk menjadi ujung tombak Timnas Prancis. Penyerang yang kini berkarier di AC Milan itu dianggap tak selevel dengannya.
Benzema sedikit mengejek Giroud dengan menyebutnya sebagai mobil gokart. Sementara ia adalah mobil F1.
Giroud membalas ejekan Benzema tersebut dengan memamerkan medali juara Piala Dunia 2018. Keduanya diyakini masih terlibat perang dingin.
Namun Giroud tak menampik Benzema kini sudah jauh diterima di Timnas Prancis. Kesuksesan menjuarai UEFA Nations League menjadi buktinya.
“Terlepas dari masalah tersebut, Karim telah merevolusi cara kami menyerang. Perubahan apa pun tidak dapat terjadi dalam semalam, terutama di turnamen yang sama pentingnya dengan Kejuaraan Eropa," tegasnya.
6.514
Berita Terkait
Dear Jakmania Jangan ke GBLA, Cukup Dukung dan Doa dari Jakarta Agar Persija Menang
Baru Tampil 46 Menit, Niclas Fullkrug Berharap Dipermanenkan AC Milan
Jelang Lawan Persib, Pemain Baru Persija Antusias Bakal Naik Rantis ke Stadion
Link Streaming Persebaya Surabaya vs Malut United, Sabtu 10 Januari 2025
Ruben Amorim Pergi, Amad Diallo Sedih Kehilangan Sosok Ayah
Kapten Pelita Jaya Jakarta Prediksi Persija Menang Tipis di Bandung
Pep Guardiola Yakin Antoine Semenyo Bisa Cepat Beradaptasi di Manchester City
The Jakmania Datangi Latihan Persija, Rizky Ridho Janji Bawa Kemenangan dari Markas Persib
7 Fakta Menarik Charlton Athletic vs Chelsea: Dominasi Mutlak The Blues